
Keesokan hari nya
Dewa dan pak Ari bertemu, dan menjalin kerjasama yang sudah mereka ber dua sepakati.
Sepulang dari kantor pak Ari, Dewa bergegas menuju cafe nya, dimana di sana sudah ada Zaki, Rendi dan Rifki, Rifki adalah orang kepercayaan dari Dewa yang mengurusi Caffe di saat ia tidak ada di sana.
" Gimana?." tanya Rendi.
" Sudah selesai, apa kamu sudah bertemu dengan pak Topan, pemilik tanah yang berada di samping cafe?." tanya Dewa.
" sudah, dan kita bisa bertemu dengan beliau nanti sehabis sholat dhuhur." Jawab Rendi.
" Oke, kalau begitu kita duduk di sana dulu, setelah itu kita sholat berjamaah." ajak Dewa kepada teman teman nya
" Lo hebat bro, bisa bertemu dengan pak Ari, dimana biasa nya seorang pengusaha pasti akan melihat secara mendetail tapi ini dengan mudah nya percaya begitu saja dengan Lo, bahkan uang yang di berikan bukan hanya 100 atau 200 juta, ini lebih bro." ucap Zaki yang masih penasaran
__ADS_1
Bagaimana tidak penasaran, semalam ia dan Rendi di telp dan di suruh menemui pak topan , orang yang akan menjual tanah, dan posisi tanah nya tepat di sebelah cafe.
" Gue sebenarnya masih belum percaya, gue merasa ini seperti mimpi bro, bahkan untuk bermimpi saja aku tidak berani, aku punya cafe seperti ini saja sudah sangat bangga, cafe ini adalah salah satu dari hasil sumber kehidupan buat gue sama ibu, dan ini ada lagi, mungkin kalau gue cerita ke kalian pasti pada pingsan, yang pertama pak Ari bekerja sama kue dan masakan ibu, serta untuk melebarkan cafe ini saja, beliau memberikan secara cuma cuma, awal nya beliau tidak mau kalau lain waktu gue kembalikan uang nya, tapi secara gue sudah sangat bersyukur pak Ari sudah mau bekerjasama dengan ibu." ucap Dewa.
" Alhamdulillah, di dunia ini masih ada orang seperti pak Ari, semoga beliau dan keluarga selalu dalam lindungan Allah SWT, Amiiin." ucap Zaki.
-----------
Setelah berjabat tangan dengan pak topan, Dewa dan pak topan segera menandatangani surat surat, dan saat ini Tanah milik pak topan sudah sah menjadi milik Dewa.
Mulai besok sudah ada orang orang yang akan bekerja di sana, untuk sementara tanah itu akan di bersihkan terlebih dahulu baru akan di bangun.
Hari demi hari semua sudah berjalan dengan baik, bahkan tabungan ibu sudah menambah secara berkali kali lipat.
Sedangkan proses pelebaran cafe tinggal finishing saja, dan besok sudah bisa di pakai lagi.
__ADS_1
Di sekolah.
KIA masih gencar gencar Nya mendekati Dewa, begitu pun dengan Ajeng.
Zaki dan Rendi sampai geleng geleng kepala melihat Ajeng dan KIA yang selalu mencari keberadaan Dewa
" Alhamdulillah Cafe hari ini bisa buka lebih lebar ya?." ucap dewa menatap ke arah dalam cafe nya
" Semoga sukses bro, gue seneng lihat Lo tambah maju saja." ucap Rendi.
" Alhamdulillah bro, gue juga ikut seneng, mulai hari ini pendapatan cafe harus ada yang masuk ke rincian, untuk mengembalikan kepada pak Ari, gue mau secepatnya kembalikan uang beliau, semoga cafe ini selalu ramai." ucap Dewa dan di Aminin teman teman nya.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih...
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak