Cinta Satu Malam Amyra

Cinta Satu Malam Amyra
Kalah Satu Langkah


__ADS_3

" Tapi gua gak bakalan lakuin itu ke dia ! Gak akan pernah ." ucap Elvano yang mulai terbawa emosi .


Dirinya juga sebenar nya menyadari kalau selama ini Elvano adalah seorang play boy , dalam satu malam Elvano bisa saja bermain main dengan beberapa wanita cantik yang dengan senang hati melayani nya .


Bagaimana tidak , wajah Elvano yang tampan badan yang atletis , juga seorang pengusaha muda kaya raya . Tidak mungkin ada wanita yang menolak nya .


Elvano melakukan itu hanya untuk kesenangan nya saja semenjak dirinya di campakkan oleh cinta pertama nya .


Semenjak cinta pertama nya pergi ke luar negeri tanpa kabar , Elvano sering melampiaskan hasrat nya pada wanita wanita itu .


" Pegang omongan lu El !" Bima mencekram kerah baju Elvano .


" Bima ?" Amyra kaget dengan perbuatan Bima ke Elvano .


" Ra . " Bima segera melepaskan cengkraman tangan nya dari baju Elvano .


Elvano merapihkan baju nya .


Amyra berjalan menghampiri mereka berdua .


" Ada apa ?" Amyra bertanya seakan tidak tau tentang apa yang baru saja mereka bicarakan .


" Nggak kok . Gak ada apa apa . " ucap Bima .


" Bisa kita pergi sekarang ?" ajak Elvano yang menahan amarah nya .


" Tunggu dulu , aku udah telpon Elsa . Katanya dia mau kesini sebentar lagi ." ucap Amyra .


Elvano memalingkan wajah nya kesal .


" Ada beberapa barang yang aku perlu di rumah Elsa , dia bawain kesini . " ucap Amyra .


" Ya . " jawab Elvano singkat .


" Gak apa apa kan ?" tanya Amyra .


" Gak apa apa . Kamu udah makan ?" tanya Bima lembut . Amyra menggelengkan kepala nya .


" Yaudah , kita makan dulu . Ok . " ajak Bima .


" Oke siap . " ucap Amyra antusias .


" Makan apa kita , Bima ? Aku mau yang pedas pedas , atau yang berkuah boleh ?" Bima berjalan menuju dapur , di ikuti oleh Amyra yang tak henti nya berbicara layaknya seorang anak kecil yang hendak di kasih makan .


Elvano memperhatikan dengan kesal .


" kaya nya si Bima beneran serius sama dia !" gumam Elvano kesal . Elvano pun mengikuti langkah mereka dan duduk di meja makan seraya memperhatikan Bima yang tengah masak bersama Amyra yang membantu nya .


Tak sekali Amyra tertawa bercanda bersama Bima , memang seperti itulah keseharian Amyra di tempat Bima . Amyra sangat senang ketika bisa memasak bersama Bima .


Elvano merasa kalau dirinya memang tertinggal jauh dari Bima yang sudah sangat akrab dengan Amyra .


Tak lama kemudian Elsa pun datang membawa beberapa tas .


" Elsa ." Amyra melambaikan tangan nya .


Elsa membalas nya kemudian duduk berhadapan dengan Elvano .


" Hey !" tanya Elsa ketus .


" Apa ?" jawaban Elvano pun tak kalah ketus nya .


" Jadi bener keluarga kamu minta Amyra buat tes DNA ?" tanya Elsa . Elvano mengangguk malas .

__ADS_1


" Wah ! Beneran . Mereka gak percaya sama anak nya sendiri ? Mereka gak percaya kalau anak yang di ada di dalam perut Amyra tuh anak kamu . Ya kan ?" Elsa tak habis pikir .


Elvano tak menjawab nya .


" Kira kira sampe kapan dia tinggal di rumah orang tua mu ?" tanya Elsa .


" Tes DNA nya sekitar 5 hari lagi , hasil nya seminggu . " ucap Elvano .


" Berarti sekitar 2 minggu Amyra bakal tinggal disana ?" ucap Elsa.


" Ya ." jawab Elvano singkat seraya mata nya tak henti memperhatikan Amyra .


" Awas kalo sampe ada apa apa terjadi sama dia !" ancam Elsa . Elvano hanya menjawab nya dengan gumaman .


" Aku serius Elvano !" Elsa kesal melihat Elvano yang tak serius dengan jawaban nya .


" Kamu tau kan kalo Bima juga menyukai Amyra ?" tanya Elsa . Elvano terdiam .


" Jangan sampai aku juga dukung Bima buat dapetin Amyra . " ucap Elsa serius .


" Maksud ?" Elvano bingung dengan ucapan Elsa .


" Yaaa ,, emang aku sih sebenarnya lebih pilih Bima yang baik dari pada cowok kaya kamu yang arogan , angkuh dan playboy . Tapi mau tidak mau anak yang di kandung Amyra butuh sosok seorang ayah , dan alangkah baik nya kalau itu ya kamu . Ayah kandung nya . " jelas Elsa .


