Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Bertemu ibu 2


__ADS_3

" Bagaimana dokter keadaan ibu?." tanya KIA.


" Alhamdulillah, mbak tidak perlu khawatir, keadaan ibu mbak baik baik saja, dan setelah perawat keluar, ibu mbak sudah di perbolehkan untuk pulang." ucap sang dokter.


" Alhamdulillah, terima kasih dokter." jawab Kia dengan tersenyum.


KIA masuk ke dalam ruangan rawat ibu.


" Ibu, kata dokter ibu sudah boleh pulang, jadi mari saya antar ke rumah ibu." ucap Kia.


" Nak, kamu sudah baik sekali sama ibu, tapi biarkan ibu pulang sendiri saja, ibu sudah banyak merepotkan kamu." ucap ibu tidak enak.


" Wih ibu bisa saja, siapa bilang kalau ibu repotin Kia, KIA tidak pernah bilang loh buk, jadi ibu tenang saja, ayo ibu naik kursi roda, taksi nya sudah nunggu kita di depan." ucap Kia sambil mendorong kursi roda ibu keluar rumah sakit.


" Pak ke jalan mawar no 59 ya." ucap Kia setelah duduk di samping ibu dan ibu memberitahu alamat rumah nya.


" Siap mbak." ucap sopir taksi nya.


" Nama kamu siapa nak? dari tadi kita saling mengobrol tapi ibu tidak tahu nama kamu." tanya ibu

__ADS_1


" KIA Bu, ibu bisa panggil nama saya Kia, kalau ibu?." tanya balik KIA.


" KIA bisa panggil ibu dengan nama ibu Ningsih." jawab ibu


Mereka saling berbincang bincang, ibu merasa sangat senang bisa berkenalan dengan KIA, padahal dari penampilan saja, orang pasti mengira kalau Kia adalah anak Badung, tapi setelah mengenal lebih dalam, KIA adalah tergolong orang yang asik, dan sangat mengerti tentang tata Krama kepada orang yang lebih tua.


10 menit kemudian taksi yang di tumpangi oleh KIA dan ibu Ningsih sampai juga, KIA masuk ke rumah ibu Ningsih dengan memapah beliau, karena tidak ada kursi roda.


" Bu, ibu kenapa?." tanya bik Darmi.


" Masuk dulu bik, kasihan KIA kalau harus berdiri lama." ucap Bu Ningsih,


" Tidak perlu Bu, KIA mau pulang saja, Karen ini sudah sore, KIA takut mama dan papa khawatir sama Kia, karena tidak biasa nya Kia pulang se sore ini." ucap Kia dengan rasa tidak enak.


" Astaghfirullah, maafkan ibu ya nak, baik lah, kalau pulang hati hati ya, jangan lupa sering sering ke sini ya, oh iya bik Darmi, pepes ikan bandeng tadi sama kue apa masih ada, kalau ada tolong bungkisin buat Kia bawa pulang." ucap Bu Ningsih.


" Baik Bu." ucap bik Darmi


Beberapa saat Kia berpamitan kepada Bu Ningsih.

__ADS_1


" Hati hati ya nak, titip salam buat mama papa kamu, ucapin terima kasih dan maaf yang sebesar-besarnya karena sudah membuat kamu pulang terlambat." ucap Bu Ningsih.


" Baik Bu." jawab Kia sambil mencium punggung tangan Bu Ningsih dan memeluk nya


KIA pergi setelah taksi yang ia pesan datang.


Bu Ningsih membalikkan badan nya di bantu dengan baik Darmi, tapi ia urungkan karena terdengar suara motor putra semata wayang nya masuk ke dalam halaman rumah.


" Assalamualaikum Bu, bik." ucap Dewa sambil mencium punggung tangan ibu nya.


" Waalaikumsalam, kok baru pulang nak?." tanya ibu


" Lho kaki ibu kenapa?." Dewa balik bertanyalah tanpa menjawab pertanyaan dari ibu nya.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak


__ADS_2