Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
122


__ADS_3

Ke esokkan hari nya.


KIA yang sudah selesai memakai make up langsung turun menuju ke bawah.


Sedangkan Dewa yang sudah turun duluan, karena tadi berpamitan kepada Kia kalau ingin olah raga terlebih dahulu di ruangan nge gym nya.


" Pagi Bu, bun." sapa KIA lalu mencium pipi ke dua wanita yang ia sayangi.


" Pagi juga nak, sayang." ucap Ibu dan Bunda.


" Masak apa pagi ini Bun?." tanya Kia.


" Ini sayang, bunda sama Bu Ningsih masak bubur ayam." jawab bunda.


" Ada yang perlu kia bantu tidak Bun?." tanya KIA.


" Sudah kamu duduk saja nak, habis ini sudah selesai kok, atau lebih baik kamu susulin gih suami kamu, kasih tahu kalau sarapan nya sudah siap." ucap Bunda.


" Mas masih nge gym Bu?." tanya Kia


" Iya nak, ke sana saja." jawab ibu.


KIA meninggalkan bunda dan ibu yang masih sibuk dengan peralatan dapur mereka.

__ADS_1


Ceklek


tanpa mengetuk pintu, kia langsung masuk, kaki nya tiba tiba berhenti, mau melangkah kan kaki nya terasa kaku.


bagaimana tidak kaku ke dua kaki nya, diri nya melihat sosok seorang laki laki tampan yang sedang tidak memakai baju bahkan tu buh nya ini sedang penuh dengan keringat.


Dewa yang mendengar suara pintu di buka langsung melihat dan ternyata istri nya yang datang.


Dewa mengerutkan kening nya, bingung kenapa istri nya tidak berjalan ke sini, melainkan hanya diam di dekat pintu.


Tanpa menunggu lama lagi Dewa dengan segera mendekati Kia.


" Sayang kenapa kok malah diam." tanya Dewa tepat di samping telinga istri nya dengan suara lirih.


KIA yang sadar dengan ucapan nya langsung menutup bibir nya dengan ke dua tangan nya.


Dewa langsung tersenyum.


" Sayang mau." tawar Dewa.


" Tidak.." jawab KIA dengan cepat tapi ucapan dan tingkah laku nya berbeda, bibir berkata tidak tapi kepala mengangguk kan.


Dewa menarik tangan Kia, lalu meletakkan di da da Dewa yang basah.

__ADS_1


" Ini milik kamu sayang, tidak usah malu, semua yang ada di tu buh mas ini hanya milik kamu, begitu pun sebaliknya, apa yang ada di tu buh kamu hanya milik mas, bukan orang lain." ucap Dewa.


KIA menikmati tangan nya yang ba sah Karena keringat Dewa, tangan nya bergerak gerak dan membuat Dewa menahan sesuatu yang pelan pelan terbangun dari tidur nya.


Mata Dewa terbuka dan tertutup sambil menikmati apa yang ia rasakan.


" Sa....yang." ucap Dewa.


" Maaf mas." ucap KIA yang sadar atas apa yang ia lakukan, bukan saat nya melakukan itu, karena tujuan nya tadi adalah memanggil suami nya untuk sarapan.


" Kenapa minta maaf hmmm." ucap Dewa yang maju ke depan dan Kia malah mundur sampai akhir nya Kia berhenti di balik pintu ruangan gym tersebut.


" Waktu nya salah mas, tadi Kia ke sini mau manggil mas, karena ibu sama bunda sudah selesai memasak dan kita berdua di suruh untuk ke meja makan untuk sarapan pagi." Jawab KIA.


" Tapi ini tanggung sayang, lihat coba." ucap Dewa yang meletakkan tangan Kia berada di atas balik celana nya itu.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...

__ADS_1


__ADS_2