Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
106


__ADS_3

Tidak terasa waktu yang di tunggu tunggu oleh KIA akhir nya datang juga, dimana diri nya beserta teman kelas XII di nyatakan lulus 100%.


Semua siswa kelas XII di sana bersorak bahagia di tengah tengah lapangan, tadi sebelum ada pengumuman, kepala sekolah meminta tolong kepada pak Jaya untuk menekan tombol bel, bel yang menandakan kalau semua siswa mulai kelas X sampai kelas XII segera berkumpul di lapangan.


" Selamat siang anak anak, hari senin tepat pukul 09.00 pagi bapak selaku kepala sekolah akan memberikan pengumuman, pengunjung yang di khususkan untuk kelas XII dimana pengumuman berisikan tentang kelulusan, dan untuk kelas X dan XI jangan lupa untuk memberikan selamat kepada kakak kelas kalian yang lulus dan....." ucapan kepala sekolah langsung di potong oleh siswa kelas XII.


" Apa ada yang tidak lulus pak?." tanya siswa laki laki dengan suara yang menggelegar.


" Dengarkan apa yang bapak katakan Roy, dari dulu kamu tidak berubah." ucap kepala sekolah


Ya siswa yang bertanya adalah Roy

__ADS_1


" Lo tuh punya mulut di kunci kenapa sih Roy." ucap Bayu.


" Ya gue kan penasaran, apalagi tadi Kepsek bilang begitu, siapa coba yang tidak khawatir, bisa runyam masa depan gue, kalau gue sampai tidak lulus." ucap Roy.


" Dah diam kalian berdua." ucap Kia.


" Baik bapak lanjut kan lagi yang tadi sempat terpotong, dan bapak mengucapkan selamat untuk anak anak bapak khususnya kelas XII kalian di nyatakan LULUS 100%, bapak bangga kepada kalian semua, bapak tidak menyangka kalau tahun ini sekolah kita menduduki peringkat ke satu dengan nilai tertinggi, jadi sekali lagi bapak ucapakan selamat kepada kalian semua, tapi ada tapi nya, bapak akan memberitahu kan siapa yang mendapatkan nilai terbaik waktu acara wisuda kalian, jadi bapak harap kalian semua bahagia, sekian pengumuman dari bapak, kalian bisa kembali ke kelas kalian masing masing." ucap kepala sekolah lalu turun dari podium.


Suara sorak dan selamat menggema di lapangan, tidak ada satu pun siswa yang meninggal kan lapangan tersebut, kelas X dan kelas XI memberikan selamat kepada kakak kelas mereka.


" Istri Lo hebat bro, gue gak nyangka kalau istri Lo bisa sehebat itu." ucap Rendi yang melihat kia dan geng nya.

__ADS_1


" Istri Lo tahu kalau dia yang jadi juara nya?." tanya Zaki dan Dewa menggeleng kan kepala nya.


" Biar jadi kejutan buat dia, gue bangga bro, bahkan gue gak nyangka kalau istri gue bisa sehebat itu, padahal di rumah itu belajar nya hanya buka buka buku saja dan itu hanya 1 jam saja, ayah bunda dan ibu senang saat gue kasih tahu kalau Kia jadi juara dalam hasil ujian akhir nya." ucap Dewa dengan memandangi tawa istri nya dengan teman teman nya.


" Habis ini berarti Lo akan unboxing KIA dong?." tanya Rendi tiba tiba.


Rendi dan Zaki tahu kalau Dewa belum melakukan hal itu kepada Kia, mereka sangat kenal sahabat Nya itu seperti apa, jadi mereka sangat mudah untuk mengetahui hal itu.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...


__ADS_2