
" Waktu nya salah mas, tadi Kia ke sini mau manggil mas, karena ibu sama bunda sudah selesai memasak dan kita berdua di suruh untuk ke meja makan untuk sarapan pagi." Jawab KIA.
" Tapi ini tanggung sayang, lihat coba." ucap Dewa yang meletakkan tangan Kia berada di atas balik celana nya itu.
" Idih pagi pagi mas sudah me sum." ucap KIA.
" Sudah, kita ke bawah saja, tuh ibu sama bunda sudah menunggu." Lanjut KIA lalu mendorong Dewa untuk mundur
" Tapi sayang ini." ucap Dewa dengan lemas.
Cup
" Nanti setelah makan kan bisa mas, kita isi tenaga dulu ok mas." ucap KIA tanpa ada rasa malu.
Dewa langsung mengangguk kan kepala nya dengan mata yang berbinar.
Mereka berdua dengan tangan saling bergandengan tangan, ibu, bunda dan ayah sangat bahagia melihat ke dua orang yang di depan nya ini senang dan bahagia.
" Wih, sudah lengkap ternyata." ucap KIA
__ADS_1
" Iya dong, ayah pasti akan datang duluan kalau sudah siap dengan sarapan nya." jawab ayah.
" Jiah, ayah emang dari dulu tidak pernah mau kalah sama Kia, CK CK CK ayah model apa seperti itu." ucap KIA dengan menggeleng kan kepala nya.
" Sudah sudah kalian berdua ini kenapa ya berantem terus, cukup kasih bunda sehari saja tidak dengan berantem kalian berdua, ayah ini kenapa juga selalu ladenin KIA, kan sudah tahu kalau Kia itu tidak mau kalah, dan apa kalian tidak malu di lihat Bu Ningsih dan Dewa." lerai Bunda.
" Tidak!!!!!!." jawab ayah dan KIA bersamaan
" Ayah sama anak sama saja, bikin bunda jengkel, terserah kalian saja, bunda mau makan." jawab Bunda dengan jengah..
Sedangkan Bu Ningsih dan Dewa tersenyum melihat keluarga istri nya dan besan nya itu.
" Ayah, bahagia ya di sana, tunggu ibu, saat ini putra ayah sudah bahagia dengan keluarga kecil baru nya." ucap Bu Ningsih dengan tersenyum.
Dewa pun merasakan seperti ibu nya, selama menikah dengan Kia, hidup nya lebih berwarna, bahkan diri nya sekarang bukan Dewa yang sebelum menikah, setelah menikah Dewa lebih banyak tersenyum.
Semua orang di sana makan dengan tenang bahkan tidak ada satu pun yang berani mengeluarkan sepatah kata pun.
Setelah makan pagi, keluarga itu pindah duduk di taman, karena ayah mengajak mereka semua, untuk bersih bersih sudah di pasrahkan kepada Art, Dewa dan Kia yang mau ijin tidak ikut, tidak ada yang berani berkata kepada ayah nya.
__ADS_1
" Bik, saya minta tolong kepada bibik, tolong buatkan minuman untuk kita semua ya bik." ucap ayah
" Iya tuan." jawab bibik Darmi.
" Terima kasih bik." ucap ayah.
" Sama sama tuan." jawab bik Darmi.
" Kenapa ayah kok tiba tiba ngajak kita kumpul di sini?." tanya bunda tiba tiba
" Sebentar lagi Bun, sabar, tunggu minuman dan cemilan datang baru nanti ada yang mau Ayah omongin sama kalian semua di sini." ucap Ayah
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...
__ADS_1