
" Loh, Tante WITA!!!!." seru KIA
Dan ternyata...
" Kamu." ucap WITA spontan, WITA langsung berdehem untuk menetralkan kegugupan di depan Kia,, bagaimana pun kia tahu nya kalau ia berpakaian hijab.
" Maaf anda siapa ya?." tanya WITA
" Eh, Tante WITA, tidak usah bohong sama Kia, wih Tante ternyata berbeda ya saat dengan pak Dewa dan saat tidak sama pak Dewa, pak Dewa tahu nggak ya Tan, kalau penampilan Tante begini saat tidak bersama dengan pak Dewa?." tanya KIA dengan senyum sinis nya.
" sebentar ya mas." ucap WITA kepada laki laki yang berada di sebelah nya.
__ADS_1
Dengan cepat WITA menarik tangan Kia untuk menjauh dari laki laki yang duduk bersama tadi.
" Ngapain kamu ada di sini, ngapain juga kamu samperin saya, ingat kita itu tidak saling kenal, kita hanya pernah bertemu sekali di rumah Dewa, saya ingatkan kamu anak kecil, kalau sampai Dewa tahu tentang ini, saya akan mencari kamu." ancam WITA
KIA hanya tersenyum sinis.
" Tante takut sama anak kecil ini, kata Tante saya anak kecil, ngapain juga harus takut Tan, perlu Tante ingat kalau kalau kita itu sudah sering banget bertemu, mulai dari cafe, mall, di restoran bahkan kita pernah bertemu di lobby hotel, yang bikin aku bertanya tanya tuh, kenapa ya Tante itu suka sekali jalan sama om om yang perut nya sudah seperti balon, dan yang penting tuh selalu berbeda Tan, oh iya sampai lupa aku, kalau om yang duduk sama Tante itu nama nya kan om Lukman, seorang pengusaha otomotif di kota ini, dan yang ingin aku tanyakan sama Tante tuh, apa hubungan Tante sama om Lukman, bahkan aku pernah bertemu dengan keluarga, dari istri dan anak anak nya, tapi tidak ada tuh Tante." ucap Kia
" Apa maksud kamu, kamu tuh hanya anak kecil yang tidak tahu apa apa, jangan urusin hidup saya." ucap WITA sambil menyembunyikan rahasia selama ini.
" Ya sudah lah Tante, ini semua urusan Tante, tapi aku sudah ingetin Tante, yuk kita pergi Sa." ucap Kia lalu pergi meninggalkan WITA di sana sendiri.
__ADS_1
" Gue harus bisa nikah sama Dewa secepatnya, sebelum anak bau kencur itu memberitahukan semua nya kepada Dewa, apalagi dia itu kan Deket banget sama ibu nya Dewa, ah nanti aku temuin saja si Seli, siapa tahu dia bisa kasih solusi." ucap WITA.
Setelah berpisah dengan teman kencan nya, WITA mengajak bertemu teman nya yang bernama Seli di cafe.
" Hai Sel, sudah lama, sorry ya tadi di jalan agak macet." ucap WITA
" oh, tidak juga kok, baru saja 5 menit yang lalu gue duduk nya, gue juga sudah pesan minum, tumben jam segini Lo ajakin gue ketemuan, ada perlu apa Lo." ucap Seli to the point.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...