
Dewa dan pak Ari dan Bu Rosa duduk di ruang tamu.
" Nak Dewa." panggil pak Ari.
" Iya pak." jawab Dewa.
" Sebelumnya bapak minta maaf kepada kamu, tapi bapak di sini berbicara sebagai orang tua seorang gadis yang akhir akhir ini sedang dekat dengan kamu, bapak sebenarnya percaya sama kamu, kalau kamu tidak akan mengecewakan bapak dan ibu, tapi setelah kami berdua lihat, kedekatan kalian berdua takut nya nanti di salah artikan sama orang lain, kamu tahu kan maksud bapak." ucap pak Ari.
" Sebelumnya saya juga meminta maaf kepada bapak dan ibu atas kenyamanan ini, sebenarnya ada yang mau saya katakan kepada bapak dan ibu." ucap dewa..
Hah, Dewa membuang nafas nya
__ADS_1
" Sebenarnya saya ingin menjalani hubungan yang serius dengan putri bapak ibu yang bernama Azkia, ijin kan saya untuk lebih serius dalam hubungan ini pak bu." ucap Dewa dengan tenang meskipun di dalam nya sedang grogi.
" Apa kamu serius, kamu tahu sendiri kan Kia seperti apa, bahkan kata nya di sekolah kia selalu bikin kamu pusing setiap hari nya." ucap pak Ari.
" Awal nya saya seperti yang bapak bilang, tapi semakin saya kenal dengan Kia, saya semakin kagum kepada nya pak, dimana anak seusia nya biasa nya lebih baik ke mall dan bahkan sering membully teman teman yang tidak sederajat dengan dia, tapi tidak dengan Kia pak, KIA sebaliknya dan yang membuat saya lebih kagum adalah, dia tidak pernah lupa sholat dan bahkan lebih sopan kepada orang yang lebih tua, ibu saya juga seperti itu, sejak ada Kia di rumah, rumah selalu hidup, bahkan tawa ibu yang hilang setelah kepergian ayah kembali lagi." ucap Dewa.
" Kalau bapak dan ibu pribadi mungkin akan lebih mempertimbangkan lagi atas apa yang saya katakan barusan, tapi jujur kalau bapak dan ibu tidak menyetujui hubungan ini, saya bisa maklum, karena kita sangat lah berbeda, bahkan hidup saya dan ibu bisa lebih baik karena ikut campur tangan dari bapak." lanjut Dewa.
" Terima kasih pak, kalau memang bapak sama ibu memberikan restu kepada saya dan KIA, nanti saya bicarakan kepada Kia, kalau emang Kia, baru saya bicarakan dengan ibu saya, ibu saya pasti senang karena kia mau menjadi bagian dari keluarga saya pak, setelah semua nya beres, saya akan melangsungkan pertunangan dulu pak, untuk menikah nya saya mau menunggu Kia untuk siap dulu, saya tidak mau merampas masa muda kia, KIA pasti ingin seperti teman teman nya yang lain." Ucap Dewa.
" KIA tidak mau tunangan." ucap Kia tiba tiba dengan membawa 3 gelas minuman sambil melangkah kan kaki nya.
__ADS_1
" Maksud kamu gimana nak?." tanya Bunda.
" Kalau pak Dewa serius dengan KIA, KIA mau langsung menikah saja dari pada tunangan." ucap Kia yang menatap Dewa dengan intens.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...
__ADS_1