Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
116


__ADS_3

Kia merasakan sesuatu yang tadi nya empuk sekarang sudah berubah menjadi kayu yang begitu keras di pantat nya.


" Mas." ucap Kia dengan terkejut


" Apa sayang, kamu bisa merasakan nya kan sekarang, begitu lah saat sebelum sebelumnya kamu selalu gangguin mas." ucap Dewa dengan menahan sesuatu yang sudah siap di keluarkan


" Pasti sakit ya." ucap Kia, lalu turun dari pangkuan sang suami bahkan tangan nya dengan lincah malah memegang yang sudah keras seperti kayu


" Isss sa yang." ucap Dewa dengan mata terpejam, KIA tidak tidak memegang nya, bahkan Kia membelai nya dengan tangan halus nya itu.


" KIA boleh lihat???." tanya KIA ambigu.


" silahkan tuan putri, dengan senang hati." ucap Dewa dengan tangan yang membuka resleting celana pendek nya.


" Eh, tunggu mas, pintu nya belum di kunci, KIA tidak mau berbagi sama yang lain ya." pungkas Kia lalu berdiri dan mengunci kamar nya.


Namun saat membalik kan badan nya, KIA langsung mundur karena suami nya malah mengikuti nya.


" Mas." ucap Kia.

__ADS_1


" Apa sayang, mas sudah tidak tahan sayang." ucap Dewa


Dewa langsung memepet KIA tepat di belakang pintu lalu mengalungkan kedua tangan Kia di leher nya.


" Apa kamu mau masih lanjut ingin melihat nya." ucap Dewa dengan pandangan sayu, bahkan Kia langsung mengangguk kan kepala nya tanpa berfikir karena sudah terhipnotis dengan suara lirih dan pandangan suami nya.


Dewa menurunkan salah satu tangan kia lalu meletakkan tepat di junior Dewa.


" Ishhhh...." darah Dewa berdesir hebat.


" Dia milikmu sayang, kalau kamu penasaran buka saja, dia sudah siap bertemu dengan kamu." ucap Dewa lirih dengan menghirup tulang selangka KIA.


Mata Kia membulat di saat boxer Dewa sudah turun dengan sempurna.


" Pegang sayang, dia menunggu belaian tangan mu." ucap Dewa yang benar benar sudah tidak tahan, namun Dewa harus tetap untuk bersabar, Karen diri nya belum membuat istri nya melayang.


" Mas, kok besar dan panjang, bahkan terong pun kalah besar dan panjang nya." tanya KIA dengan polos nya.


" Itu rejeki kamu sayang, belai terus sayang." ucap Dewa lalu menarik tengkuk KIA dan me lu mat bibir istri nya dengan lembut namun penuh dengan ha srat yang membubung tinggi.

__ADS_1


Tangan Kia masih setia membelai anak konda yang begitu membuat Kita bergedik ngeri, bahkan tangan nya penuh dan jari kelingking nya saja sudah tidak muat untuk memegang nya.


Kia terbuai dengan apa yang di lakukan oleh suami nya, KIA tidak sadar kalau dia sudah tidak memakai benang sedikit pun.


Ke dua tu buh Kia dan Dewa sudah benar benar polos, namun Kia yang sedari tadi hanya mengikuti apa yang di lakukan oleh suami nya, dengan inisiatif KIA mendorong tubuh suami nya ke atas tempat tidur.


Dewa merasa terkejut dengan apa yang di lakukan oleh KIA, Dewa berfikir kalau Kia sudah pernah dapat ilmu seperti ini, namun dugaan Dewa salah.


Setelah mendorong tubuh Dewa, KIA malah duduk di samping suami nya dengan senyum manis.


" Lakukan sayang, tu buh mas ini milik kamu seutuhnya." ucap Dewa dengan penuh tantangan.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...

__ADS_1


__ADS_2