
Mendung tak berlangsung lama kemudian hujan pun turun dengan deras .
Bima yang mengendarai mobil Amyra berdua dengan Amyra , sedangkan Elvano mengendarai mobil nya sendiri .
Mereka bertiga menuju rumah Amyra .
Elvano dan Bima duduk di ruang tamu sedangkan Amyra pergi ke kamar nya untuk mengganti baju nya .
" Bima . Lu lihat ekspresi Amyra ? Ngerasa ada yang aneh gak ?" tanya Elvano seraya melihat setiap sudut ruangan itu .
" Ya gua tau , tapi yang terpenting Amyra baik baik saja dan sekarang kita bisa bertemu sama dia . " ucap Bima .
" Iya . Tapi .. " ucapan Elvano tertahan ketika melihat Amyra yang baru saja keluar dari kamar nya dan berada di ambang batas ruang tamu seraya tersenyum .
Elvano dan Bima terpana melihat Amyra yang menggunakan dress berwarna hitam selutut yang menampilkan setiap lekuk indah tubuh nya .
" Dih malah pada bengong . Kaya lihat hantu . " ucap Amyra bercanda seraya meletakan nampan berisi 3 gelas coklat panas di meja .
Amyra pun duduk bergabung di sofa seraya mengibaskan rambut nya yang kini sudah panjang tergerai indah berwarna coklat .
" Ini beneran kamu kan ? Amyra ?" Tanya Bima seakan masih tak percaya .
" Bimaaaa ... Ini aku Amyra . Emang siapa lagi ?" ucap Amyra seraya tersenyum .
Bima tersadar dari terpana nya . Bima langsung melepas jaket nya dan menutup paha mulus Amyra dengan jaket nya .
Amyra tersenyum melihat tingkah Bima .
" oopss . Kaya nya aku harus ganti baju lagi yaa . Kalian kaya nya gak nyaman sama baju ini . Tunggu yaa . " ucap Amyra seraya bergegas masuk ke kamar nya untuk mengganti baju .
" Hampir saja gua hilang akal . " ucap Bima .
" Sama . " ucap Elvano yang masih merasa tak percaya dengan apa yang baru saja dia lihat .
" Ini cukup ?" ucap Amyra seraya menunjukan baju yang di pakainya saat ini . Masih cukup seksi namun tak terlalu menggoda iman .
Tanpa aba aba Amyra justru duduk di sofa panjang itu . Duduk di tengah antara Bima dan Elvano . Membuat Elvano dan Bima kembali terheran heran .
" Aku kangeeeennnnnn banget sama kalian berdua . " Ucap Amyra seraya kedua tangan nya merangkul pundak Bima dan Elvano .
Bima dan Elvano benar benar tak habis pikir dengan sikap Amyra saat ini .
Amyra yang saat ini bisa tersenyum lebar , ceria dan terlihat bahagia . Berbanding terbalik dengan Elvano dan Bima yang selama ini hampir frustasi mencari Amyra .
Amyra mengambil satu gelas coklat panas . Dan perlahan meminum nya .
" Ra ?" ucap Bima lembut .
" Yaa ?"
" Kamu baik baik aja kan ?" tanya Bima .
" Baik . Sangat baik . Emang kenapa ?" ucap Amyra .
" Syukurlah . "
__ADS_1
" lu seperti nya banyak berubah . " ucap Elvano .
" Kalau perubahan menjadi lebih baik itu gak apa apa kan ?" ucap Amyra seraya tersenyum .
" kemana aja kamu selama ini ?" tanya Bima .
" Ada .. Disini . " jawab Amyra tenang .
" Kamu tau kalau kita cari kamu sampe hampir gila ?" ucap Elvano .
" lu tau gak kalo tiap hari gua gak bisa tidur karena mikirin lu ! " ucap Elvano kesal .
" El !" Bima mencegah mulut Elvano agar tak terlalu mengintrogasi Amyra .
" Amyra .. " ucap Bima lembut . Amyra menoleh .
Bima mengambil gelas yang berada di tangan Amyra . Kemudian meletakan nya di meja .
Bima menggenggam kedua tangan Amyra lembut dan menatap lekat wajah cantik Amyra yang kini terlihat semakin cantik .
" apa yang sebenarnya terjadi selama ini ? Kenapa kamu menghilang begitu saja ?" tanya Bima lembut .
Amyra menghela nafas nya mempersiapkan jawaban atas pertanyaan Bima .
