Cinta Satu Malam Amyra

Cinta Satu Malam Amyra
Mencintaimu


__ADS_3

" Elvano ." ucap Amyra dengan wajah yang memerah karena malu .


Amyra merasa malu ketika menyadari maksud dari ucapan Elvano .


Amyra harus nya menghindari Elvano agar bisa mengendalikan perasaan nya , namun kini justru membuat hubungan mereka menjadi lebih nyata .


" Ayo cepat turun , aku udah gak sabar mau terusin yang barusan . " Ajak Elvano kemudian keluar dari pintu mobil itu .


Amyra semakin malu dibuat nya .


Amyra perlahan turun dari mobil . Elvano menggandeng tangan Amyra mengajak nya masuk .


Rumah terlihat sepi karena jam menunjukan Sudah jam 10 malam .


" Kenapa sepi sekali ." ucap Amyra .


" Bagus dong . Jadi kita bisa langsung masuk kamar . " ucap Elvano seraya berjalan menuju kamar nya .


Tapi ternyata Mama Rosa mengetahui kalau anak dan calon menantu nya itu telah sampai .


Mama Rosa bergegas keluar dari kamar dan menghampiri Elvano yang hampir sampai ke kamar nya itu .


" Amyra ?" Mama Rosa langsung memeluk Amyra dengan hangat .


" Mama . " ucap Amyra .


" Mama kira kalian gak akan pulang . " ucap Mama Rosa .


" Tadi kami ke tempat Bima dulu . " ucap Elvano malas .


" Oh . "


" Udah ma . Kami mau istirahat , Amyra pasti sudah cape . " ucap Elvano .


" Makan malam lah dulu . " ucap Mama Rosa .


" Ya . Nanti . " ucap Elvano datar kemudian menarik tangan Amyra agar segera masuk ke kamar .


" Maaf Ma . " ucap Amyra merasa bersalah karena meninggalkan mama Rosa di luar kamar .


Mama Rosa hanya tersenyum melihat tingkah anak nya itu .


Setelah berhasil membawa Amyra masuk ke kamar , Elvano bergegas menutup pintu dan mengunci nya .


Mama Rosa hanya bisa kembali ke kamar nya karena Elvano yang terburu buru masuk ke kamar membawa Amyra .


" Elvano . Kamu keterlaluan , masa Mama Rosa kamu tinggal gitu aja . " ucap Amyra .


" Besok juga ketemu lagi . " ucap Elvano seraya melepaskan jaket yang ia kenakan .


" Tapi kan gak perlu langsung di tutup juga pintu nya El . " ucap Amyra .


Elvano menghampiri Amyra yang masih berdiri di dekat pintu .


Elvano berdiri tepat di hadapan Amyra .


" Kamu gak tau aku hampir gak bisa tahan diri tadi di mobil gara gara kamu . Jadi sekarang kamu harus terima hukuman nya . " ucap Elvano langsung mencium bibir Amyra .


Elvano benar benar mulai kecanduan ciuman Amyra . Dirinya selalu merasa tidak puas mencium Amyra .


Dengan posisi masih berciuman , Elvano menjatuhkan tubuh Amyra di sofa .


" El . "


Elvano melepas kaos yang ia kenakan kemudian melanjutkan ciuman nya pada bibir manis Amyra .


Elvano memangku tubuh Amyra di paha nya .


" Kamu benar benar bisa buat aku gila Amyra !" ucap Elvano penuh hasrat .


Elvano kembali mencium bibir Amyra , kini semakin bernafsu . Tangan nya mulai mencari jalan untuk bisa melepas dress yang di gunakan Amyra .

__ADS_1


" El . "


Elvano tak menghiraukan Amyra dan terus menciumi leher jenjang Amyra .


" Elvano !" ucap Amyra menghentikan kegiatan Elvano .


" Kenapa lagi Ra ? " Ucap Elvano gemas .


" Aku mau mandi dulu . " ucap Amyra .


Elvano memeluk perut Amyra .


" Gak boleh . Udah gini aja . " rengek Elvano .


" El . "


" Mandi nya nanti aja . " ucap Elvano masih membenamkan wajah nya pada dada Amyra dengan tangan yang memeluk Amyra .


" Elvano . " Amyra mencoba melepas tangan Elvano .


" Kamu kaya anak kecil !" ledek Amyra .


" Biarin ." ketus Elvano .


Amyra mengusap lembut rambut Elvano .


" Aku mandi dulu , Ya ?" ucap Amyra lembut .


" Mandi bareng ya ?" ucap Elvano dengan senyuman nakal .


" Nggak ah . " tolak Amyra malu memalingkan wajahnya .


" Kamu boleh mandi , tapi barengan . Gimana ?" Elvano semakin bersemangat .


" Elvano ." Amyra semakin gugup di buat nya .


Tanpa aba aba , Elvano langsung mengangkat tubuh Amyra menuju kamar mandi .


" El . "


" El . " gumam Amyra tertahan ketika kini Elvano kembali mencium bibir nya .


