Cinta Satu Malam Amyra

Cinta Satu Malam Amyra
Elvina Reynard


__ADS_3

Pagi hari Antara terlihat sudah bersiap dan berdandan . Amurang menggunakan dress selutut berwarna putih pemberian Mama Rosa . Wajah cantik Antara yang polos tanpa makeup terpancar di pagi itu .


Elvano terbangun dari tidur nya . Elvano sejenak memperhatikan Amyra yang tengah merapikan pakaian nya .


" Mau kemana jam segini udah siap siap ?" tanya Elvano terlihat bingung .


" Bukan nya hari ini jadwal Tes DNA . " Ucap Amyra tanpa melihat Elvano .


" Oh iya . Aku hampir lupa . " ucap Elvano kemudian bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk bersiap .


Amyra duduk di tepi tempat tidur .


Amyra segera mengangkat ponsel nya yang berdering menandakan ada panggilan masuk .


" Halo . "


" Ra , hari ini tes DNA nya kan ? kamu udah siap ? apa aku perlu ikut ?" tanya Bima di balik telepon itu .


" Iya . Gak apa apa kok Bima , kamu gak perlu ikut . Kalo ada apa apa aku pasti langsung hubungi kamu . " ucap Amyra tenang .


" Baiklah , setelah selesai . Mampir lah ke sini , Ok . " ucap Bima .


" Baiklah . " jawab Amyra kemudian menutup telepon nya .


" Aku harap semua cepat selesai . " gumam nya dalam hati menggenggam erat ponsel yang ada di tangan nya .


Tak lama kemudian Elvano keluar dari kamar mandi , namun terlihat Amyra memalingkan wajahnya dari pandangan Elvano . Elvano merasa ada yang aneh dengan sikap Amyra pagi ini .


Elvano segera berpakaian dan bersiap .


Elvano menghampiri Amyra yang masih duduk di tepi ranjang . Elvano duduk berlutut di hadapan Amyra .


" Ada apa Ra ? " tanya Elvano lembut . Amyra hanya menggelengkan kepalanya . Elvano menghembuskan nafas nya berat .


Elvano yakin kalau sikap aneh Amyra pagi ini karena ulah nya semalam yang tak menjawab pertanyaan Amyra .


Amyra beranjak dari duduknya nya .


" Ayo , sudah siang . Nanti telat . " ucap Amyra kemudian berjalan keluar tanpa menghiraukan Elvano yang masih berjongkok di sana . Elvano hanya bisa diam melihat sikap Amyra saat ini .


****


Di rumah Keluarga Reynard -


" Pa , ayo . Nanti telat , ini udah jam 8 loh . " teriak Mama Rosa seraya bergegas keluar dari kamar nya di ikuti oleh papa David .


" Iya ma . Lagian kan kita janjian di rumah sakit , jadi pasti El sudah sampai duluan . " ucap papa David seraya merapihkan pakaian nya sembari berjalan keluar dari kamar .

__ADS_1


" Iya pa , tapi mama mau cepet cepet ketemu Amyra . Udah kangen . " ucap mama Rosa .


Mama Rosa duduk di ruang depan menunggu papa David . Mama Rosa sedikit merapikan riasan wajah nya dan bercermin .


Tak lama kemudian terlihat seorang wanita muda nan cantik masuk dari pintu utama .


Dengan mendorong sebuah koper yang cukup besar wanita itu masuk tanpa permisi .


" Mama mau kemana pagi pagi gini udah siap ?" tanya wanita muda cantik itu . Seketika mama Rosa menoleh .


" Vina ?" ucap mama Rosa terlihat kaget namun juga tersirat senyuman hangat di wajah nya .


" Kamu kenapa gak bilang kalo mau pulang ? dari kemarin mama telepon kamu gak angkat terus . " ucap mama Rosa .


" Pengen aja pulang . Lagian di sana sedang cuti kuliah , dan kebetulan aku juga ada ke urusan disini . " ucap wanita itu .


" Kalo mama tau kamu bakal pulang , kan mama bus jemput kamu di bandara . Udah hampir setahun mama gak ketemu kamu . " ucap Mama Rosa .


Wanita itu tak lain adalah Elvina Syahla Reynard , anak kedua dari keluarga Reynard. Adik kandung Elvano .


Paras cantik Vina yang diturunkan oleh mama Rosa , juga sifat angkuh dari Elvano terlihat dari cara nya berbicara .


Tak begitu sulit mengenali kalau Vina adalah adik dari Elvano , karena wajah mereka yang hampir seperti saudara kembar .


Dandanan yang terkesan eksentrik dan juga elegan membuat para pria menyukai keunikan nya .


Vina kemudian duduk di samping Mama Rosa .


" Mama kangen banget sama kamu ." ucap mama Rosa seraya memeluk erat anak perempuan satu satu nya itu .


