
" Saya jualan juga buat bantu bantu putra saya Bu, meskipun putra saya tidak pernah meminta, tapi sebagai ibu saya tidak mau merepotkan putra nya, dia punya mimpi dan pasti dia akan membuang mimpi nya agar ibu nya ini bisa makan dan hidup enak, suami saya sudah meninggal lama Bu, aduh maaf ya Bu, saya malah cerita pribadi saya." ucap Bu Ningsih.
" Alhamdulillah Bu, saya malah senang, kalau Bu Ningsih bisa cerita ke saya seperti itu, berarti Bu NIngsih bisa percaya sama saya, begini Bu , Minggu depan lebih tepat nya hari sabtu ada acara arisan di rumah saya, saya mau pesan beberapa kue dan masakan Bu Ningsih, apa bisa Bu?." tanya bunda
" Em bisa Bu, seperti nya hari Sabtu Minggu depan belum ada list Bu, Alhamdulillah kalau Bu Rosa mempercayai rasa kue dan masakan saya " jawab Bu Ningsih.
" Rencana juga nanti suami saya akan mempromosikan masakan dan kue ibu kepada teman serta kolega nya Bu, tapi kata suami saya nanti tunggu waktu longgar baru ke sini." ucap bunda.
" Alhamdulillah Bu, sekali lagi terima kasih atas kepercayaan Bu Rosa dan suami kepada saya." jawab Bu Ningsih
" Dan ini untuk DP nya ya Bu, sisa nya nanti saya transfer, saya boleh minta no telp ibu?." tanya bunda.
__ADS_1
" Boleh Bu, ini di cicip dulu Bu." Jawab Bu Ningsih.
" Iya Bu, ini enak banget bu, eh eh ini kemana ya Kia, kita asik ngobrol sampai lupa saya kalau sama putri saya Bu." ucap bunda dengan mengedarkan pandangannya
" Itu bu lagi asik sama bik Darmi." jawab Bu Ningsih sambil menunjuk KIA yang lagi selonjoran sama baik Darmi di teras rumah.
" Aduh KIA, Bu mohon maaf ya dengan tingkah putri saya ini, sampai malu saya ini bu, seperti tidak di ajarin sopan santun saja." ucap bunda.
" Iya Bu, saya selalu memperbolehkan KIA kemana saja, asalkan saya tahu dia ada dimana dan sama siapa saya, saya tidak mau mengengkang dia Bu, saya takut kalau saya mengengkang dia, nanti nya dia berontrak dan salah pergaulan, saya mau Kia itu menganggap saya sebagai bunda, teman, sahabat dan yang sering sih malah jadi musuh Bu." Cerita bunda tentang Kia.
" Benar itu Bu, apalagi saya Bu, saya harus bisa jadi ayah dan ibu bagi putra saya." jawab Bu Ningsih.
__ADS_1
" Bu, kalau begitu saya pit dulu ya, terima kasih banyak atas waktu yang telah ibu berikan kepada saya." ucap bunda.
Bunda dan KIA berpamitan kepada Bu Ningsih dan bik Darmi, bahkan Bu Ningsih juga membawakan kue dan masakan yang banyak, itu membuat bunda suka, karena nanti di rumah bunda tidak akan masak lagi.
Di rumah keluarga Dewangga memang ada asisten rumah tangga, tapi mengenai masakan dan kebersihan kamar di bersihkan oleh bunda dan untuk kamar Kia, KIA sendiri yang membersihkan nya.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak