Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Wita


__ADS_3

Setelah kepulangan Dewa, WITA langsung masak ke dalam kamar, di dalam kamar WITA berteriak teriak seperti orang gila, bahkan barang barang yang ada di dalam kamar nya langsung menjadi pelampiasan nya.


" Brxxxxek kamu Wa, kamu laki laki yang sombong, angkuh, orang miskin, dasar tidak tahu di untung, seharusnya kamu bangga memiliki aku, aku wanita yang sempurna, kaya, cantik, body yang sxxxi, aku tidak terima kamu putusin seperti ini Wa, tunggu pembalasan dari aku Wa, kamu sudah membangun kan singa yang sedang tidur, kamu akan menyesal, dan akan aku pastikan kalau nanti kamu pasti akan bersujud di kaki ku." ucap WITA di depan cermin.


Kondisi WITA sangat memprihatikan sekali, bahkan para asisten rumah tangga mereka tidak ada ya g berani mengetuk pintu kamar WITA, mereka sudah tahu apa yang terjadi di dalam, jadi mereka sudah tidak terkejut lagi, bahkan mereka langsung pergi satu persatu dari depan kamar WITA.


" Mbok, kenapa dengan non WITA ya? seperti sedang masalah." ucap Bik Nur


" Hus sudah, jangan kepo, orang kepo nanti mati nya mata nya melotot, kamu mau?." tanya mbok Yem.


" Idih, amit amit deh mbok, saya tidak mau ya, percuma dong mati nya begitu, sedangkan tiap hari saya sholat tepat waktu." ucap bik Nur.


" Mangkanya jadi orang jangan kepo, kita itu orang bawah, jadi kita cukup lihat saja." jawab mbok Yem..


" iya mbok, kalau begitu saya ke dapur dulu ya mbok, takut nya nanti non WITA tiba tiba lapar." ucap Bik Nur, lalu pergi ke arah dapur

__ADS_1


" Mbok, tadi kenapa non WITA teriak teriak, seperti terjadi sesuatu dengan non WITA ya mbok?." tanya pak Asep.


" Seperti begitu pak, tadi saya sempat dengar kalau non WITA itu di putusin sama den Dewa, tapi pasti nya gimana saya juga nggak tahu pak, sudah kita berdoa saja yang terbaik untuk non WITA dan den Dewa." jawab mbok Yem.


" Iya mbok." jawab Pak Asep


 


Di tempat Dewa.


" Assalamualaikum." Dewa mengucap salam.


" Waalaikumsalam." jawab ibu.


" Wajah kamu kenapa nak, sudah ana bersih bersih dulu, kalau emang masih capek istirahat dulu ya." ucap ibu dan Dewa hanya mengangguk kan kepala nya saja.

__ADS_1


Sesampainya di dalam kamar, Dewa langsung mengambil air wudhu lalu mengistirahatkan tubuh nya yang begitu lelah, bukan hanya fisik namun hati nya juga sangat lelah.


Dewa merasa beban yang ia pikul sedikit ringan setelah berbicara dengan WITA tadi.


" semoga kamu segera sadar, taubat serta mendapatkan imam yang baik buat kamu Wit, maaf kan aku telah membuat kamu kecewa, tapi mau bagaimana lagi, sebenarnya aku sulit untuk melepaskan kamu, tapi kamu tidak mau menerima ibu ku dengan tangan terbuka, bahkan kamu sempat berfikir kalau kita menikah nanti, akan menitipkan ibu ke panti jompo, maaf Wit untuk itu aku lebih memilih ibu dan melepaskan kamu, untuk sifat dan perilaku mu yang lain, aku yakin kamu bisa berubah menjadi lebih baik lagi." ucap Dewa menatap langit langit di kamar nya.


 


Saya ucapkan terima kasih untuk kakak kakak semua nya, dan Alhamdulillah saya mendapat kan juara 1 dalam lomba sholawat kemarin, dan saya minta maaf kalau kemarin saya tidak up......


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...

__ADS_1


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...


__ADS_2