Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Percobaan Gaun


__ADS_3

Keesokkan hari nya.


Dewa menghubungi pak Ari untuk meminta tolong mengenai gaun pernikahan Kia yang telah selesai di buat.


Gaun tersebut adalah gaun impian Kia yang pernah di cerita kan kepada bunda nya, dan Dewa berinisiatif untuk mewujudkan pernikahan Kia.


Kia mempunyai keinginan kalau menikah, tidak mau ada acara besar besaran, Kia hanya ingin yang sederhana namun di kelilingi oleh banyak anak kecil dari panti asuhan, dan Dewa mewujudkan itu.


Untung saja pak Ari dan Bu Rosa bisa di ajak kompromi dan Dewa juga senang mempunyai calon mertua seperti mereka ber dua.


Flash back on.


" Assalamualaikum pak Bu." Dewa mengucap salam sambil mencium punggung tangan Pak Ari dan bi Rosa bergantian.


" Ada apa nak?." tanya pak Ari yang melihat Dewa siang ini datang ke kantor nya..


" Begini pak, saya langsung saja, kedatangan saya ke sini adalah ingin membicarakan tentang hubungan saya dengan KIA, saya hanya ingin mengutarakan keinginan saya untuk mempersunting KIA sebagai istri saya." ucap Dewa.


Deg.


Pak Ari dan Bu Rosa saling menatap


" Kemarin Kia kan hanya bercanda nak." ucap Bu Rosa.


" Tapi bagi saya itu adalah sebuah tantangan yang Kia berikan kepada saya Bu, saya jadi ingin segera menikahi KIA, saya tidak mau ada rentang waktu yang cukup lama untuk menuju ke hubungan yang halal." ucap Dewa.


" Tapi Kia masih kela XII, bahkan kamu sendiri tahu Kia bagaimana, kami berdua tidak ingin membuat keluarga kamu malu, terutama kamu sebagai laki laki dan nanti nya juga menjadi suami Kia." ucap Bu Rosa.


" Saya tidak mempermasalahkan itu semua pak Bu, baik saya maupun KIA pasti akan belajar bersama sama untuk menuju keluarga yang Sakinah, Mawadah dan warohmah, saya hanya ingin restu dari bapak ibu, dan jujur saja saya juga mengatakan kalau mungkin Kia pasti akan lebih belaka lagi untuk menyesuaikan hidup nya dengan hidup saya, karena kehidupan saya dengan bapak sangat lah jauh, dan saya juga berjanji untuk membahagiakan putri bapak ibu, tapi janji saya bukan membahagiakan dengan cara harta yang berlimpah melainkan cukup memenuhi kebutuhan Kia." ucap Dewa dengan tegas, Pak Ari hanya tersenyum mendengar ucapan Dewa, Pak Ari sangat suka dengan Dewa dari segala hal, beliau yakin kalau Putri nya pasti akan bahagia dengan laki laki yang ada di depan nya ini.


" Kamu siap menikahi Kia kapan?." tantang pak Ari.


" Secepat nya pak, bahkan Hari Jumat besok pun saya siap." jawab Dewa langsung


" Aduh kepala bunda sakit, kenapa nikah nya cepet banget, padahal hari ini sudah Senin." keluh Bu Rosa.


" Bunda tenang dulu, kita berdua wujudkan impian putri kita." jawab pak Ari menggenggam tangan sang istri.


Bu Rosa langsung tersenyum.

__ADS_1


" Em, maaf pak Bu, kalau boleh tahu impian Kia seperti apa ya?." tanya Dewa.


" Kia hanya ingin nikah sangat sederhana saja, namun Kia mau di dampingi dengan anak anak dari panti asuhan serta anak anak yang ada di jalanan yang sering Kia temui, dan bahkan Kia juga sudah mempunyai gaun impian." jawab Bu Rosa.


" Kenapa impian pernikahan Kia seperti itu ?." tanya Dewa.