" Iya aku juga kangen Ma . Makan nya aku pulang . " ucap Vina membalas pelukan mama nya itu .


" Tapi maaf sayang , mama hari ini buru buru . " ucap mama Rosa .


" Mau kemana ma ? " tanya Vina seraya melepaskan jaket yang ia kenakan .


" Mama mau ke rumah sakit sama papa . " ucap Mama Rosa .


" Ngapain ke rumah sakit ?" tanya Vina heran dan juga penasaran .


" Hari ini mama dan Papa mau tes DNA buat El dan calon istri nya yang sedang hamil . " ucap mama Rosa.


" hah ? calon istri ? siapa ma ?" Vina kaget dan juga penasaran .


" mama udah pernah chat kamu kan . Nama nya Maura , sekarang dia sedang hamil . Dan papa mau Tes DNA sebelum mereka menikah . " ucap Mama Rosa .


" Jadi beneran Kak El mau nikah ? Aku kira itu cuma bercanda . Biasa nya mama yang selalu berlebihan . " ucap Vina .

__ADS_1


" Mama udah gak sabar mau cepet liat El nikah Vin . " ucap Mama Rosa .


" Aku gak yakin kalo bayi yang perempuan kandung itu bayi nya Kak El mah . " ucap Vina begitu serius .


" Makan nya kita lihat hasil nya nanti . Kita buktiin semua . " ucap mama Rosa .


" Kau yakin kalo tuh perempuan pasti cuma liat harta Kak El doang . Ya kan ?" ucap Vina ketus .


" Kita belum tau yang sebenarnya Vin . Makan nya kita harus pastikan semua dengan benar . " ucap mama Rosa .


" Tapi aku gak bakal biarin Kak El menikah dengan perempuan yang cuma mau manfaatin Kak El . Liat aja nanti . " ucap Vina begitu yakin .


" Udah , mama yakin kamu pasti suka sama calon istri kakak mu itu . Dia cantik , manis , dan baik loh . " ucap Mama Rosa semangat .


" Gak yakin ah . Pasti cantikan Alisha . " ucap Vina ketus .


" Alisha lagi Alisha lagi . " ucap mama Rosa malas .


" Pasti kan ma . Pasti lebih baik Alisha dari pada perempuan gak jelas itu , kalo aja Kak El menikah dengan Alisha. " ucap Vina.


" Udah ah . Mama mau pergi sekarang . " ucap mama Rosa kemudian berjalan keluar menuju mobil .


" Gua gak bakal biarin Kak El menikah , selain sama Alisha . Gua yakin tuh perempuan pasti bukan perempuan baik baik . Gua bakal cari cara agar Kak El gak menikahi nya . " gumam Vina merasa kesal .


Vina memang sangat dekat dengan mantan pacar Elvano yaitu Alisha . Alisha adalah teman satu SMA Vina dulu . Alisha dan Elvano berpacaran sudah cukup lama hingga akhirnya tiga tahun lalu Alisha memilih untuk berkuliah di luar negeri karena tidak mau cepat menikah muda dengan Elvano .


Alisha pun sempat beralasan kalau sikap mama Rosa yang terlalu baik membuat nya risih dan terbebani , apalagi mama Rosa dan ibu Alisha sangat bersikeras ingin segera menikah kan Alisha dan Elvano .


Alisha memang sudah berencana menikah dengan Elvano . Namun Alisha pergi tanpa kabar .


Alisha pun memilih untuk meneruskan sekolah sebelum menikah dan meninggalkan Elvano tanpa sepatah kata pun , membuat Elvano akhir nya patah hati .


Elvano sempat mencari Alisha ke luar negeri . Namun Keluarga Alisha bilang kalau Alisha ingin fokus belajar dulu . Dan meminta Elvano untuk tak mengganggu nya .


Dengan rasa kecewa Elvano pun menyerah dari niat nya mencari Alisha .


Akibat patah hati itu . Semenjak kepergian Alisha , Elvano sering melampiaskan kekesalan nya dengan cara bermain main dengan para wanita cantik di luar sana layak nya seorang playboy .


Semua itu tetap saja tak bisa membuat luka di hati Elvano sembuh begitu saja . Setiap malam para wanita akan berlomba untuk hanya bisa duduk di samping Elvano .


Elvano hanya mencari pelampiasan atas sakit hati nya dengan bergonta ganti wanita .


Elvano berusaha untuk melupakan semua kenangan masa lalu nya bersama Alisha . Hingga saat ini belum pernah sekalipun Elvano mendapat kabar dari Alisha .


Kini kehadiran Amyra cukup membuat Elvano sedikit demi sedikit mulai melunturkan patah hati nya .


...*********************...

__ADS_1


__ADS_2