Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Nasehat ibu


__ADS_3

" Berseralah diri kepada Nya, ibu yakin segala kegundahan hati kamu akan segera teratasi." ucap Ibu lalu mencium kening sang putra dengan rasa penuh kasih sayang.


" Iya Bu, itu pasti, tapi ini ada yang mau Dewa bicarakan sama ibu, tapi sebelumnya Dewa minta maaf karena telah membuat ibu sedih dan pasti nya kecewa kepada Dewa." ucap Dewa.


Dewa menghembuskan nafas nya.


Dewa menceritakan awal mula bertemu KIA sampai setiap masalah yang sedang ia hadapi, bahkan Dewa melihat wajah ibu nya terkadang tersenyum saat melihat keusilan KIA kepada putra nya, dan terlihat sedih saat awal mula Dewa bertemu dengan WITA bahkan WITA lah yang mengungkapkan cinta kepada Dewa, lalu masalah obat perangsang dan menceritakan tentang penampilan WITA.


" Yang sabar ya nak, ibu disini sebagai ibu kamu, ayah kamu, teman kamu, sebagai ibu di setiap sujud dan doa doa ibu meminta yang terbaik buat kamu, sebagai ayah ingin kamu menjadi laki laki yang kuat dan berfikir jernih sebelum bertindak agar bisa mengambil langkah yang tepat, sebagai teman lebih selektif memilih segala nya." ucap ibu.

__ADS_1


" Iya Bu, dan langkah apa yang harus Dewa ambil, Dewa awal nya melihat seperti antara ibu dan WITA tidak cocok, karena Dewa bisa melihat kalau hanya ibu yang berusaha dekat, sedangkan WITA tidak mau." ucap Dewa.


" Apa boleh ibu jujur?." ucap Bu Ningsih.


" Awal ibu melihat WITA, ibu sudah melihat kalau WITA kurang suka sama ibu, bukan nya ibu mengadu sama kamu, tapi itu yang ibu rasakan dan ibu juga berfikir kalau itu perkenalkan di awal saja, dan ibu mencoba untuk mendekatkan diri, tapi penampilan ibu tetap sama kalau ternyata Wita tidak menyukai ibu, tapi ibu tetap mencoba kalau memang kamu berjodoh sama WITA, ibu tetap akan memberi restu sama kalian, bagaimana pun juga kebahagiaan kamu adalah yang paling utama buat ibu." ucap Bu Ningsih


" Hasil akhir semua nya ibu kembalikan semua nya kepada kamu nak, sudah sana mandi terus istirahat, jangan di buat fikiran ya, semua nya pasti sudah ada jalan nya masing masing dan untuk masalah kamu ini, pasti Allah akan melihatkan jalan mana yang terbaik buat kamu." ucap Bu Ningsih mencium kening sang putra lalu beranjak dari duduk nya menuju kamar nya.


Dewa pun segera pergi ke kamar, setelah mandi dan merebahkan tubuh nya, ia memikirkan setiap apa yang di ucapkan oleh ibu nya tadi serta ucapan Kia, pak Ari, Salsa bahkan Rendi dan Zaki juga.

__ADS_1


Menyebut nama KIA, Dewa malah tersenyum, entah kenapa rasa kesal yang dulu ia terima malah sekarang rasa itu malah membuat nya tersenyum.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...

__ADS_1


__ADS_2