
" Ayah ini kok malah ngajarin anak nya jadi palakor." ucap bunda.
" Lho siapa yang ngajarin jadi pelakor bun, ayah kan ngajarin KIA, rebut dengan cara baik baik, lewat Allah, di sepertiga malam, kalau emang jodoh kenapa tidak, ayah juga suka kok sama Dewa." sanggah ayah dan membuat Bunda serta KIA menggelengkan kepalanya.
---------------
Di tempat lain.
Dewa yang sedang duduk ber tiga dengan Rendi dan Zaki di cafe spin milik nya.
" Lo ngapain ngajak kita kesini?." tanya Zaki.
" Iya benar banget, biasa nya bos ini datang 2 hari sekali, nah ini baru kemarin kesini, sekarang sudah datang lagi, kangen Lo sama kita berdua." ucap Rendi.
" Resek Lo ber dua, gue cuma mau nyante aja." jawab Dewa yang masih belum berani berbicara apa apa tentang WITA kepada Rendi dan Zaki.
__ADS_1
" Eh, Wa gue mau tanya sama Lo, tapi sebelum nya sorry nih ya, kalau gue sedikit masuk ke dalam ranah pribadi Lo." ucap Zaki dan Dewa menjawab dengan anggukan kepala nya.
" Em, apa cewek Lo itu nama nya WITA Bagaskara, teman kita dulu yang pakai Hijab?." tanya Zaki dengan pelan pelan
" Iya, kenapa?." tanya Dewa
" Apa ini orang nya, gue sih lupa wajah nya, tapi gue mau yakinin aja kalau yang gue tahu itu salah." ucap Zaki lalu memberikan ponsel nya kepada Dewa, bahkan ponsel Rendi juga di berikan.
" Ini cewek Lo?." tanya Zaki yang memberikan ponsel nya, dan Dewa mengangguk kan kepala nya.
Di dalam ponsel itu ada foto WITA yang memakai hijab.
Deg....
Dewa tiba tiba badan nya kaku, apa benar foto yang berpakaian mini itu adalah WITA.
__ADS_1
" Lo dapat dari mana foto itu?." tanya Dewa yang menatap Zaki dan Rendi dengan tatapan mata yang Tajam.
" Sorry sebelumnya, tapi kita berdua bukan nya mau ikut campur dalam urusan pribadi kamu, tapi pertanyaan yang gue tanyakan jawaban nya adalah iya, WITA yang ini sama ini orang nya sama." jawab Zaki dengan tenang, meskipun dengan jantung yang tidak karuan, bukan nya takut sama Dewa tapi ia takut ikut campur dalam urusan pribadi Dewa, meskipun bersahabat lama, tapi untuk masalah pribadi mereka semua tidak ada yang berani.
Dewa langsung mengusap wajah dan rambut nya secara frustasi.
" Wa, sorry kalau omongan kita berdua nyakitin perasaan Lo, tapi kita berdua lagi mencari info tentang cewek Lo, dan semoga saja apa yang kita berdua masih tahu ke lo itu salah." ucap Zaki.
" Bukan itu yang bikin gue marah, gue sebenernya ngajak kalian bertemu ini karena ada sesuatu yang mau gue ceritakan ke kalian berdua, dan apa yang Lo katakan barusan membuat gue yakin kalau gue mau akhirin hubungan gue sama WITA." ucap Dewa dengan pelan namun penuh dengan penegasan.
" Wa, Lo jangan gegabah, kita berdua masih lagi cari info tentang WITA, meskipun kita ber dua ini sahabatan tapi jangan sampai ini membuat hubungan Lo berakhir." ucap Rendi.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih...
...Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak...