
Setelah Sholat Magrib, KIA yang berada di dalam kamar bersiap siap untuk ke rumah Bu Ningsih.
Sedangkan ayah dan bunda lagi duduk di ruang keluarga setelah melaksanakan sholat magrib.
" Tok tok tok." pintu ruang tamu di ketuk seseorang.
" Bik, seperti nya ada tamu, minta tolong di bukain ya bik." ucap bunda.
" Iya nyonya." jawab bibik dengan segera membuka pintu.
" Eh, Aden, mau bertemu siapa ya?." tanya bibik.
" Assalamu'alaikum bik, apa pak Ari dan Bu Rosa ada di rumah?." tanya Dewa.
__ADS_1
" Waalaikumsalam, oh ada den, silahkan masuk, sebentar ya den, saya panggilkan dulu tuan dan nyonya." jawab bibik dan Dewa mengangguk kan kepala nya.
" Tuan, nyonya ada tamu mencari nyonya dan tuan." ucap bibik.
" Siapa bik?." tanya bunda.
" Aduh bibik lupa tanya nama nya nyonya, tapi laki laki masih muda, maafin bibik nyonya." ucap bibik.
" Tidak apa apa bik, ya sudah kalau begitu minta tolong buatin minuman sama cemilan ya bik, langsung di bawa ke depan saja nanti." ucap bunda.
" Assalamualaikum pak Bu." ucap Dewa dengan berdiri setelah itu mencium punggung tangan bunda dan ayah.
" Waalaikumsalam, ada apa? apa ada masalah dengan cafe dan resto nya?." tanya Pak Ari.
__ADS_1
" Em, bukan pak, sebelumnya saya minta maaf karena sudah menggangu jam keluarga ibu dan bapak, saya kesini mau menjemput Kia pak Bu, ibu saya kata nya kangen sama Kia, sudah lama Kia tidak maen ke rumah, jadi niat saya ke sini meminta ijin sama ibu dan bapak untuk mengajak Kia ke rumah pak Bu." ucap dewa dengan penuh hati hati.
" Tidak apa apa nak Dewa, terima kasih karena kamu Berani meminta ijin sama saya dan bunda nya ,tapi saya minta jangan sering sering ya, karena kalian tidak memiliki hubungan, saya tidak mau kalau nanti Kia mendapatkan kata kata yang tidak pantas untuk nya, Kia masih sangat muda, bahkan kemungkinan nanti Kia akan marah kalau ada orang yang berkata tidak tidak, nak Dewa pasti sudah tahu Kia seperti apa kan? jadi bapak mohon untuk menjaga ya, apalagi nak Dewa kan sudah memiliki calon istri, dan pasti nya saya tidak mau kalau Kia nanti di cap yang bukan bukan dengan calon istri nak Dew." ucap pak Ari.
" Siap pak, terima kasih telah memberi ijin kepada saya untuk mengajak Kia, emm untuk calon istri saya sudah memutuskan untuk mengakhiri nya pak, sudah banyak hal yang sangat saya pikirkan bolak bolak, banyak bukti pula yang saya dapatkan untuk menjawab melanjutkan atau mundur dari hubungan ini, dan akhir nya saya memilih untuk mengakhiri hubungan saya saja, jadi saya bisa berkata tegas kalau Kia tidak akan menjadi perusak hubungan saya dengan dia pak." jawab Dewa.
" Bagus kalau begitu nak, jadi saya minta tolong sama kamu, kamu ajak Kia utuh jadi pulang pasti dengan utuh, meskipun saya kenal baik dengan kamu, tapi kalau mengenai harta saya satu satu menangis gara gara kamu, saya tidak segan segan untuk berbuat yang tidak akan kamu sangka." ucap pak Ari yang tidak kalah tegas dari Dewa.
" In Sha, saya akan menjaga dengan segenap jiwa hati saya untuk menjaga harta yang paling berharga dari bapak." Jawab Dewa.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...