Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Ungkapan Cinta 2


__ADS_3

Dewa menarik nafas nya.


" bismillahirrahmanirrahim, dengan niat tulus saya, apa kamu mau menjadi pendamping hidup saya Kia, saya bukan laki laki yang romantis atau puitis yang dengan mudah mengatakan kata kata romantis untuk mengatakan cinta kepada orang yang di cinta, namun dengan tanpa kata kata romantis itu, Saya Dewangga Pradipta ingin menjadikan Azkia Dewangga untuk menjadi pendamping hidup saya, sampai akhir hayat saya, bagaimana Kita?." tanya Dewa


KIA hanya mengedip kedip kan ke dua mata nya, ia tidak percaya dengan apa yang di ucapkan oleh orang yang di depan nya, apalagi orang yang di depan nya ini adalah seorang guru nya dan sifat nya sangat jauh dengan sifat nya.


" Ha ha ha ha, pak Dewa jangan anggap serius ucapan Kia tadi, KIA hanya bercanda pak." ucap Kia yang masih dengan tertawa.

__ADS_1


" Saya tidak bercanda KIA, bahkan apa yang saya ucapkan serius." ucap Dewa dengan wajah yang serius.


Bahkan Kia bisa melihat wajah itu seperti wajah Dewa saat mengajar.


" Maaf pak, bukan nya Kia menolak, bapak masih ingatkan dengan apa yang saya katakan di dalam mobil, dan maaf sekali lagi pak, saya tidak mau kalau sampai ada yang mengatakan saya sebagai perebut calon suami orang, ya meskipun bapak dan ibu sudah mengatakan kalau bapak sama Tante WITA sudah tidak memiliki hubungan lagi, maaf kalau saya memanggil dengan Tante WITA, karena saya bisa melihat sendiri tatapan Tante WITA kepada saya seperti ingin makan saya hidup hidup, apalagi nanti kalau saya benar menjadi pendamping saya." Jawab Kia dengan tenang, bahkan Dewa bisa melihat sisi lain dari KIA, Dewa sangat kagum dengan cara Kia berbicara saat dalam kondisi serius seperti ini.


" KIA, saya dan WITA memang sudah tidak memiliki hubungan apa pun, dan kamu tidak usah berfikir macam macam dalam hal perebut, saat saya jalan dengan WITA ibu selalu memikirkan saya dengan penuh ke khawatiran nya, bahkan sangat berbeda saat saya jalan dengan kamu, ibu merasa senang dan ibu juga merasa sangat jauh lebih baik saat bersama kamu dari pada saat bersama dengan WITA, KIA tolong pikirkan ucapan saya tadi, saya serius dalam hal ini, dan saya tidak meminta jawaban kamu secepatnya, namun saya mohon untuk memberi Jawaban yang terbaik untuk kita berdua, kalau pun kamu sudah memiliki tambatan hati yang lain saya bisa menerima dengan lapang dada, dan saya siap mundur saat kamu berkata itu kepada saya." ucap Dewa

__ADS_1


Dewa tersenyum dengan apa yang di katakan oleh KIA barusan dengan seger Dewa mengangguk kan kepala nya.


Setelah saling berbicara Dewa berpamitan untuk pulang, tidak lupa Dewa juga berpamitan dengan pak Ari dan Bu Rosa.....


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...


__ADS_2