Elvano melepas dress yang di kenakan oleh Amyra dan melemparnya ke sembarang arah .


Kini Amyra hanya tinggal menghunakan pakaian dalam saja .


" Elvano . " ucap Amyra merasa malu mencoba menutup tubuh nya dengan tangan .


" Jangan di tutup Ra . " ucap Elvano .


Elvano dengan lembut membuka kaitan bra yang di gunakan Amyra .


Kini Elvano benar benar berhasil membuat Amyra tanpa sehelai benang pun .


" Ra . Kali ini kamu gak bakal bisa buat aku berhenti . " ucap Elvano yang semakin bergairah melihat pemandangan indah tubuh Amyra yang putih mulus .


Elvano menuntun Amyra hingga masuk ke dalam kamar mandi . Elvano perlahan menyalakan shower air hangat di sana .


Air shower yang hangat kini menghujani tubuh mereka berdua .


Elvano menyusuri setiap inci tubuh Amyra dengan bibir nya . Membuat Amyra pun semakin panas .


Sesekali Amyra mendesah dan menggeram karena rasa geli yang ia rasakan .


******* Amyra semakin membuat Elvano bersemangat .


Elvano pun kini melepas semua pakaian nya , hingga mereka berdua kini tanpa sehelai benang pun .


Tubuh mereka berdua yang basah karena guyuran air shower membuat suasana kamar mandi itu semakin panas .


Elvano semakin bergaitah ketika Amyra sesekali menyebut nama nya dengan suara yang parau dan menggemaskan .

__ADS_1


Amyra meremas rambut basah Elvano ketika kini Elvano menciumi kedua gunung kembar milik nya itu .


" Elvano . " desah Amyra .


Elvano membalikan tubuh Amyra . Elvano memeluk tubuh basah Amyra dari belakang .


Elvano menciumi leher dan pundak Amyra .


Elvano meneteskan sabun ke tubuh Amyra dan mulai mengusap nya lembut mulai dari leher dampai ke punggung Amyra .


Aroma sabun yang harum membuat Elvano semakin bersemangat untuk mengusap setiap inci tubuh Amyra .


Busa putih yang lembut kini sedikit demi sedikit tersapu oleh guyuran shower .


Elvano kembali memeluk Amyra dari belakang dan mencium tengkuk Amyra .


" Aku menginginkan mu . " ucap Elvano seketika membuat Amyra kaget . Amyra terdiam dengan pikiran yang entah berlarian kemana .


Ucapan Elvano benar benar membuat Amyra semakin bingung .


Dengan sangat jelas Amyra mendengar kalau Elvano menginginkan nya .


Namun pikiran Amyra mulai berputar .


Amyra kembali membalikan tubuh nya agar berhadapan dengan Elvano .


" Apa yang kamu inginkan ?" tanya Amyra .


" Kamu !" ucap Elvano serius .


" Tubuh ku ? Atau anak yang ada di dalam perut ku ?" tanya Amyra serius .


Elvano sejenak berpikir tentang pertanyaan Amyra .


Amyra mematikan shower . Hingga kini suasana di kamar mandi itu menjadi hening .


" Jawab ." tanya Amyra tidak sabar .


" maksud kamu apa Ra ?" tanya Elvano bingung .


Melihat raut wajah Amyra yang berubah membuat Elvano menyadari kalau ada yang salah terjadi .


" Aku tanya . Kamu menginginkan apa dariku ? " Tanya Amyra terlihat serius .


" Kamu menginginkan bayi yang ada di perutku atau hanya menginginkan tubuh ku ?" tanya Amyra dengan penuh tekanan .


Elvano sejenak berpikir .


" Aku menginginkan segala nya dari mu !" ucap Elvano .


Amyra terdiam . Perlahan Amyra melangkah mundur , punggung nya menempel pada dinding kamar mandi . Perlahan Amyra terduduk di lantai kamar mandi itu .


" Ra ? kamu kenapa ?" tanya Elvano yang mulai khawatir melihat raut wajah Amyra yang memucat .


Amyra terdiam .


Amyra tidak bisa berpikir jernih .


Amyra tidak bisa membedakan arti dari perkataan Elvano yang menginginkan segala nya dari nya .


" Apa yang akan kamu lakukan kalau aku tidak hamil ? apa kamu akan tetap menikahi ku ?" tanya Amyra dengan tatapan kosong .


" Ra . Aku cari kamu sejak kejadian malam itu tanpa aku tau kalau kamu sedang hamil . Sejak awal aku memang sudah mencari mu apapun yang terjadi aku hanya menginginkan mu !" jawab Elvano serius .


Amyra terdiam .


" Gak perlu alasan apapun buat aku nikahi kamu Ra . "


" Aku mencintai mu ! Aku sudah jatuh cintavpada mu sejak awal kita bertemu !" ucap Elvano serius .


Elvano memeluk Amyra yang tengah terduduk di lantai .

__ADS_1


" Aku mencintai mu Ra !"


...*************...


__ADS_2