Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
120


__ADS_3

" Iya sayang, sabar ya, sudah tidak tahan nya." ucap Dewa dengan tersenyum lalu mencium kening KIA.


Pelan pelan Dewa memasukkan ular cobra ke dalam goa, namun baru masuk pucuk nya saja, Dewa sudah kesulitan, padahal Dewa sudah mencoba 3x tapi tetap saja gagal.


Dewa melihat wajah kia seperti menahan sakit, tanpa berkata pun, Dewa bisa melihat ekspresi wajah serta cengkeram tangan kia yang berada di punggung nya.


" Tahan dikit ya sayang." ucap Dewa mengecup kening KIA.


Tanpa aba aba Dewa langsung melesatkan ular cobra nya tanpa pelan pelan.


" Ah......" Teriak KIA dengan setetes air mata yang mengalir di ke dua mata Kia.


Dewa yang melihat itu diam lalu mengecup ke dua mata Kia.


" Maaf sayang, selamat datang Nyonya Dewangga Pradipta." ucap Dewa.


Dewa masih dengan diam nya, Dewa ingin membuat Kia tenang dan terbiasa.


" Mas mulai ya sayang." ucap Dewa lagi dan lagi.


Dewa mulai melakukan maju mundur pinggul nya


" Sayang kamu sempit sekali.' rancauan Dewa dengan mendongakkan kepala nya ke atas.

__ADS_1


" Sa.... kit mas, ah.." ucap Kia terbata bata.


" Sabar ya sayang, sama mas juga merasakan sakit, tapi kita harus nikmati nya." jawab Dewa.


KIA yang awal nya hanya merasakan sakit namun lama kelamaan merasakan ke nik ma Tan yang di berikan Dewa kepada diri nya.


Dewa yang sudah sampai di ubun ubun, dengan cepat menambah tempo pinggul nya,.


" Mas... ah. ah ah.' de sah Kia.


" Mas, aku mau pi pis." ucap Kia lagi


" Keluarkan saja sayang." jawab Dewa.


" Sayang mas mau nyampek...." ucap Dewa.


" Ah............" teriak Dewa dengan melesat kan ular kobra sedalam dalam nya ke dalam goa KIA.


KIA yang diam dan melihat ekspresi suami nya yang ada di atas nya tersenyum dengan nafas tersengal sengal, bahkan Kia merasakan ada cairan yang begitu masuk di dalam ke wa ni ta an nya.


" Sayang, kenapa kamu tersenyum hmmmm?." tanya Dewa.


" Tidak ada, cuma lucu saja lihat ekspresi mas." ucap Kia dengan suara yang mengejek.

__ADS_1


" Apa hmmmm, jadi kamu ejek mas gitu, terus tadi apa yang mas lihat di bawah mas ini, dengan ekspresi mata terbuka dan tertutup lalu dengan bilang ah ah ah." balas Dewa


" Ih, mas ini ya, suka sekali ngejek aku, sana minggir minggir, mas berat tahu." ucap Kia


Dewa langsung turun dari atas tu buh KIA.


" Terima kasih ya sayang, dan terima kasih sudah menjaga selama ini, mas beruntung mendapatkan istri kamu." ucap Dewa memeluk dan mencium bahu KIA.


Mereka ber dua sama sama masih dengan keadaan po los, bukan nya segera membersihkan tu buh nya, malah mereka berdua berada di dalam selimut yang sama.


KIA yang terbiasa dengan ke usilan nya, langsung saja merasa da da Dewa dengan menggambar pola absurd.


" Sayang jangan begitu." ucap Dewa dengan menahan tangan Kia.


" Kenapa?." tanya KIA dengan polos nya, KIA tidak mengetahui kalau tangan nya tadi telah membuat singa yang sudah tidur terbangun lagi


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...

__ADS_1


__ADS_2