Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Ternyata dia 2


__ADS_3

" KIA..." panggil ke empat teman nya.


" Eh eh eh." ucap Kia.


" Aduh kepala bapak tambah pusing kalau kalian ada di ruang BK, bapak masih ingin hidup lama lho, kalau setiap hari ketemu kalian seperti ini, bisa bisa bapak kena stroke mengerti tidak, kasihan istri dan anak bapak di rumah." ucap Pak Jaya


" Karena kami rindu pak Jaya." ucap mereka ber lima sambil berpelukan.


" Sehari tidak bertemu dengan bapak bagaimana makan tanpa minum pak." ucap Kia.


" KESEDAK." Sahut Roy, El, Bayu dan Salsa.


Mereka ber lima langsung memeluk pak Jaya yang sedang berdiri.


Pak jaya tersenyum sampai mundur setelah menerima pelukkan dari siswa siswi nakal nya.


Pak Jaya sudah tidak tahu lagi bagaimana cara nya agar nama mereka tidak memenuhi buku catatan BP.

__ADS_1


Dewa yang melihat dari tempat duduk nya, hanya bisa tersenyum simpul, bahkan tidak ada yang tahu kalau ia saat ini sedang tersenyum.


Dewa menilai kalau kenakalan dari ke lima siswa siswi nya itu hanya kenakalan remaja saja, bahkan mereka sampai tidak takut dengan Pak Jaya yang notaben nya guru BP.


" Eh ada pak Dewa, kalian tidak malu dengan pak Dewa, pak Dewa adalah guru baru di sekolah ini, jangan buat kesalahan lagi ya, kalian kenalan dulu sama guru baru kalian." ucap pak Jaya.


" Pak Dewa, perkenalkan ini siswa dan siswi yang sudah memenuhi buku buku saya, sampai saya kualahan dengan mereka." ucap Pak jaya.


Dewa langsung berdiri dan merapikan baju nya.


Dewa bersalaman dengan ke empat siswa nya dan tinggal satu siswi yang belum.


" Kamu." ucap Kia sambil menunjuk ke wajah Dewa.


" KIA, kamu tidak sopan, dengan guru sendiri, kenapa menunjuk wajah nya seperti itu." ucap pak Jaya sambil menurunkan tangan Kia.


" Pak, dia itu yang bikin Kita terlambat hari ini, dia juga yang ninggalin KIA begitu saja di jalan, untung saja Kita tidak ada yang terluka. eh Lo tuh cowok apa ben Cong HM?.." tanya KIA dengan menggebu gebu

__ADS_1


Dewa berjalan dengan santai ke depan Kia.


" Emang nya kenapa Lo kalau tanya seperti itu ke gue?." tanya Dewa balik dan sekarang dia sudah tidak memakai bahasa formal di depan cewek aneh ini


" Kalau Lo benar cowok seharus nya Lo itu tolongin gue, kenapa malah ninggalin gue begitu saja." jawab Kia.


" Lo tahu dari mana kalau itu gue, emang nya Lo tahu wajah gue?." tanya Dewa.


" Emang gue tidak tahu wajah Lo, tapi gue tahu bukan hanya 1 saja tapi 3 bukti, satu jam tangan Lo, 2 sepatu Lo dan 3 warna celana Lo." jawab Kita menggebu gebu.


" KiA, berhenti, kalian ber empat ajak KIA keluar, jangan bikin keributan lagi." ucap pak Jaya


" KIA ayo kita keluar aja, ayo jangan tambah masalah lagi, masih untung pak jaya tidak kasih surat cinta untuk orang tua kita, ayo Ki." ucap Salsa ambil menarik tangan Kia.


" Tunggu Sa, urusan kita belum selesai tunggu balasan dari gue buat Lo." ucap Kia sambil mengacungkan jari tengah tepat di depan wajah Dewa lalu bergegas pergi dari ruangan tersebut, sedangkan Dewa hanya tersenyum sinis menanggapi ucapan Kia barusan


" Pak Dewa, saya minta maaf atas perbuatan dari siswa dan siswi kami pak." ucap pak Jaya dengan sara bersalah

__ADS_1


...Happy reading...


__ADS_2