" Banyak yang terjadi . Tapi percayalah kalau yang aku lalui selama ini adalah hal yang baik . " ucap Amyra seraya tersenyum .
" Benarkah ?" tanya Bima memastikan .
Amyra mengangguk Pelan .
" Ahh . Ini . " Bima salah tingkah . Namun di sisi sana ada mata yang terlihat memanas .
" Ekheemm ." suara deheman Elvano terdengar sangat jelas .
" Eh lupa kalau ada Elvano . Sorry . " ucap Amyra seakan meledek .
" Bisa kita bicara berdua ?" tanya Elvano .
" Bicara disini aja . " ucap Bima .
Amyra tersenyum .
"Bagaimana kabar mu El ?" tanya Amyra lembut .
" Baik setelah lihat lu . Lu gak perlu tau kabar gua sebelum hari ini . " ucap Elvano kesal .
Amyra bisa dengan jelas melihat Elvano yang kini terlihat kurus dan kurang sehat .
" Bagaimana kabar keluarga mu ? " tanya Amyra .
" Baik . " jawab Elvano singkat .
" Terus gimana kabar pacar mu ? Ops . Kabar istrimu mungkin . " tanya Amyra dengan polos nya .
" Istri ? Maksud lu ?" Elvano kaget .
__ADS_1
" Yaa istri kamu itu yang tidur sama kamu dulu itu . " ucap Amyra tenang .
" Alisha ?" ucap Bima . Amyra mengangguk .
" Ara .. Dulu itu ada kesalahpahaman antara kita semua . " ucap Bima .
" Aku mau tau dari El langsung . " jari indah Amyra menutup mulut Bima .
" Lu harus nya tau kalau dulu itu cuma salah paham , gua dan dia itu gak ada apa apa . Dan itu cuma ulah dia yang gak tau diri . " ucap Elvano mencoba menjelaskan .
Amyra justru tersenyum .
" Aku tau kok . Aku tau segalanya . Dan makasih . " ucap Amyra .
" makasih ? Maksud nya ?" ucap Elvano heran .
" Ya makasih . Kalau dulu kamu gak buat aku kecewa dengan lihat kamu seranjang sama Alisha . Aku gak bakal pernah bisa dapatkan semua peninggalan orang tua ku . " ucap Amyra .
" Maksud nya ?" Bima heran .
" Yaa . Dulu ketika aku lari dari apartemen Elvano . Aku bertemu dengan Om Bagus . " ucap Amyra seraya menceritakan semua hingga akhirnya semua peninggalan orang tua nya termasuk rumah itu kembali ke tangan nya . Dan Bima pun mengerti .
" Kalo ku tau semua itu cuma salah paham , kenapa lu gak kembali ? Kenapa lu malah menghilang ?" tanya Elvano merasa tak percaya .
" apa harus aku kembali ?" tanya Amyra tenang .
" Lu gak tau kan gila nya gua cari lu sampe mau mati rasa nya !" ucap Elvano penuh penekanan .
" kamu mencintai ku El ?" pertanyaan Amyra yang bagai petir di siang bolong mampu membuat Elvano bungkam seketika .
Pertanyaan yang dengan mudah nya Amyra lontarkan .
Amyra sangat tau jelas kalau sejak dulu , Elvano tak pernah bisa mengucapkan kata cinta .
Amyra tersenyum melihat bungkam nya Elvano .
" Tanya pada dirimu sendiri El . Apa harus aku kembali saat itu ?" tanya Amyra bertubi tubi membuat Elvano bungkam .
" Aku sangat bersyukur berkat waktu aku sekarang bukan lagi Amyra yang lemah ." ucap Amyra .
" Tapi Ra . Dulu itu aku .. "
" ssttt ! Bisa kita jangan bicarakan masa lalu ?" ucap Amyra kembali membungkam Elvano .
" Amyra .. " Ucap Bima lembut seraya memegang pundak Amyra .
" Bima ,, apa kamu mencintai ku ?" tanya Amyra pada Bima .
" Yaa . Sudah jelas . Aku sangat mencintai mu sejak dulu . Kau tau itu kan . " jawab Bima yakin .
Elvano mengeraskan rahang nya menahan amarah nya .
"Amyra . " ucap Elvano seraya menarik tubuh Amyra kearah nya hingga kini kedua nya saling bertatapan .
" Apa kamu mencintai ku ?" tanya Elvano pada Amyra .
__ADS_1
***************