Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Bertemu pak Rio


__ADS_3

" Tadi ternyata saya sudah di ambilkan, saya mau mengembalikan ini ke meja tidak enak mas, jadi buat mas saja ya, dan mas segera minum saja, saya lihat mas sejak tadi seperti nya kecapekan, nah itu sampai keringat mas keluar seperti itu, dan ini ada tisu buat mas." ucap dewa.


" Ah iya mas, saya sedang capek, karena tamu nya sangat banyak, terima kasih ya mas, saya langsung minum saja, dari pada nanti di marahin kalau ketahuan saya minum, minuman buat tamu." jawab waiters tersebut dan langsung meminum minuman yang dari Dewa.


Dewa segera kembali ke meja yang sempat ia tinggalkan tadi.


" Wa dari mana?." tanya WITA.


" Eh, kamu wit, ini dari meja sana." jawab Dewa.


" Kenapa, kamu butuh apa? kenapa tidak p


tunggu aku Wa, kan aku bisa ambilkan buat kamu." ucap Wita.


" Oh, hanya kue saja kok Wit." jawab Dewa.


" Kenapa minuman kamu belum kamu minum?." tanya WITA


" Ini mau aku minum." jawab Dewa


" Dewa." panggil seseorang


" Lho pak Ari, Bu Rosa." ucap Dewa mencium punggung tangan pak Ari dan Bu Rosa bergantian.

__ADS_1


" Bapak ibu, ada di sini juga." ucap Dewa.


" Iya ini nak, anak teman bapak yang tunangan hari ini." jawab pak Ari.


" Robin apa stela nya pak?." tanya Dewa


" Robin nya, pak Edwin teman bapak." jawab pak Ari.


" Oh iya pak, bapak ke sini hanya berdua atau...." ucap Dewa di potong.


" Tidak nak, tadi bapak ibu sama putri bapak, tadi dia sudah masuk duluan karena di ajak teman teman, eh nak Dewa itu siapa?." tanya pak Ari.


" Oh kenalkan pak, ini WITA." ucap Dewa.


" Pacar atau istri nih." Goda Bu Rosa.


" Ibu bisa saja , doanya saja ya Bu, yang terbaik buat saya." jawab Dewa.


" Iya nak, saya kira kamu akan jadi menantu saya ya nggak bun, ha ha ha." ucap pak Ari dengan tertawa.


" he he he bapak bisa saja." jawab Dewa.


" Ya sudah kalau begitu, di lanjut saja, bapak mau ketemu sama teman bapak dulu dan cari putri nakal bapak." jawab pak Ari lalu melangkah kan kaki nya.

__ADS_1


" Dewa, kenapa kamu tidak menolak untuk di jadikan mantu mereka, terus aku gimana?." tanya WITA dengan wajah sebel nya dan Dewa begitu terkejut dengan sikap Wita yang tidak seperti biasa nya.


WITA yang selama ini Dewa kenal adalah perempuan yang lemah lembut, tutur kata yang sopan, bahkan tidak bisa untuk marah, Dewa sedikit luluh dengan sikap dan sifat WITA, tapi hari ini, WITA begitu mudah emosi dan Dewa seperti tidak mengenali perempuan yang di depan nya ini.


" Kamu itu kenapa Wit, pak Ari dan Bu Rosa hanya bercanda, apa salah nya aku juga menjawab dengan candaan." jawab Dewa santai


" Aku tidak suka Wa, kamu itu hanya milik ku, orang lain tidak berhak." ucap WITA


Dewa hanya menggeleng kan kepala nya saja.


" Kamu tidak haus Wa, dari tadi kok minuman kamu masih utuh." ucap WITA


" Eh iya, ini aku minum." jawab Dewa.


Dewa segera meminum minuman itu dengan sekali minum langsung habis.


Sedangkan WITA tersenyum puas setelah melihat Dewa meminum itu sampai habis.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...

__ADS_1


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...


__ADS_2