Cinta Satu Malam Amyra

Cinta Satu Malam Amyra
Dua Orang Berharga


__ADS_3

Pagi itu di tempat lain .


Pria itu terbangun dan menyadari kalau wanita yang semalam dia tiduri tidak ada di samping nya . Seketika Pria itu bangun .


Dia melihat ada noda darah di sprei tempat tidur itu .


Dia ingat betul kalau semalam dia telah mendapatkan keperawanan wanita itu .


" Siapa wanita itu ? bagaimana bisa seorang wanita malam masih perawan . " gumam Pria itu mengingat malam yang baru saja dia lewati itu .


Pria itu kini mencoba mencari keberadaan wanita itu , mencari ke setiap ruangan dan kamar mandi . Namun dia tidak menemukan nya .


" Kemana dia pergi ?" Pria itu terlihat kesal karena di sana memang hanya ada dirinya saja .


Bergegas pria itu berpakaian dan memanggil para penjaga .


Para penjaga dengan sigap berjajar di hadapan nya .


" Kemana wanita yang semalam bersama saya ?" tanya Pria itu dengan nada kesal .


" Semalam dia pamit pulang tuan muda . " jawab seorang penjaga .


" Siapa yang mengijinkan dia pergi !" teriak Pria itu kesal .


" Biasa nya tuan muda akan segera menyuruh para wanita yang menemani tuan untuk pergi . " Jawab penjaga itu .


BUG !


Pria itu menendang penjaga dengan sangat keras hingga tersungkur .


" Cari wanita itu sekarang ! Cari bahkan sampai ke ujung dunia !" perintah pria itu dengan penuh amarah .


Para penjaga pun bergegas keluar dari kamar tuan muda nya yang terlihat sangat marah .


" Berani nya dia pergi !" ucap kesal Pria itu .


Gavin Elvano Reynard , pria tampan ber umur 28 tahun itu . Seorang pengusaha muda yang kaya raya , Elvano adalah salah satu pengusaha yang sukses menjadi seorang pemilik perusahaan konstruksi berpengaruh di kota itu .


Sifat nya yang angkuh dan dingin , dan juga sering bergonta ganti wanita itu tak mengurangi ketampanan dan ke gagahan nya .


Dengan tubuh atletis dan wajah tampan nya membuat Elvano sangat di idamkan oleh para wanita . Tak sedikit wanita yang merangkak merayu agar dapat di tiduri oleh Elvano .


Elvano sudah biasa membawa wanita cantik untuk dia tiduri satu malam saja , lalu kemudian membuang para wanita yang sudah dia tiduri hanya untuk kesenangan saja .


Para penjaga dan pelayan sudah terbiasa dengan hal itu .


Maka dari itu para penjaga merasa heran , mengapa seorang Gavin Elvano Reynard mencari wanita yang baru saja dia tiduri .


" Aku bakal cari kamu dimana pun kamu berada !" tegas Elvano .


Elvano berniat untuk tidak melepaskan wanita yang semalam bersama nya itu , Elvano merasa belum puas dengan wanita itu .


**


Pagi pagi sekali Elsa langsung bergegas menuju tempat Bima setelah melihat pesan dari Bima . Ke khawatiran Elsa sedikit berkurang karena mengetahui kalau Amyra sekarang berada di tempat Bima .


" Dimana Amyra ?" tanya Elsa yang langsung masuk ke sanggar Bima .


" Dia masih tidur kayak nya . Duduk sini Sa , ada yang aku mau tanyakan . " ucap Bima mengajak Elsa untuk mengobrol di lantai satu karena tidak mau sampai membangun kan Amyra . Elsa pun menuruti nya .


" aku yakin kamu pasti tau tentang kehidupan Amyra . Jadi ku mohon jangan menutupi atau pun berbohong dengan jawaban dari pertanyaan ku Sa . " ucap Bima serius .


Elsa mengangguk .

