Cinta Satu Malam Amyra

Cinta Satu Malam Amyra
Malaikat Penolong


__ADS_3

" Om ,, tolong lepasin aku Om ,, Amyra mohon " Amyra menangis ketika Om Bagja menyeret nya menuju sebuah kamar hotel .


" Jangan banyak tingkah kamu ! Cepat masuk dan lakukan apa yang om suruh !" Bentak Om bagja .


Amyra di kunci di dalam sebuah kamar hotel oleh Om nya sendiri . Amyra hanya bisa menangis dan mencoba membuka pintu itu , namun sia sia .


Tak lama kemudian pintu kamar itu terbuka , dan masuk lah sosok pria paruh baya dengan bau alkohol yang menyengat memasuki kamar itu .


Pria itu mendekati Amyra yang ketakutan dan menangis . Pria itu memegang wajah Amyra .


" Ternyata memang cantik sekali wanita ini ." ucap pria itu dengan senyum menyeringai .


" Kumohon tuan , lepaskan saya . " Amyra memohon .


" Hahaha .. Apa kamu tau kalau sekarang kamu adalah milik saya . Bagja telah menjual mu untuk melunasi hutang nya pada saya !"


Ternyata Amyra telah di jual oleh Om nya sendiri . Amyra sangat hancur dan tidak bisa berkata apa apa . Amyra hanya bisa menangis .


" sekarang saya bisa menikmati mu gadis cantik ." ucap pria itu seraya mengusap wajah Amyra .


Kini pria itu mencoba menyeret Amyra menuju tempat tidur dan menjatuhkan nya hingga Amyra pun tergeletak di tempat tidur hotel itu .


Pria itu membuka kemeja nya , kemudian menaiki tempat tidur itu . Pria itu memaksa membuka baju Amyra hingga baju Amyra robek di bagian pundak .


Bugh !!


" Ahhhh ... Sialan kamu ! " Pria itu terlihat kesakitan ketika Amyra menendang nya hingga terjatuh ke bawah tempat tidur .


Dengan bergegas Amyra bangun dan berlari keluar kamar hotel itu ,berharap bisa pergi sejauh mungkin dari pria hidung belang itu .


Amyra tanpa alas kaki berlari tanpa arah dengan baju yang robek dan wajah yang di penuhi air mata , terlihat jelas ketakutan Amyra dari raut wajah nya .


Hingga tanpa disadari Amyra menyebrang jalan tanpa memperhatikan jalan .


" Aaahhhh !!!" Teriak Amyra ketika sebuah mobil menabrak nya hingga pingsan . Amyra pun tergeletak di jalan tak sadarkan diri .


Beberapa saat kemudian .


" hmm ,, " Amyra bergumam , dan membuka mata nya perlahan .


Amyra kaget dan langsung terbangun ketika mengigat kejadian yang terjadi pada nya beberapa saat lalu . Namun Amyra merasakan sakit pada kepala nya dan tubuh nya tak bisa banyak bergerak . Amyra melihat sekeliling nya , dan terlihat sebuah jarum infus di tangan nya .


Tak lama kemudian seorang pria muda dan tampan menghampiri Amyra .


" kamu sudah sadar ?" tanya pria itu , namun Amyra menunjukkan wajah ketakutan .


" Siapa kamu ?" tanya Amyra ketakutan .


" maafkan saya , tadi anda berlarian di tengah jalan hingga saya tak sengaja menabrak anda . " ucap pria tampan itu dengan lembut .


Amyra terdiam , terlihat beberapa luka di tangan dan kaki Amyra . Namun tidak begitu parah .


" boleh saya tau dimana anda tinggal ? saya akan mengantar anda pulang ." tanya pria itu , namun Amyra terlihat kebingungan .


" saya ,, tidak mau pulang ." jawab Amyra dengan wajah tertunduk .

__ADS_1


" jadi saya harus mengantar anda pulang ke mana ?" tanya pria itu .


" saya akan bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada anda ." lanjut pria itu . Amyra masih terlihat ke bingungan .


" boleh kah saya meminjam ponsel ?" tanya Amyra ragu .


" untuk apa ?" tanya pria itu.


" saya mau menelepon teman saya . " jawab Amyra.


Tanpa pikir panjang pria itu pun meminjamkan ponsel nya pada Amyra . Amyra pun menelepon teman nya dan meminta teman nya untuk datang menjemput nya di rumah sakit itu .


" Terima kasih tuan . " Amyra mengembalikan telepon genggam pria itu .


" Maaf bukan nya saya mau ikut campur urusan anda . Tapi boleh kah saya bertanya ?" Dengan rasa penasaran pria itu bertanya pada Amyra .


" Tanya apa tuan ?" jawab Amyra ragu .


" Sebenar nya apa yang terjadi tadi ? karena saya lihat anda berlari tunggang langgang tanpa alas kaki sambil menangis . Bahkan saya lihat baju anda robek sebelum mobil saya menabrak anda ." tanya pria itu serius .


Amyra terlihat bingung dan tak lama kemudian air mata nya kembali menetes ketika mengingat kejadian yang baru saja dia alami beberapa waktu lalu .


" Maaf . Maaf kalau saya lancang ikut campur urusan anda nona . Sekali lagi maaf kan saya . " pria itu merasa bersalah karena sudah bertanya . Pria itu berfikir , mungkin wanita ini telah bertengkar dengan pacar nya .


Amyra masih terlihat sedih dan kebingungan dengan apa yang harus dia lakukan saat ini . Hati nya ingin sekali menceritakan kejadian itu , namun di sisi lain Amyra juga merasa malu akan dirinya sendiri . Terlebih pria itu adalah orang asing yang baru saja dia temui secara tidak sengaja .


