
" Kamu ngapain tidak cepet turun?." tanya ibu yang melihat Kia turun dari mobil.
" Itu Bu, pak Dewa ngeselin tahu." ucap Kia yang menggoda Dewa.
Sedangkan Dewa langsung melotot kan mata nya, mendengar apa yang di ucapkan oleh KIA barusan.
" Apa benar itu nak?, jangan begitu Wa, tidak baik, KIA jangan di buat marah." ucap Ibu sambil memukul pundak sang putra pelan
" Aduh sakit buk, di sini siapa sih yang anak kandung dan tamu?." ucap Dewa yang mengelus elus pundak nya, padahal tidak sakit, tapi Dewa ingin menciptakan suasana yang tidak canggung.
" KIA yang anak ibu, sana sana pak Dewa pergi saja, eh pak Dewa tinggal ngojek aja ya Bu, dari pada ngitilin perempuan mau bergosip." jawab Kia.
Ha ha ha ha
Ibu tertawa terbahak bahak, Dewa ikut tersenyum melihat ibu nya seperti ini, Dewa tidak menyangka bahwa kehadiran Kia sangat di tunggu ibu nya, padahal belum ada 5 menit sampai ibu nya sudah sangat bahagia, berbeda jauh dengan WITA, bahkan ibu nya terlihat seperti keberatan saat WITA main ke rumah.
__ADS_1
" Eh, pasrah sudah Dewa kalau begini, emang mau gosipin apa ibu sama kamu KIA? jangan jangan mau gosipin Dewa ya, mangka nya kamu ngusir saya?." ucap Dewa dengan percaya diri
" Percaya diri banget pak Dewa, siapa juga mau gosipin bapak, Ayuk buk tinggalin saja tukang ojek nya, jangan di kasih tips ya, kasih bintang satu saja buk." ucap Kia sambil masuk ke dalam rumah dengan memeluk lengan Bu Ningsih.
Dewa dan bu Ningsih hanya menggeleng kan kepala nya saja, siapa yang tuan rumah, siapa yang tamu.
Mereka ber tiga masuk ke dalam rumah, bahkan saat ini kia sudah masuk ke dalam dapur untuk membuat kan minum, bahkan di dapur bik Darmi juga bercanda dengan KIA.
Dewa dan Bu Ningsih yang berada di ruang tamu sampai mendengar candaan KIA kepada bik Darmi.
Dewa membalas dengan anggukan kepala dan senyuman
" Ayo kapan kamu cari istri, ingat usia kamu sudah terbilang matang nak, pasti seru saat rumah ini ada istri kamu, bahkan anak anak kamu juga nanti nya." ucap Bu Ningsih..
" Sabar ya Bu, semoga Allah mendengar doa Dewa dan segera membuka hati perempuan incaran Dewa." jawab Dewa.
__ADS_1
" Siapa yang jadi incaran kamu, jangan bilang kalau kamu sedang mengincar KIA, karena ibu tidak pernah lihat kamu Deket sama perempuan lain setelah hubungan kamu dengan WITA selesai." ucap Bu Ningsih dengan menyipitkan mata nya.
" Ada deh,,, ibu kepo." ucap Dewa.
" Hayo ada apa nih, kok ibu pakai sebut sebut nama KIA segala." ucap Kia yang baru saja keluar dari dapur dengan membawa dua jus alpukat buat diri nya dan Bu Ningsih, serta secangkir kopi hitam buat Dewa.
Dewa langsung salah tingkah dengan ucapan Kia barusan, jangan sampai kia tahu kalau kia menjadi bahan obrolan diri nya dengan ibu.
Ibu langsung menangkap sinyal yang begitu kuat setelah melihat tingkah putra semata wayang nya itu, lalu ibu tersenyum, berarti dugaan nya benar kalau gadis yang menjadi incaran putra nya adalah KIA.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
__ADS_1
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...