__ADS_1


" Waktu itu di rumah sakit , apa yang kalian bicarakan dan aku dengar ? " tanya Bima .


Sejenak Elsa berpikir .


" Sebenar nya ,, Amyra sudah yatim piatu karena orang tua nya meninggal dalam kecelakaan 3 tahun yang lalu . Semenjak itu , seluruh kekayaan ortu Amyra diambil alih oleh Om nya , yaitu Om Bagja . " jelas Elsa . Bima mendengarkan dengan seksama .


" Terus ?" tanya Bima .


" Semenjak meninggal nya ortu , Amyra tinggal di rumah Om nya . Elsa selalu di perlakukan kasar , udah kaya babu pokok nya . Aku gak tega , makan nya sejak waktu itu Amyra jarang pulang ke rumah Om nya . Amyra lebih sering nginep di rumah aku Bima . " cerita Elsa .


" lalu apa yang Amyra alami sebelum aku nabrak dia ?" tanya Bima .


" Jadi ,, si Om nya yang gila itu suka banget judi dan berhutang . Bukan hanya sekali harta Amyra dia pake buat bayar hutang hutang nya , lebih parah nya lagi Om nya itu bukan hanya sekali mencoba melecehkan Amyra . Bahkan bukan sekali juga Om nya berniat menjual Amyra sama Pria hidung belang yang dia pinjami uang . " jelas Elsa dengan nada kesal .


" Jadi bener , waktu itu dia juga di jual oleh Om nya ?" tanya Bima lagi .


" Iya , untung aja dia keburu kabur . Kalau nggak kan gimana coba . " Elsa kesal setiap kali mengingat masalah itu .


Bima benar benar merasa marah dan kesal mendengar cerita Elsa .


" Jadi semalam kamu ketemu dia dimana ? Dia baik baik aja kan ?" tanya Elsa serius .


" Semalam dia nelpon aku sambil nangis , aku jemput dia di jalan . Aku gak bisa tanya apa yang terjadi , jadi aku rasa kalau kamu yang tanya dia pasti jawab . " Ucap Bima . Elsa mengangguk .


" Jangan terlalu mendesak nya Sa , aku yakin saat ini dia masih sakit . " ucap Bima .


" Aku tau sifat dia Bima , dia gak akan pernah cerita tentang masalah nya selain sama aku . " ucap Elsa .


" untuk beberapa saat ini biarin dia tinggal di sini dulu , disini akan lebih aman karena aku bakal jaga dia juga . " pinta Bima .


Elsa juga berpikir demikian , karena setiap hari Elsa harus pergi ke kantor nya . Elsa merasa dia tidak bisa seratus persen menjaga Amyra .


" Kalau gitu , aku titip dia Bima . Dia udah gak punya siapa siapa selain aku , jadi kumohon jaga dia . " ucap Elsa . Bima pun menyanggupi nya .


" Ra ? kami baik baik aja kan ?" tanya Elsa bergegas menghampiri Amyra yang duduk di tepi tangga .


Amyra tersenyum .


" Kamu lebih baik makan dulu kemudian istirahat , kalau perlu kita ke dokter . " ucap Bima .


" aku baik baik aja kok , makasih . Maaf juga jadi ngerepotin kamu Bima . " ucap Amyra .


" Ra , buat sementara . Kamu tinggal dulu di sini yaa , disini lebih aman karena Bima bakal jagain kamu . " ucap Elsa . Amyra pun mengangguk pelan .


Walaupun Amyra merasa tidak mau merepotkan Bima , namun Amyra juga berpikir memang untuk saat ini tempat inilah yang ter aman agar dia tidak di temukan oleh Om nya itu .


" Kamu harus cerita apa yang terjadi Ra . Apa Om Bagja lagi ? " bisik Elsa pelan .


Amyra hanya terdiam dan menundukkan kepalanya . Menunjukan bahwa pertanyaan Elsa memang benar ada nya .


