
Malam hari nya
Setelah semua pulang, saat ini hanya tinggal Kia dan Dewa yang berada di dalam kamar mereka.
Dewa dan Kia telah selesai melaksanakan sholat Isya' berjamaah, namun mereka berdua masih enggan untuk berdiri, bahkan Dewa merebahkan tubuh nya di atas karpet dan kepala nya di pangkuan sang istri, meskipun sudah melepas sarung, baju Koko dan mukenah nya.
KIA dengan spontan membelai kepala suami nya dengan penuh kasih sayang, namun belain tangan kia yang semula teratur kini sudah berpindah keusilan nya, Kia dengan sengaja mengambil ikat rambut yang berada di atas meja nya dan menguncir rambut sang suami.
" Kamu usil banget sih sayang." ucap Dewa dengan melihat ada 5 ikat di rambut nya.
" He he, mas terlihat cantik juga ya ternyata." ucap Kia.
" Kamu ini ya." ucap Dewa dengan memeluk erat perut Kia.
" Mas jangan gini dong, geli perut nya Kia mas." ucap kia.
Namun Dewa tidak menghiraukan perkataan Kia, bahkan saat ini tangan nya malah masuk ke dalam baju KIA dan meraba punggung nya dan melepaskan tali bra KIA.
" Mas." KIA tersentak dengan apa yang di lakukan suami nya.
__ADS_1
" Apa hmmm." ucap Dewa dengan wajah tanpa dosa.
" Apa apa apa, tangan mas itu yang di kondisikan." ucap Kia dengan suara penuh ancaman
Dewa hanya menyengir saja, bahkan tangan yang semula ada di belakang sekarang sudah pindah ke depan dan memegang salah gunung tempat favorit nya.
" Tambah besar ya." ucap Dewa dengan santai, tapi tangan nya tidak hanya memegang saja, namun juga me mi Lin pucuk gunung tersebut.
Kia bahkan tidak bisa menjawab nya karena tiba tiba darah nya berdesir hebat, KIA hanya bisa memejamkan mata nya dengan menikmati apa yang di lakukan oleh suami nya tersebut.
Dewa yang melihat ekspresi istri nya hanya tersenyum, namun berikut nya Dewa masih terus melanjutkan kegiatan nya dan memindahkan posisi istri nya itu.
Kini tubuh Kia telah di rebahkan di atas karpet halus yang ada di dalam kamar nya
" Ah....." de sah KIA.
padahal sedari tadi Kia sudah menahan nya namun Dewa memberikan ke nik ma Tan yang luar biasa, bahkan rasa ini lebih dari yang sebelum nya.
Dewa malah semakin gencar untuk melakukan lebih, mungkin malam ini Dewa akan meminta hak nya, tapi dewa lupa untuk mengatakan pada Kia.
__ADS_1
KIA yang sudah tidak tahan dengan apa yang di lakukan suami nya itu, langsung bangkit.
Dewa berfikir kalau Kia marah, Dewa akhir nya ikut berdiri.
Namun sebelum berdiri, KIA duduk di pangkuan sang suami.
" Mas, jangan bikin aku kejer mas, mas tahu kan kalau Kia meminta lebih dari ini mas." ucap Kia dengan men ci um bibir Dewa.
Dewa tiba tiba seperti orang cengok, tidak bisa berfikir apa apa, apalagi mendapatkan serangan tiba tiba dari istri nya.
Dewa yang tersadar setelah merasakan lu ma Tan dari bibir Kia, Dewa tersenyum lalu membalas apa yang di lakukan oleh Kia.
Kia merasakan sesuatu yang tadi nya empuk sekarang sudah berubah menjadi kayu yang begitu keras di pantat nya.
Maaf kalau cerita nya saya ulangi lagi kak, biar saya dapat fiil nya, dan mohon maaf beberapa hari ini tidak up karena habis sakit, semoga kakak kakak semua masih setia dengan kelanjutan cerita ini. terima kasih
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...