
" Ayah..." panggil KIA.
Dewa langsung membalikan badan nya setelah mendengar seseorang memanggil ayah, karena suara nya sangat familiar untuk Dewa.
Deg.....
" KIA." ucap Dewa yang langsung berdiri
" Eh pak Dewa, oh tamu ayah adalah Pak Dewa." ucap Kia.
" Iya, kamu bawa apa itu nak?." tanya Ayah.
" Oh ini, kopi yah, ini untuk ayah dan ini untuk Pak Dewa." jawab Kia.
" Ayah?????." ucap Dewa seperti orang bo doh.
" Iya nak, KIA ini putri bapak satu satu, putri yang nakal ha ha ha." ucap Pak Ari dengan tertawa
" Ih, ayah ini, biasa nya tuh, orang tua selalu bilang yang baik baik dari anak nya, nah ini ayah malah bilang kejelekan anak nya." ucap Kia dengan cemberut.
__ADS_1
" Lha itu kan emang bener, kalau nggak nakal, tidak mungkin nama kamu dan teman teman kamu selalu ada di lembaran BP." ucap Pak Ari dengan menarik pipi KIA, karena gemes.
" KIA putri nya bapak sama ibu?." tanya Dewa lagi untuk memastikan.
" Kamu tidak percaya, apa perlu bapak keluarin Kartu Keluarga bapak." ucap pak Ari
" Bukan nya tidak percaya pak, KIA ini siswa saya." ucap Dewa.
" Wah, kebetulan banget kalau seperti itu, berarti untuk kedepan nya bapak titip KIA ya, hukum saja kalau dia salah." jawab pak Ari..
Dewa hanya tersenyum.
" Semakin jauh kita Kia, kita bagaikan bumi dan langit, kamu adalah anak seorang guru bagi ku, sudah cukup, aku tidak boleh menyuburkan rasa ini kepada kamu." ucap Dewa dalam hati nya.
" Buset nih anak, tot Lo tuh nggak di sekolah, nggak di sini selalu gombalin pak Dewa, ingat tot pak Dewa tuh dah punya calon, jangan bilang Lo mau jadi pelakor." ucap Roy, dan Roy langsung dapat toyoron dari Bayu dan El.
" Resek lo Roy, siapa juga yang mau jadi pelakor, bisa di gorok nih kepala gue sama ayah dan bunda, gue itu didik sama ayah dan bunda jadi seorang gadis yang punya harga diri yang tinggi, meskipun gue nakal jangan sampai gue ngelakuin hal hal yang bisa membuat gue seperti perempuan yang tidak punya harga diri." ucap Kia.
" Sip, betul apa kata Lo, kita sebagai perempuan harus bisa jaga diri, dan menjunjung tinggi harga diri kita, jangan sampai kita di anggap remeh oleh para kaum laki laki." ucap Salsa.
__ADS_1
" Ih, bunda jadi kagum sama putri putri bunda ini deh, bunda jadi makin sayang." ucap bunda memeluk Salsa dan Kia bersamaan.
" Bunda tidak sayang ya sama kita?." tanya Roy.
" Ya sayang lah, kalian kan juga anak anak bunda dan ayah." Jawab Bunda.
" Tapi kalian tidak pernah tinggalin sholat kan?." tanya Ayah yang melihat Bayu, El, Roy, KIA dan Salsa bergantian.
" Wah ayah, raguin kita, kita berlima selalu utamakan sholat yah, jangan sampai kita tinggalkan sholat, nanti kita kenapa teman teman?." ucap Roy
" Dosa.... dan pasti nya uang saku kita akan di stop sama orang tua." ucap Bayu, El, KIA dan Salsa bersamaan.
Bunda dan ayah tersenyum.
Sedangkan Dewa salut, bangga sama mereka ber lima.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...