" aku udah menduga nya . "Elsa kesal .


" Apa yang terjadi semalam Ra ? " tanya Elsa .


" Maaf Sa , untuk saat ini aku belum bisa cerita . " jawab Amyra dengan raut wajah bingung . Elsa mengerti dan tidak bertanya lagi .


" Aku pasti bakal cerita , tapi nggak sekarang . " ucap Amyra .


" Aku ngerti Ra . Kalau ada apa apa kamu harus langsung cerita . Ok ?" ucap Elsa .


Amyra mengangguk .


" Mulai saat ini kami berhenti kerja . " pinta Elsa .

__ADS_1


" Tapi Sa . "


" Elsa bener , mulai saat ini kamu bisa kerja disini . Bantu aku ajarin anak anak buat lukis . " ucap Bima .


" Baiklah . " dengan berat hati Amyra pun menerima nya .


" Nanti aku bawain barang barang dan baju kamu kesini Ra . Kamu tau kan kalau Om kamu tuh udah tau tempat tinggal aku . Jadi ada kemungkinan dia pasti nyariin kamu ke rumah aku . " ucap Elsa .


" Maaf ya Sa . Gara gara aku semua orang jadi kesusahan . " ucap Amyra merasa tidak enak .


" Udah Ra , kamu kan sahabat aku . Kamu udah aku anggap saudara sendiri , jadi jangan pernah berpikir gitu . " ucap Elsa seraya memeluk lembut sahabat nya itu .


" Makasih banyak Sa , kamu satu satu nya orang yang selalu bantu aku . " Ucap Amyra terharu .


Terdengar suara ponsel Bima berbunyi . Bima berjalan menjauhi Elsa dan Amyra untuk mengangkat telepon .


" Dimana kamu Bima ?" suara seorang pria di balik telepon .


" Di sanggar . " jawab Bima .


" Pantesan kamu gak pernah kesini , kapan bisa ketemu ? ada yang mau aku ceritain . " tanya pria di balik telepon .


" Beberapa waktu ini mungkin aku masih agak sibuk . Nanti kapan kapan aku ke sana . " jawab Bima .


" Yaelah , sibuk apaan sih ?"


" kenapa gak ajak si Theo aja ?" tanya Bima .


" Pengen nya kumpul bertiga kaya biasa ." ucap Pria itu .


" Ya , nanti kalau urusan ku udah beres aku ke sana . " ucap Bima kemudian menutup panggilan itu .


" Saat ini aku harus jagain Amyra . " gumam Bima menggenggam erat ponsel nya .


" Bima , aku pamit dulu ya . Mau ke kantor , sekalian nanti pulang kerja aku kesini bawain barang barang Amyra . " pamit Elsa .


" Baik lah , hati hati di jalan Sa . " ucap Bima melambaikan tangan nya . Elsa pun keluar dari sanggar itu .


Amyra berdiri di lantai 2 , menatap jendela besar yang berada di sana . Terlihat pemandangan belakang Sanggar itu .


" Indah .. " ucap Amyra merasakan ketenangan ketika melihat sebuah kebun dan kolam kecil di halaman belakang Sanggar itu .


" Memang indah , kenapa kamu gak coba ke sana Ra ." ucapan Bima membuyarkan lamunan Amyra .


" Eh , Bima . " ucap Amyra .


" Kamu sudah baikan ?" tanya Bima .


Amyra mengangguk dan tersenyum .


" Kalau butuh sesuatu , jangan sungkan Ra . " ucap Bima .


" Ini sudah lebih dari cukup buat aku . Aku udah terlalu banyak nyusahin orang lain , dan sekarang kamu ." ucap Amyra .


Bima berjalan mendekati Amyra .


" itu guna nya temen Ra . " ucap Bima lembut dengan senyum hangat nya .


Amyra merasa sangat beruntung kini memiliki 2 orang yang sangat peduli dan memperhatikan nya .



*******************

__ADS_1


__ADS_2