Beberapa saat kemudian .


"Amyra .." Suara seorang wanita dengan agak terburu buru dan panik memasuki ruang igd rumah sakit itu .


" Elsa .. " tangis Amyra pun kembali pecah seraya memeluk teman baik nya itu .


Pria itu pun mencoba memberi ruang dan agak menjauhkan diri nya dari kedua wanita itu . Namun masih dapat mendengarkan percakapan mereka .


" Amyra ? kamu gak apa apa kan ? aku khawatir banget tau gak ! sebener nya apa yang terjadi ? " tanya Elsa khawatir .


" aku takut Sa .. Hampir saja aku di jual oleh om Bagja buat nutupin hutang dia ." jawab Amyra dengan air mata yang terus bercucuran .


" Apa ! gila kali ya tu om Bagja . Masa keponakan sendiri dia jual !" Elsa sangat kesal .


" Aku gak mau pulang Sa . Aku takut .. " Amyra memelas pada teman nya itu .


" Yaudah . Sekarang gimana kondisi kamu ? " tanya Elsa melunak .


" Cuman agak sedikit sakit saja kepala sama tangan . Gaperlu ranap ko . " jawab Amyra seraya menunjuk sikut nya yang terbalut perban .


" Yaudah , untuk sekarang kamu ikut ke rumah aku dulu . Tenangin dulu diri kamu Ra . " ucap Elsa lembut . Amyra pun mengangguk pelan .


Pria yang sedari tadi mendengarkan percakapan mereka pun sangat kaget setelah mengetahui kejadian yang dialami Amyra . Pria itu pun menghampiri mereka berdua .


" Maaf nona , saya Bima . Saya minta maaf karena secara tidak sengaja menabrak teman anda . " Sapa Bima seraya menyodorkan tangan nya .


" Oh , iya . Saya Elsa , dan dia Amyra . " jawab Elsa membalas jabatan tangan Bima .


" Saya akan bertanggung jawab atas kecelakaan ini ." ucap Bima tegas .

__ADS_1


" Aku gak apa apa kok , justru aku berterima kasih berkat kecelakaan itu aku bisa menjauh dari tempat tadi . Ini juga kesalahan aku karena ceroboh . " jawab Amyra sungkan .


" Tapi , nona . "


" Gak apa apa kok , terima kasih banyak Tuan , Bima . " Elsa memotong pembicaraan Bima .


" Kami permisi dulu . " ucap Elsa sembari menuntun Amyra yang berjalan agak pincang .


" Setidak nya boleh kah saya mengantar kalian ? " tanya Bima yang masih merasa bersalah pada Amyra.


" Saya bawa mobil kok , terima kasih Tuan atas tawaran nya . " jawab Elsa seraya berjalan menuju luar rumah sakit itu kemudian tak terlihat lagi .


Bima yang masih penasaran dan merasa bersalah itu juga tidak bisa berbuat apa apa lagi .


"Nama nya Amyra .. " gumam Bima mengingat ingat nama wanita berparas cantik itu .


" Aku lupa buat minta nomor nya ." celoteh Bima yang memang sampai lupa untuk meminta nomor telepon ataupun menanyakan alamat Amyra .


Amyra kini telah sampai di rumah Elsa . Elsa memang anak orang kaya , namun dia hanya tinggal berdua dengan kakak perempuan nya karena orang tua mereka yang sudah bercerai .


Di kamar , Amyra duduk di tepi ranjang .


" Sekarang bagaimana ? " tanya Elsa sambil menyodorkan segelas air putih pada Amyra .


" Entahlah , aku juga gak tau Sa . Setidak nya untuk saat ini aku bisa bernafas dulu . " jawab Amyra lesu .


" kamu jangan pulang lagi ke rumah Om mu itu Ra . Udah mulai sekarang kamu tinggal aja disini . " pinta Elsa .


" Makasih Sa , aku gatau kalo gak ada kamu gimana coba nasib aku Sa . " ucap Amyra terharu .


" Yang terpenting kamu udah aman sekarang . Eh , ngomong ngomong . Cowo tadi ganteng banget gak sih ? Siapa sih tadi nama dia ?" ucap Elsa .


" Bima , nama nya Bima . " jawab Amyra mengingat wajah tampan pria yang menabrak dan juga menyelamatkan nya .


" Kaya nya dia orang kaya ya Ra ?" tanya Elsa yang masih penasaran .


" Mana ku tau Sa . Aku juga kan baru ketemu sekali , itu pun karena kebetulan . " jawab Amyra .


" Semoga kapan kapan bisa ketemu dia lagi , ya kan ?" canda Elsa .


Mereka berdua pun kini bisa mulai bercanda dan tertawa lagi .


Amyra memang seorang gadis yang ceria dan ramah , Amyra selalu tersenyum walaupun sebenar nya dirinya sedang tidak baik baik saja .


Paras cantik dengan rambut panjang bergelombang berpadu dengan tubuh ideal bak seorang model , namun memang sangat kontras dengan gaya berpakaian nya yang terkesan sangat sederhana itu . Namun tetap tak mengurangi kecantikan nya .


Dia lah Amyra Elisha . Seorang gadis yatim piatu yang berjuang hidup mandiri .


...



*******************


Like dan dukungan kalian sangat berarti buat aku 🥰🥰🥰

__ADS_1


Bantu aku berkembang lebih baik lagi dengan kasih Kritik dan Saran Ya .. 🤩🤩🥳😉🥰🥰😍


__ADS_2