
Mereka berdua langsung menemui Robin dan calon nya serta mengucapkan selamat.
Dewa duduk di meja yang sedang kosong sedangkan WITA menuju seorang waitres untuk membisikkan sesuatu.
WITA duduk di sebelah Dewa.
" kamu mau makan Wa, biar aku biar ambilkan." Tanya WITA.
" Tidak, nanti saja." jawab Dewa singkat.
" Baik lah, kalau gitu aku mau ambil minum, kamu aku ambilkan minum ya." ucap WITA dan Dewa hanya mengangguk kan kepala nya.
WITA berlalu meninggalkan Dewa. WITA langsung me datangi waiters tersebut dan meminta minuman yang ia pesan tadi, setelah itu ia langsung kembali ke meja yang di tempati Dewa.
" Ini minum nya Wa." ucap WITA setelah memberikan minuman itu kepada Dewa.
Dewa tidak langsung meminum nya.
" Iya nanti saja." jawab Dewa
Tiba tiba ada yang mendekati meja dewa.
__ADS_1
" Eh ada pak Dewa dan Tante WITA." ucap Kia tiba datang dengan Salsa dengan bersalaman Dewa dan WITA.
" Eh, Kia, Salsa." ucap Dewa.
Sedangkan WITA hanya menatap KIA dan Salsa dengan sinis.
" Kalian datang ke sini?." tanya Dewa.
" iya pak." jawab Salsa. Sedangkan Kia menatap WITA dengan senyum mengejek.
" Ya sudah pak, saya pamit dulu, yuk Sa." ajak KIA.
Namun sebelum melangkahkan kaki nya, Salsa dan KIA kembali bersalaman, tapi Dewa tidak menduga kalau Kia mencium punggung tangan Dewa.
Namun ada hal yang tidak terduga, di saat Kita mencium punggung tangan Dewa, ternyata Kia menyelipkan sesuatu ke tangan Dewa.
Dewa melihat tangan nya ada secarik kertas kecil berada di tangan nya.
Dewa segera melihat WITA dan ini kesempatan untuk membuka kertas tersebut karena WITA sedang mengambil makanan tanpa berpamitan dengan nya.
" Kenapa Kita memberi ini kepada gue." ucap Dewa dalam hati nya.
__ADS_1
Tanpa pikir panjang Dewa langsung membuka nya.
" Pak Dewa, kalau bapak membaca ini segera ganti minuman bapak yang di meja itu, tolong percaya dengan saya sekali ini saja pak, kalau bapak tanya kenapa, nanti Kia bisa jelasin yang terpenting saat ini Kia mau menolong bapak saja." Tulis KIA di dalam kertas tersebut.
" Apa maksud dari pesan KIA ini ya, terus ada apa dengan minuman ini? apa WITA sedang akan berbuat macam macam dengan gue, ah dari pada banyak pikiran lebih baik aku ikutin apa kata KIA, tidak mungkin kan Kia ngerjain dengan serius seperti ini, tapi kalau ini tidak benar tunggu hukuman gue buat Lo Kia." ucap Dewa
Dewa segera berdiri dan mengganti minuman nya dengan warna yang sama, tapi minuman nya yang tadi ia kasihkan ke seorang waiters laki laki, apa Yang ada di fikiran nya benar apa tidak.
" Permisi mas, ini minuman buat mas saja." ucap Dewa.
" Emang nya kenapa mas." tanya waiters tersebut
" Tadi ternyata saya sudah di ambilkan, saya mau mengembalikan ini ke meja tidak enak mas, jadi buat mas saja ya, dan mas segera minum saja, saya lihat mas sejak tadi seperti nya kecapekan, nah itu sampai keringat mas keluar seperti itu, dan ini ada tisu buat mas." ucap dewa.
" Ah iya mas, saya sedang capek, karena tamu nya sangat banyak, terima kasih ya mas, saya langsung minum saja, dari pada nanti di marahin kalau ketahuan saya minum, minuman buat tamu." jawab waiters tersebut.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
__ADS_1
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...