
" Ru rumah...." ucap Ibu
" Iya Bu, Dewa sudah membeli rumah untuk kita semua, awal nya setelah Dewa nikah nanti, Dewa mau ajak KIA tinggal bersama kita di sini, namun Dewa berfikir kembali, terus pak Ari dan Bu Rosa bagaimana, Kia putri satu satu nya mereka, pasti akan sangat merasa kehilangan saat Kia sudah tidak tinggal disana, ibu tahu sendiri kan Kia orang nya seperti apa, pasti akan merasa kehilangan." jawab Dewa.
" Terus rumah ini nak?." tanya ibu
" Rumah ini akan Dewa buat usaha ibu, jadi ibu nanti nya cukup mengawasi dengan pegawai pegawai ibu." jawab Dewa.
" Masha Allah, semoga kamu jadi anak yang selalu begini ya nak, selalu rendah hati, tidak sombong dan ingat semakin tinggi kamu semakin kencang pulang angin yang akan menerpa, kamu sama Kia harus saling melengkapi." ucap Ibu dengan meneteskan air mata nya.
__ADS_1
" Ammiinn, terima kasih Bu, terima kasih atas doa doa ibu selama ini, semoga Dewa bisa menjadi apa yang ibu harapkan, Dewa bahagia memiliki ibu dan ayah yang selalu ada buat Dewa, Di sana ayah juga pasti bahagia kan Bu? melihat kita sekarang." ucap Dewa dan ibu mengangguk kan kepala nya.
H - 1 Menuju Hari H
Di Rumah Dewa.
" Anakku, ketahuilah bahwa istrimu adalah tulang rusuk mu yang telah kamu temukan, sebagaimana tulang yang membangun badan mu, maka lindungi dia dengan darah dan daging mu. Anak ku, bahwasa nya istri mu adalah penyeimbang dalam kehidupan mu, makalah dia, berikan perhatian kepada nya setiap saat sehingga dia akan selalu merasa dihargai. Anakku, seperti ibu mu ini, dia juga akan mengandung buah cinta kalian , dia akan merasakan cobaan yang selama ini, maka jagalah dia, sayangi dia, kuatkanlah dia selalu menjaga buah yang bisa selama nya mengandung. Anakku kamu adalah pemimpin keluarga kecil mu kelak, jadilah imam yang arif, bijaksana, serta pintar, pasti keluarga kecilmu akan merasakan kebahagiaan luar biasa. Anakku, kamu adalah punggung mu, jangan lah kamu sekali mengeluh, karena keluhan mu hanya akan membuat istri mu sedih, seorang ayah harus siap untuk menyaksikan Anak nya tumbuh kembang dan kamu harus tahu , bimbinglah keluarga mu menuju jalan yang di ridhoi oleh Yang Maha Kuasa, sehingga ketika ibu mu menghadap Nya , ibu tidak malu karena berhasil mendidik seorang Imam keluarga yang baik. Anakku, sejak bayi sampai sekarang kamu akan menikah, ibu tak menuntut mu atau meminta mu meminta, Ibu hanya berharap, perlakukan istrimu sebagaimana kamu memperlakukan Ibu mu, karena Istri mu juga adalah seorang ibu dari anak mu. Anakku, jadilah penengah di antara ibu dan istri mu, jangan sampai kamu berat sebelah, apabila itu terjadi maka yang satu nya pasti akan terluka dan kecewa. Anakku jangan pernah kamu bertanya tentang uang yang telah kamu berikan kepada istri mu, seorang istri yang baik pasti akan mengelola uang pemberian kamu dengan baik, apabila sampai mulut mu bertanya maka segeralah meminta maaf kepada istri mu, ibu yakin istri mu pasti akan merasa sakit hati nya, di mana hati seorang istri sakit maka semua keluarga kamu pasti akan merasakan rasa sakit itu." ucap ibu dengan derai air mata dan mencium ubun ubun Dewa dengan penuh kasih sayang.
...****************...
__ADS_1
Aduh maaf ya kak, nulis nya dengan air mata yang menetes, semoga kakak kakak semua senang.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...
__ADS_1