Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Putus


__ADS_3

Di mobil.


Baik dewa atau pun WITA, hanya saling diam.


WITA yang melihat itu hanya biasa saja, karena Dewa selalu begitu saat dengan nya.


" Em, kita mau kemana ya Wa, kalau boleh tahu?." tanya WITA


" Lihat saja nanti Wit, kamu akan tahu sendiri nanti nya." jawab Dewa.


WITA menganggukan kepala nya, lalu dia berbicara lagi dan Dewa hanya menjawab iya, tidak atau hmmm.


30 menit kemudian, mereka ber dua sudah sampai di tempat tujuan.


" Wa, kamu yang menyiapkan ini semua?." tanya WITA yang begitu terpukau dengan apa yang ia lihat saat ini, bagaimana tidak terpukau kalau yang di depan nya saat ini adalah tempat makan private dan suasana begitu romantis, ada lilin dan hanya ada 2 kursi saja di sana.


" Hmmm, ayo masuk." Ajak Dewa.

__ADS_1


WITA menganggukkan kepala nya dengan senyum yang lebar, WITA saat ini sudah berfikir kalau Dewa akan mengajak nya menikah, dan pasti nya ruangan ini akan menjadi saksi dimana Dewa mengungkapkan cinta nya kepada diri nya.


Selama menunggu makanan datang, Dewa hanya memainkan ponsel nya saja, sedangkan WITA sudah pamer kepada teman teman nya kalau hari ini diri nya akan di lamar oleh Dewa, dan pasti nya teman teman WITA senang lalu mengucapkan selamat.


30 menit kemudian


Dewa dan WITA sudah selesai makan, mereka saling berbicara dan langsung pulang, WITA bengong karena apa yang ia harapkan belum terjadi, bahkan di sepanjang perjalanan pulang tidak ada satu kata pun yang keluar dari bibir Dewa


" Ekhem." Dewa berdehem setelah ia menepikan mobil nya di dekat rumah nya.


" Wit, sebelumnya aku mau minta maaf kepada kamu, aku mau membahas tentang hubungan kita, aku sudah mengamati dari sejak awal kita menjalin hubungan ini dan sampai detik ini juga, aku kira kalau kita tidak cocok dan lebih baik kita akhiri hubungan ini, aku doakan kamu mendapatkan orang yang lebih baik dari aku." ucap Dewa.


Deg....


Wita berhenti bernafas sesaat, ia tidak menyangka kalau apa yang ia bayangkan sedari tadi malah bertolak belakang dengan kenyataan.


" Maksud kamu apa wa?." tanya Wita.

__ADS_1


" Ya seperti aku katakan tadi Wit." ucap Dewa.


" Kenapa kamu memilih untuk mengakhiri hubungan kita Wa, aku yang kurang apa Wa? katakan pada ku wa? biar aku bisa merubah nya sesuai dengan yang kamu inginkan Wa." ucap WITA dengan mata yang mulai berkaca kaca.


" Bukan itu maksud nya Wit, di sini aku lah yang merasa kurang, kamu sendiri pasti nya sudah tahu, kita itu bagaikan bumi dan langit, aku takut kalau aku tidak bisa menjadi kekasih bahkan suami yang sesuai dengan apa yang kamu inginkan." Jawab Dewa.


" Kamu sudah sempurna buat aku Wa, kamu sudah cukup buat aku, bahkan dari semua laki laki yang aku kenal hanya kamu yang cocok buat aku, aku juga otomatis akan menerima ibu kamu seperti ibu kandung ku sendiri." ucap WITA


" Kamu baik Wit, jangan buat aku menjadi tidak sempurna dengan apa yang kamu ucapan barusan, bagaimana pun juga ada lautan yang membentang luas di hubungan kita ini, sekali lagi aku doakan kamu mendapatkan laki laki yang lebih baik dari aku, aku pamit ya, Assalamualaikum." ucap Dewa lalu 0ergi meninggalkan Wita di depan pagar rumah nya.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...

__ADS_1


__ADS_2