Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
112


__ADS_3

KIA tiba tiba mengalihkan tatapannya yang semula ke teman teman nya namun saat ini Ki menatap para guru dan para staf nya.


" Pak Jaya nanti jangan rindu Kia ya, cukup Kia saja yang rindu pak Jaya, karena apa pak Kia melarang pak Jaya tidak rindu dengan Kia?." tanya KIA namun pak Jaya menjawab dengan gelengan kepala nya saja.


" Apa teman teman?." tanya KIA


" Berat." Jawab semua siswa yang ada di aula


semua orang di sana, baik guru maupun wali murid tertawa.


" Sudah sudah stand up nya berhenti ya, KIA capek, sebenarnya sih gak capek, berhubung Kia pakai baju seperti ini, jadi males KIA nya." Ucap Kia.


" Emm, serius ya, jangan pada ketawa kalau lihat KIA, duh grogi nih Kia." ucap Kia lagi


" Grogi apa nya, lawong dari tadi ngerocos terus tuh mulut, gue yang ada di sini saja, dah gak tahan pengen ke depan terus angkat tuh anak untuk turun." ucap Roy yang sedang duduk.

__ADS_1


" Pertama tama Kia mau ucapin terima kasih banyak kepada bapak ibu guru yang ada di sekolah ini, terima kasih telah menerima Kia dengan segala kekurangan Kia ini, Kia yang bandel, bahkan Pak Jaya saja sampai pusing kepala nya, terima kasih atas semua ilmu yang telah di berikan kepada Kia, semoga bapak ibu guru semua nya selalu di berikan kesehatan, rejeki yang banyak, Amiinnn. dan untuk yang ke dua, KIA mau ucapin kepada ayah dan bunda, terima kasih telah sabar dengan sikap dan sifat KIA selama ini, dan saat ini hanya ini yang bisa Kia berikan kepada ayah dan bunda, Love You ayah dan bunda." ucap Kia memberikan ciuman jauh untuk ayah bunda.


" Emm, yang ke tiga saya mau mengucapkan buat seseorang special buat Kia, seseorang yang selalu sabar menghadapi KIA, seseorang yang saat ini menjadi garda terdepan setelah ayah untuk melindungi Kia dari segalanya, pengen sih sebut nama nya namun Kia tidak berani karena Kia belum minta ijin ke orang tersebut, namun dalam acara ini, kia mau ucapin terima kasih dan love you sayang." ucap Kia tanpa rasa malu.


Namun tiba tiba lampu di aula tersebut padam, semua orang di sana bingung dan semua berdiri untuk menuju ke luar aula.


Tiba tiba ada satu lampu yang menyala dan lampu itu menyorot ke arah pintu masuk aula.


Ternyata di sana ada seseorang yang membawa setangkai bunga dan berjalan ke depan, dimana Kia berada.


" Pak Dewa hebat, pak Dewa romantis." ucap semua siswa yang di sana.


Semua di sana bangga dan senang dengan apa yang di lakukan oleh Dewa.


Ya laki laki yang berjalan adalah Dewa, sejak Kia menyebut seseorang tadi, Dewa langsung berjalan keluar, Dewa sudah tidak tahan untuk memberitahu kalau mereka ber dua menjalin hubungan.

__ADS_1


" So sweet pak Dewa ya." ucap Ratna


" Uh, gue pengen." ucap Ratna lagi.


" Kalau Lo mau seperti itu, Lo harus seperti bontot." ucap El.


" Resek Lo jadi orang." ucap Ratna


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...

__ADS_1


__ADS_2