Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran
Nasehat ibu


__ADS_3

Setelah acara kejutan ulang tahun Kia, semua nya kembali pulang, bahkan tadi Kia sempat menerima cincin pertunangan dari Bu Ningsih ibunda dari Dewa.


Dewa tersenyum manis di setiap perjalanan pulang, bahkan ibu hanya bisa menggelengkan kepala nya saja, melihat putra semata wayang nya itu hati nya sedang berbunga bunga.


" Jaga permata hati kamu nak, ini baru tahap pertama, kisah sebenarnya akan kamu lalui setelah kamu mengucapkan akad nikah nanti, kamu seorang laki laki jangan sampai kamu menorehkan luka yang akan membuat permata itu mengurangi sinar nya, apabila itu terjadi sudah bisa di pastikan hidup rumah tangga kalian akan hampa, di sebuah rumah tangga itu seorang istri adalah jantung hati nya, apabila jantung nya lelah atau bahkan berhenti pasti rumah itu tidak akan nyaman lagi untuk di tinggali, tugas seorang suami adalah menjaga jantung istri agar rumah itu selalu nyaman untuk di tinggali, bahkan apabila nanti istri kamu meminta uang lagi di luar uang yang kamu kasih di setiap bulan nya, jangan sekali kali mengatakan kamu kok boros, kamu tidak bisa berhemat atau bahkan kamu membentak nya, sudah di pastikan hati istri kamu akan sakit dan untuk ke depan nya ibu sudah bisa memastikan kalau istri kamu tidak akan meminta uang lagi, dan bisa bisa nanti istri kamu akan berdiri di kaki nya sendiri, kalau itu sampai terjadi sudah bisa ibu pastikan kalau istri kamu tidak akan membutuhkan kamu lagi." Nasehat ibu.


" Iya Bu, Dewa akan selalu mengingat nya, apabila suatu saat nanti Dewa lupa atau lalai dalam hal itu, tolong beri tahu Dewa Bu, agar Dewa tidak menyakiti hati Kia, Dewa ingin hidup Kia selalu bahagia, seperti saat Kia bersama dengan ayah dan bunda nya, Dewa berharap ke depan nya rumah tangga Dewa akan menjadi rumah tangga yang damai dan tentram, meskipun akan selalu ada kerikil bahkan badai menghampiri rumah tangga Dewa dan KIA." jawab Dewa.


Ibu tersenyum sambil mengangguk kan kepala nya.

__ADS_1


" terus rencana kamu ke depan nya bagaimana nak?." tanya Ibu.


" Dewa akan merencanakan lamaran Bu, tadi Dewa hanya meminta kepada Kia, tapi Dewa belum meminta kepada pak Ari dan Bu Rosa, bagaimana pun juga hal itu harus segera Dewa lakukan, emm bu, kalau Dewa menikah dalam waktu dekat menurut ibu bagaimana?." tanya Dewa.


" Ha,," ibu bengong.


" Dewa ingat perkataan Kia beberapa hari yang lalu bu, kalau Kia orang nya tidak mau pacaran, atau tunangan terus nikah nya lama, Kia ingin lebih baik menikah saja, jadi Dewa pikir pikir lebih baik menikah dalam waktu dekat bagaimana menurut ibu?." tanya Dewa lagi.


" Mungkin Kia hanya bercanda nak, tapi lebih baik kamu tanya Kia sama ke dua orang tua nya ya, ibu tidak bisa menjawab nya." jawab ibu.

__ADS_1


" Baik Bu." jawab Dewa.


...🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih...


...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...

__ADS_1


__ADS_2