Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Kriteria Calon suami


__ADS_3

" Ih, ibu ini seperti jaman Siti Nurbaya, pakai di Carikan segala, pak Dewa ganteng pasti mudah sekali untuk mencari calon istri." jawab Kia.


" Kalau ibu memilih kamu sebagai calon istri nya Dewa gimana?." tanya ibu.....


Uhuk uhuk uhuk


KIA menepuk dada nya yang tiba tiba tersedak dengan kue yang ia makan.


KIA terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Bu Ningsih.


" Ibu, KIA itu masih kecil, masih mau Lulus sekolah, bahkan Kia juga akan kuliah, sedangkan pak Dewa sudah siap semua nya, kasihan pak Dewa Bu." ucap Kia setelah menerima segelas air putih dari Bu Ningsih lalu meminum nya sampai tandas


" Ibu tidak bercanda nak, kalau mau biar Dewa sama ibu datang ke rumah ayah dan bunda kamu, ya sebagai pengikat saja, menandakan kalau Dewa serius dengan kamu, dan ibu juga mau kamu sebagai menantu ibu." ucap ibu.


" Pak Dewa tidak mungkin suka sama Kia buk, coba ibu lihat perbedaan KIA dengan Tante WITA beh sangat jauh, bagaikan langit dan bumi." jawab Kia.


Tidak berselang lama Dewa datang langsung bergabung dengan Ibu, KIA dan bik Darmi.

__ADS_1


" KIA ayo pulang, ibu rindu nya sudah terobati kan? ini sudah malam, Dewa mau antar KIA pulang buk, tidak enak sama pak Ari dan Bu Rosa kalau sampai antar KIA kemalaman." ucap Dewa.


" Nggak enak atau takut sama ayah dan bunda pak?." tanya KIA


" Kamu itu bisa saja kalau bicara, ya bisa di katakan tidak enak dan takut, bagaimana pun juga saya sudah berjanji sama ayah kamu untuk menjaga kamu selama keluar sama saya." jawab Dewa.


Setelah Kia berpamitan dengan ibu dan bik Darmi, KIA langsung masuk ke dalam mobil dan di ikuti Dewa yang telah menutup pintu KIA.


Di sepanjang Perjalanan saat ini baik Dewa maupun Kia lebih banyak diam, mereka sibuk dengan fikiran mereka masing masing


" Yang mana pak, tadi Kia bicara banyak dengan ibu." jawab Kia.


" Ya yang tadi, yang minta kamu menjadi...." ucap Dewa sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


" Oh, yang jadi menantu nya ibu ya pak, tenang saja pak, KIA tidak akan ambil hati kok, bagaimana pun juga Kia ini kan jauh dari selera bapak, jadi tidak mungkin kalau bapak jatuh cinta sama Kia." ucap Kia dengan tersenyum manis.


Dewa membalas dengan senyuman pula namun senyuman kecut yang ia lihat kan, padahal bukan itu jawaban yang ia minta sebenarnya.

__ADS_1


" Kamu mau cari calon suami yang bagaimana sih Kia." ucap Dewa


" Tumben nih bapak tanya tanya tentang saya, bahkan sampai tanya kriteria calon suami kia pula." ucap Kia


" KIA tidak mau yang muluk muluk pak, KIA hanya ingin seiman, bisa bimbing KIA, yang terpenting adalah sayang sama ayah dan bunda, tidak ada perbedaan mana orang tua dan mana mertua, bagi kia sudah cukup." jawab Kia.


" Kalau yang suka kamu itu posisi nya jauh di bawah dari keluarga kamu bagaimana?." tanya Dewa, KIA mengerutkan Dahi nya.


" Maksudnya dalam hal Finansial." ucap Dewa


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...

__ADS_1


__ADS_2