" Kia pernah bilang kepada kita, kalau punya uang lebih baik berbagai, kasihan kepada orang orang yang membutuhkan, nikah itu yang di cari adalah akad nikah nya bukan resepsi nya, jadi Kia tetap meminta untuk uang resepsi nya di kasihkan kepada orang orang yang membutuhkan." jawab Bu Rosa.


" Masha Allah, sungguh mulia hati kamu dek." ucap Dewa dalam hati.


" Saya bangga memiliki calon istri seperti Kia pak Bu, restui kami, Insha Allah saya yang akan mewujudkan impian Kia." jawab Dewa.


" Tidak nak, KIA saat ini masih tanggung jawab kami sebagai ke dua orang tua nya, kita ingin membuat Kia bangga dan bahagia." jawab Pak Ari.


" Terima kasih pak, saya senang bisa mendapatkan calon mertua seperti pak Ari dan Bu Rosa, semoga saya bisa menjadi menantu dan suami yang sesuai dengan keluarga bapak dan ibu " jawab Dewa


Mereka ber tiga langsung menyusun rencana untuk pernikahan Kia dan Dewa, meskipun pak Ari sudah menolak tapi Dewa tetap membantu dan khusus nya gaun Dewa yang menyiapkan nya, Bu Rosa hanya membantu memilihkan saja.


Flash back of.


" Bun, kita ngapain ke butik ini?." tanya KIA Yang sudah berada di butik dengan bunda.


" Masha Allah, bunda ini cantik banget... ini kan gaun yang Kia inginkan saat pernikahan." ucap Kia.


" Tapi kita mau kemana sih Bun, kok bunda sampai ajak Kia beli gaun segala." lanjut KIA.


" Emang, kamu kan mau nikah." ucap bunda


" Ha, apa Bun, bunda tadi bilang apa?." tanya KIA


" Sudah lewat, tidak bisa di ulangi lagi." jawab bunda.


" Ih bunda, ngeselin tau." ucap Kia langsung pergi mencoba gaun tersebut.


Krekkkkkkkkk anggap suara tirai


" Masha Allah Kia, cantik sekali kamu nak." ucap Bunda.


" Kan kia anak nya bunda dan ayah, pasti cantik lah." Jawab Kia

__ADS_1


Bunda langsung mencibikan bibir nya, bunda seperti melihat diri nya saat muda dulu, sikap dan sifat KIA 75 % seperti diri nya dulu.


KIA memainkan baju nya di depan cermin, bunda langsung mengambil ponsel nya mengambil Vidio dan foto KIA, lalu di kirimkan kepada ayah dan Dewa.


Dewa yang merasakan getaran ponsel yang berada di saku celana nya langsung mengambil nya di saat diri nya sedang memeriksa laporan cafe.


" Bu Rosa." ucap Dewa


Dengan segera Dewa membuka nya dan ternyata ada 2 file yang di kirim oleh Bu Rosa.


Dewa langsung tersenyum melihat calon istri nya bergoyang ke kanan ke kiri dengan menggunakan gaun yang telah jadi.


✉️ Bu Rosa


" Terima kasih Bu, calon istri Dewa cantik ya Bu."


📩 Dewa


" Siapa dulu ayah bunda nya, itu jawaban dari KIA nak Dewa."


Dewa tertawa membaca balasan dari Bu Rosa, Dewa percaya kalau itu jawaban dari KIA, Dewa berfikir nanti bagaimana dengan anak anak nya kelak kalau memiliki ibu yang seperti Kia.


" Lo kenapa Wa." ucap Zaki yang masuk ke dalam ruangan Dewa.


" Bisa ucap salam dan ketuk pintu tidak!!!." seru Dewa.


" Gue udah ya, tapi tidak ada Jawa dari Lo dan gue dengar Lo ketawa ya langsung masuk saja." sanggah Zaki


Dewa mengangguk anggukkan kepala nya.


" Sorry." ucap Dewa


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...

__ADS_1


__ADS_2