Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Penasaran


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian, cafe Dewa bertambah ramai, uang yang di berikan oleh pak Ari ternyata sudah terkumpul, bahkan ini di luar perkiraan dewa, Dewa berfikir kalau untuk mengembalikan uang Pak Ari membutuhkan waktu 2 tahun tepi cukup beberapa bulan sudah terkumpul.


Bahkan di cafe nya, ada beberapa makan yang menjadi menu favorit bagi para pelanggan.


Hubungan Dewa dan pak Ari semakin akrab.


" Dewa, kamu mau menjadi menantu saya?." tanya Pak Ari tiba tiba.


Uhuk uhuk uhuk. Dewa tiba tiba batuk, bagaimana tidak batuk, disaat Dewa minum pak Ari berkata seperti itu.


" Minum pelan pelan Dewa, jangan terburu buru." ucap pak Ari dengan mengelus punggung Dewa.

__ADS_1


" He he he, bapak bisa saja, saya ini hanya seorang guru dan memiliki cafe kecil, sedangkan bapak adalah seorang pengusaha yang sukses, kita bagaikan bumi dan langit pak, saya sungguh sangat sangat bersyukur bisa bertemu dengan bapak dan Bu Rosa, bagi saya bapak adalah guru terbaik saya, bapak yang mengajarkan saya cara berbisnis dengan cara cepat, dan cara promosi juga, saya tidak berani bermimpi untuk menjadi menantu bapak, apalagi bapak hanya memiliki seorang putri, pasti bapak sudah mempunyai kriteria tertentu untuk menantu bapak, saya berdoa semoga bapak menemukan calon menantu bapak." ucap Dewa tulus dari hati nya.


" Kamu ini bisa saja Wa, saya itu ingin kamu yang menjadi menantu saya, kalau kamu bertemu dengan putri saya, saya yakin kalau kamu akan di buat pusing putri saya, ha ha ha." jawab pak Ari dengan tertawa tapi tidak dengan Dewa, Dewa yang mendengar cerita dari pak Ari hanya mengerutkan dahi nya.


" Putri saya itu langkah Wa, dia itu anak perempuan satu satu saya, tapi dia itu bertingkah seperti laki laki, meskipun saya tidak pernah sepak terjang putri saya secara langsung, tapi saya selalu tahu apa yang dilakukan oleh putri saya di luaran sana, dia itu sedikit keras kepala, bunda nya saja selalu di buat pusing, kamu kan sebagai seorang guru, kalau tahu salah satu siswa kamu setiap bulan nya selalu memanggil orang tua nya, dan orang tua nya ya itu itu saja, apa yang kamu perbuat, nah itu yang bikin istri saya pusing, tapi entah apa yang membuat pihak sekolah tidak mengeluarkan putri saya, saya juga heran, di balik itu semua saya bangga terhadap putri saya, jiwa kepedulian nya itu sangat tinggi, lebih baik dia tidak makan dari pada dia melihat seorang yang ada di sekitar nya tidak makan." cerita pak Ari.


Dewa Yang sedari tadi mendengar kan cerita dari pak Ari merasa seperti kenal dengan sosok yang di cerita kan oleh pak Ari, tapi tidak mungkin kalau orang nya sama.


Diam diam Dewa rindu dengan siswa nya itu, eits ini tidak boleh berkelanjutan, bagaimana pun dia seorang guru dan dia seorang siswa, seorang guru dan siswa tidak boleh ada hubungan apa apa.


Ke esokan hari nya

__ADS_1


Di sekolah.


Dewa duduk di kursi ruang guru, namun ada sesuatu yang membuat dia penasaran......


------------


Hayo coba tebak apa hayo


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih...


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak


__ADS_2