
Dewa hanya diam saja tanpa mendekat ke arah WITA.
Dewa hanya melihat apa yang akan diperbuat oleh WITA, dan Dewa juga sengaja untuk merekam kegiatan WITA, agar bisa sebagai bukti apabila WITA mengelak nanti nya.
Sekitar 1 jam sudah Dewa sudah mengamati apa saja yang WITA lakukan, mulai dari mendekati meja yang ada seorang laki laki paruh baya bertubuh tambun, lalu duduk di pangkuan laki laki tersebut, serta merayu nya, bahkan juga ada inseden dimana WITA menyiram air entah air apa kepada waiters yang mengantarkan minuman ke meja mereka, Dewa yang posisi nya dekat dengan meja yang WITA datangi mendengar kalau waiters tersebut salah membawa pesanan.
" Ternyata asli Lo seperti ini Wit, gue nggak menyangka kalau Lo seperti ini, ada rasa kecewa serta bahagia, kecewa kalau gue dan ibu terang terangan Lo tipu dan bahagia karena gue tahu sebelum gue ngajak Lo nikah, ini adalah jalan yang Lo ambil, jadi jangan salah kalau gue akan pergi dari hidup Lo, hidup gue lebih berarti dari pada gue harus hidup dengan Lo, apalagi gue dengar kalau Lo tidak mau terima ibu gue, Lo hanya mau sama gue tapi tidak mau sama ibu gue, sebenarnya bukti itu saja sudah membuat gue rela melepaskan Lo, tanpa gue harus berbuat seperti ini, namun gue yakin Lo tidak akan mau melepaskan gue kalau gue tidak ada bukti, sebenarnya gue menyesal telah mengenal Lo, tapi gue ingat saat gue cerita tentang Lo, ibu gue berpesan kepada kalau emang gue yakin terhadap Lo, ibu gue mau menerima Lo untuk menjadi menantu nya serta membimbing kamu menjadi yang lebih baik." ucap Dewa dalam hati nya, dengan masih memperhatikan apa yang Wita lakukan.
" Yuk pulang bro." ucap Dewa lalu berdiri dan meninggalkan club' tersebut.
__ADS_1
Rendi dan Zaki melongo saat mendengar apa Dewa ucapkan namun mereka ber dua tetap mengikuti Dewa yang berjalan ke luar Club'.
Dewa yang berjalan lewati meja WITA dengan laki laki itu hanya mengelus dada nya, karena melihat WITA Yang sedang bercumbu dengan laki laki tersebut.
" Wa Lo yakin kita cuma begitu saja, apa Lo sudah yakin?." tanya Rendi yang melihat Dewa di dalam tadi hanya duduk saja.
" Iya gue yakin dan secepat nya gue harus segera mengakhiri hubungan ini, bagaimana pun juga ibu gue yang paling utama, entah siapa jodoh gue ke depan nya, gue hanya berharap sama jodoh gue kelak, apabila mau sama gue jadi otomatis harus mau juga sama ibu gue." ucap Dewa
Mereka bertiga segera meninggal club' tersebut dan menuju pulang.
__ADS_1
Di sepanjang jalan Dewa hanya diam saja, bahkan Rendi dan Zaki hanya saling lempar pandangan saja, Karena mereka tahu kondisi Dewa saat ini.
" Wa Lo nggak apa apa pulang sendiri, gimana kalau kita berdua nginap di rumah Lo." ucap Zaki, karena Zaki turun di rumah Rendi, mobil Zaki ada di rumah Rendi.
" Tenang saja, gue nggak apa apa kok, di rumah ada bidadari yang siap kasih gue penyejuk hati nya." ucap Dewa.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...