Elvano berpikir sejenak memikirkan kata kata Elsa .


" Soal nya yang aku tau , Amyra menolak tawaran Bima untuk menikahi nya . " ucap Elsa .


" Kenapa ?" Elvano mulai penasaran .


Elvano sangat tau kalau saat ini laki laki yang paling dekat dengan Amyra ialah Bima , Elvano pun merasa kalau Bima dan Amyra memiliki perasaan yang sama .


Namun mendengar kalau Amyra menolak untuk di nikahi oleh Bima membuat Elvano heran .


" Kalau setelah bayi itu lahir aku gak lepasin dia gimana ?" tanya Elvano .


Elsa tertawa lucu .


" Ayolah , aku tau kamu tuh udah terlalu banyak temui wanita cantik . Ya kan , gak mungkin juga kan kamu beneran suka sama Amyra . Apalagi kehamilan nya itu hanya sebuah kecelakaan , bukan karena cinta . " Elsa merasa demikian .


" Kalo aku bilang , aku serius suka sama Amyra gimana ?" ucapan Elvano mampu membuat tawa Elsa berhenti .


" Hmm ,, emang Amyra bakal mau gitu sama kamu ?" tanya Elsa membalikan pertanyaan Elvano .


" Di dunia ini , gak ada yang gak bisa aku lakuin !" ucap Elvano serius .


Elsa tertegun mendengar ucapan Elvano .


" Makanan udah siap . " Ucap Amyra menyodorkan beberapa makanan di meja dengan senyuman nya .


Elsa terlihat antusias .


" Wah , enak nih . Pasti buatan Bima . " ucap Elsa .


" Iya . " jawab Bima seraya ikut duduk di sana .


Kini Amyra dan Elsa duduk berhadapan dengan Bima dan Elvano . Bima duduk persis berhadapan dengan Amyra .


" Yuk makan yuk . " Ajak Amyra senang .


" Hmm ,, enak nyaaaa ... " ucap Amyra meresapi enak nya kuah sup yang di buat Bima .


" Sini coba . " Amyra menyodorkan sesendok sup ke mulut Bima . Bima pun langsung melahap nya .

__ADS_1


" Hmm , Iya . Enak . " ucap Bima . Elvano mulai kesal melihat nya .


Elsa menyadari kalau sedari tadi Elvano mulai kesal dan cemburu . Kini Elsa pun bisa merasakan kalau Elvano tak kalah serius nya ingin mendapat kan Amyra .


" Wah , persaingan sengit nih . " gumam Elsa dalam hati .


Bima langsung berdiri menyodorkan segelas air minum pada Amyra yang tersedak makanan nya .


" Pelan pelan . " ucap Bima . Amyra mengangguk .


Amyra masih terbatuk karena tersedak .


" Nanti di sana , jangan lupa pola makan kamu dijaga . Ok " ucap Bima .


" Iya , bawel . " jawab Amyra .


Amyra selalu terasa nyaman dan ceria ketika bersama Bima , hal itu pun di rasakan Elvano .


Elvano melihat tawa lepas Amyra ketika bersama Bima .


" Kamu gak makan El ?" tanya Bima membuyarkan pikiran Elvano .


" Nggak . " jawab Elvano singkat .


" Makan lah , enak kok . Masakan Bima terbaik pokok nya . " ucap Amyra semangat justru membuat Elvano semakin malas .


" Aku tunggu di mobil . " Elvano berdiri kemudian berjalan keluar .


" Kenapa sih tuh orang ? ketus mulu . " ucap Elsa .


" Dia emang acuh orang nya . " jawab Bima .


" Apa dia marah ?" Amyra merasa kalau Elvano sedang marah .


" Nggak kok , udah cepet makan nya . " ucap Bima .


Amyra masih merasa begitu .


*******


Amyra , Elsa dan Bima pun keluar dari pintu depan setelah selesai dengan barang bawaan Amyra .


" Kalo ada apa apa , langsung hubungi aku . " ucap Bima .


" Iya . " jawab Amyra .


Amyra memeluk Bima untuk berpisah .


" Kaya yang mau pisah planet aja , mesti gituh peluk pelukan dulu ?" ejek Elsa .


" Yey , sirik . " Amyra balik mengejek Elsa .


Elvano memperhatikan nya di balik kaca mobil dan langsung membunyikan klakson mobil nya dengan keras . Membuat mereka bertiga kaget dan kesal .


" Ih gak jelas banget sih tuh orang ! Berisik !" kesal Elsa .


" Udah , udah . Aku pamit dulu ya .. Bye .. " pami Amura kemudian masuk kedalam mobil .


Hawa kesal terasa ketika Amyra melihat wajah tampan Elvano yang terlihat marah .


" huh ..kok aura nya gini ya ?" gumam Amyra serba salah .


...*********************...

__ADS_1


__ADS_2