
Ke esokkan harinya.
Tepat hari ini adalah dimana hari yang sangat di tunggu tunggu oleh KIA dan Dewa, hari yang sakral bagi ke dua nya.
Di rumah Pak Ari
Sejak pukul 04.00 subuh keluarga Kia sudah ramai, bahkan para sanak saudara sudah berkumpul di rumah tersebut.
Oma dan Opa kia marah karena mereka memberi tahukan kalau cucu kesayangan akan menikah tepat kurang 1 hari dari hari pernikahan.
Tidak hanya Oma dan Opa para om dan tante nya juga begitu
Untung saja mereka semua lagi tidak ada kegiatan keluar kota, Bahkan para laki laki yang berkerja langsung mengosongkan waktu nya untuk menghadiri pesta pernikahan.
...****************...
Di dalam kamar Kia di rias.
" Kamu sudah cantik Kia jadi tidak usah banyak banyak Tante poles kamu." ucap Dita, Dita adalah Tante KIA dari sang ayah.
" Terima kasih Tante, KIA kan memang cantik, cantik nya nurun dari bunda." jawab Kia.
Tante Dita langsung menggeleng kan kepala nya melihat tingkat kepedean keponakan nya.
Ceklek
Pintu terbuka melihat sang bunda lah yang masuk ke dalam kamar Kia.
__ADS_1
" Masha Allah, kamu cantik sekali nak." ucap bunda.
" Kan cantik nya Kia dari bunda." ucap Kia
" Ini, bunda kasih tahu kalau rombongan keluarga Dewa sudah sampai, kamu di sini dulu ya, sebentar lagi Salsa dan Ratna." ucap bunda.
" Bunda tinggal dulu ya nak, untuk melihat persiapan akad nikah di bawah." Lanjut bunda.
...----------------...
Di ruang keluarga.
Semua persiapan sudah 100%, bahkan saat ini Dewa sudah duduk di kursi untuk acara akad nikah, di depan Dewa sudah ada penghulu dan pak Ari.
" Bagaimana Bun?." tanya ayah.
" Silahkan untuk pengantin wanita nya bisa ikut ke sini juga." ucap penghulu
Bunda dan ibu langsung berdiri untuk menuju kamar Kia berada.
Tap tap tap.
Suara langkah kaki yang sedang turun dari tangga.
Semua mata memandang tidak ada satu pun dari mereka yang melewati nya.
Dewa tertegun dengan apa yang ia lihat, bidadari surga nya begitu cantik, bahkan Dewa tidak ikhlas kalau sampai mata nya berkedip
__ADS_1
KIA turun dari tangga, di apik oleh bunda dan ibu, di belakang nya ada Ratna dan Salsa.
" Masya Allah istri mas cantik banget." ucap Dewa dengan spontan di saat Kia sudah duduk di sebelah nya
" Masih calon mas Dewa, kan mas Dewa belum ucap akad nikah, sabar ya mas Dewa, mas Dewa bisa berkedip, kasihan mata mas nanti sakit, kan nanti bis menatap mbak Kia nya sampai puas." Goda penghulu, semua di sana tertawa bahkan Zaki dan Rendi juga menertawakan Dewa, mana Dewa yang selama ini sama mereka,
" emang benar ya kalau cinta merubah seseorang dari yang dingin menjadi bucin." ucap Rendi, Dewa langsung menatap tajam kepada Rendi namun Rendi membalas hanya dengan senyuman saja.
" Baik mas Dewa apa sudah siap untuk acara akad nikah ini?." tanya penghulu.
" Siap pak." jawab dewa.
" Apa mas Dewa siap menerima tanggung jawab dari pak Ari kepada mas Dewa mengenai mbak Kia?." tanya pak Penghulu
" Siap pak." ucap Dewa tanpa keraguan sedikit pun,
Suara Dewa begitu tegas, namun di dalam hati nya sangat lah gemetar.
...----------------...
Maaf baru up kakak kakak semua, kemarin lagi ada acara Maulid Nabi......
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
__ADS_1
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...