
" Terima kasih, karena selalu ada buat gue, gue nggak bisa berkata apa apa kalau tidak ada kalian berdua di hidup gue." ucap Dewa.
Di club' 77
Tepat pada pukul 21.00 Dewa, Zaki dan Rendi memakirkan mobil nya di Club' 77.
Dewa yang baru saja turun langsung mengelus dada nya
" Astaghfirullah, Ampuni hamba mu ini Ya Allah, hamba hanya ingin memperjelas bukti bukti yang sudah ada." ucap Dewa dalam hati nya
" Ayo Wa." ajak Rendi.
Dari ke tiga nya yang sering masuk ke club' adalah Rendi, namun Rendi bukan seperti para laki laki yang suka main perempuan di sana, Rendi ke sana hanya minum habis itu pulang, tapi minum dalam kondisi banyak pikiran, tapi selama Rendi datang ke club' tidak pernah sekalipun bertemu dengan WITA, mangka nya ia sangat terkejut dengan hasil penyelidikan dari orang suruhan Rendi.
sebenarnya Dewa sudah sering mengingatkan Rendi, tapi Rendi menjawab hanya dengan senyuman saja, Dewa yang mendapat jawaban seperti itu hanya bisa membalas senyuman juga, namun hati nya selalu berdoa agar ada hidayah yang datang kepada Rendi.
" Iya Ren, gue mau menata hati ini, bagaimana pun juga ini adalah tempat maksiat dan pasti nya nanti gue melihat yang bukan buat gue." jawab Dewa
__ADS_1
Rendi dan Zaki hanya menggeleng geleng kan kepala nya, mereka sangat paham kondisi Dewa.
" Huh....." Dewa membuang nafas berat nya lalu berjalan melangkah masuk dengan Rendi dan Zaki.
" Pusing kepala gue Ren." ucap Dewa yang baru saja duduk sofa, Dewa memesan orens jus, begitu pun dengan Zaki dan Rendi.
Mereka duduk di sofa yang posisi nya yang paling pojok, agar mereka bisa melihat dengan bebas, dari tamu yang baru saja datang sampai dengan yang sedang berjoget joget di lantai bawah
Bibir Dewa terus mengucap istighfar di dalam hati nya.
Mereka saling berbicara untuk menghilangkan kebosanan, bagaimana tidak bosan karena mereka ber tiga sudah duduk di situ hampir 1 jam, tapi orang yang di tunggu tunggu belum datang, bahkan Dewa sudah mengajak untuk pulang saja, karena ia merasa dosa nya bertambah banyak karena sudah melihat para wanita dengan berbagai macam baju yang mereka kenakan, bahkan ada yang hanya memakai dalaman saja dan berjoget di atas panggung dengan meliuk liukkan tubuh nya agar mendapatkan saweran dari laki laki yang ada di depan nya, bahkan laki laki yang berada di sekitar perempuan yang berjoget tersebut memasukkan uang di bagian dada perempuan dan ****** ***** nya.
" Apa....." jawab Dewa.
" Itu.... WITA datang." Tunjuk Rendi dengan dagu nya.
Dewa melihat ke arah yang Rendi tunjuk....
__ADS_1
Deg.....
Dewa melebarkan mata nya.
Penampilan WITA saat ini adalah berpakaian sangat minim, bahkan semua yang terlihat begitu jelas bentuk tubuh nya.
Bagaimana bisa perempuan yang selama ini depan nya selalu tampil anggun, tertutup dan bertutur kata sopan bisa berpenampilan bertolak belakang 180°.
Dewa hanya diam saja tanpa mendekat ke arah WITA.
Dewa hanya melihat apa yang akan diperbuat oleh WITA, dan Dewa juga sengaja untuk merekam kegiatan WITA, agar bisa sebagai bukti apabila WITA mengelak nanti nya.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
__ADS_1
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...