
" Tapi gua gak bakalan lakuin itu ke dia ! Gak akan pernah ." ucap Elvano yang mulai terbawa emosi .
Dirinya juga sebenar nya menyadari kalau selama ini Elvano adalah seorang play boy , dalam satu malam Elvano bisa saja bermain main dengan beberapa wanita cantik yang dengan senang hati melayani nya .
Bagaimana tidak , wajah Elvano yang tampan badan yang atletis , juga seorang pengusaha muda kaya raya . Tidak mungkin ada wanita yang menolak nya .
Elvano melakukan itu hanya untuk kesenangan nya saja semenjak dirinya di campakkan oleh cinta pertama nya .
Semenjak cinta pertama nya pergi ke luar negeri tanpa kabar , Elvano sering melampiaskan hasrat nya pada wanita wanita itu .
" Pegang omongan lu El !" Bima mencekram kerah baju Elvano .
" Bima ?" Amyra kaget dengan perbuatan Bima ke Elvano .
" Ra . " Bima segera melepaskan cengkraman tangan nya dari baju Elvano .
Elvano merapihkan baju nya .
Amyra berjalan menghampiri mereka berdua .
" Ada apa ?" Amyra bertanya seakan tidak tau tentang apa yang baru saja mereka bicarakan .
" Nggak kok . Gak ada apa apa . " ucap Bima .
" Bisa kita pergi sekarang ?" ajak Elvano yang menahan amarah nya .
" Tunggu dulu , aku udah telpon Elsa . Katanya dia mau kesini sebentar lagi ." ucap Amyra .
Elvano memalingkan wajah nya kesal .
" Ada beberapa barang yang aku perlu di rumah Elsa , dia bawain kesini . " ucap Amyra .
" Ya . " jawab Elvano singkat .
" Gak apa apa kan ?" tanya Amyra .
" Gak apa apa . Kamu udah makan ?" tanya Bima lembut . Amyra menggelengkan kepala nya .
" Yaudah , kita makan dulu . Ok . " ajak Bima .
" Oke siap . " ucap Amyra antusias .
" Makan apa kita , Bima ? Aku mau yang pedas pedas , atau yang berkuah boleh ?" Bima berjalan menuju dapur , di ikuti oleh Amyra yang tak henti nya berbicara layaknya seorang anak kecil yang hendak di kasih makan .
Elvano memperhatikan dengan kesal .
" kaya nya si Bima beneran serius sama dia !" gumam Elvano kesal . Elvano pun mengikuti langkah mereka dan duduk di meja makan seraya memperhatikan Bima yang tengah masak bersama Amyra yang membantu nya .
Tak sekali Amyra tertawa bercanda bersama Bima , memang seperti itulah keseharian Amyra di tempat Bima . Amyra sangat senang ketika bisa memasak bersama Bima .
Elvano merasa kalau dirinya memang tertinggal jauh dari Bima yang sudah sangat akrab dengan Amyra .
Tak lama kemudian Elsa pun datang membawa beberapa tas .
" Elsa ." Amyra melambaikan tangan nya .
Elsa membalas nya kemudian duduk berhadapan dengan Elvano .
" Hey !" tanya Elsa ketus .
" Apa ?" jawaban Elvano pun tak kalah ketus nya .
" Jadi bener keluarga kamu minta Amyra buat tes DNA ?" tanya Elsa . Elvano mengangguk malas .
__ADS_1
" Wah ! Beneran . Mereka gak percaya sama anak nya sendiri ? Mereka gak percaya kalau anak yang di ada di dalam perut Amyra tuh anak kamu . Ya kan ?" Elsa tak habis pikir .
Elvano tak menjawab nya .
" Kira kira sampe kapan dia tinggal di rumah orang tua mu ?" tanya Elsa .
" Tes DNA nya sekitar 5 hari lagi , hasil nya seminggu . " ucap Elvano .
" Berarti sekitar 2 minggu Amyra bakal tinggal disana ?" ucap Elsa.
" Ya ." jawab Elvano singkat seraya mata nya tak henti memperhatikan Amyra .
" Awas kalo sampe ada apa apa terjadi sama dia !" ancam Elsa . Elvano hanya menjawab nya dengan gumaman .
" Aku serius Elvano !" Elsa kesal melihat Elvano yang tak serius dengan jawaban nya .
" Kamu tau kan kalo Bima juga menyukai Amyra ?" tanya Elsa . Elvano terdiam .
" Jangan sampai aku juga dukung Bima buat dapetin Amyra . " ucap Elsa serius .
" Maksud ?" Elvano bingung dengan ucapan Elsa .
" Yaaa ,, emang aku sih sebenarnya lebih pilih Bima yang baik dari pada cowok kaya kamu yang arogan , angkuh dan playboy . Tapi mau tidak mau anak yang di kandung Amyra butuh sosok seorang ayah , dan alangkah baik nya kalau itu ya kamu . Ayah kandung nya . " jelas Elsa .
Elvano berpikir sejenak memikirkan kata kata Elsa .
" Soal nya yang aku tau , Amyra menolak tawaran Bima untuk menikahi nya . " ucap Elsa .
" Kenapa ?" Elvano mulai penasaran .
Elvano sangat tau kalau saat ini laki laki yang paling dekat dengan Amyra ialah Bima , Elvano pun merasa kalau Bima dan Amyra memiliki perasaan yang sama .
Namun mendengar kalau Amyra menolak untuk di nikahi oleh Bima membuat Elvano heran .
" Kalau setelah bayi itu lahir aku gak lepasin dia gimana ?" tanya Elvano .
Elsa tertawa lucu .
" Ayolah , aku tau kamu tuh udah terlalu banyak temui wanita cantik . Ya kan , gak mungkin juga kan kamu beneran suka sama Amyra . Apalagi kehamilan nya itu hanya sebuah kecelakaan , bukan karena cinta . " Elsa merasa demikian .
" Kalo aku bilang , aku serius suka sama Amyra gimana ?" ucapan Elvano mampu membuat tawa Elsa berhenti .
" Hmm ,, emang Amyra bakal mau gitu sama kamu ?" tanya Elsa membalikan pertanyaan Elvano .
" Di dunia ini , gak ada yang gak bisa aku lakuin !" ucap Elvano serius .
Elsa tertegun mendengar ucapan Elvano .
" Makanan udah siap . " Ucap Amyra menyodorkan beberapa makanan di meja dengan senyuman nya .
Elsa terlihat antusias .
" Wah , enak nih . Pasti buatan Bima . " ucap Elsa .
" Iya . " jawab Bima seraya ikut duduk di sana .
Kini Amyra dan Elsa duduk berhadapan dengan Bima dan Elvano . Bima duduk persis berhadapan dengan Amyra .
" Yuk makan yuk . " Ajak Amyra senang .
" Hmm ,, enak nyaaaa ... " ucap Amyra meresapi enak nya kuah sup yang di buat Bima .
" Sini coba . " Amyra menyodorkan sesendok sup ke mulut Bima . Bima pun langsung melahap nya .
__ADS_1
" Hmm , Iya . Enak . " ucap Bima . Elvano mulai kesal melihat nya .
Elsa menyadari kalau sedari tadi Elvano mulai kesal dan cemburu . Kini Elsa pun bisa merasakan kalau Elvano tak kalah serius nya ingin mendapat kan Amyra .
" Wah , persaingan sengit nih . " gumam Elsa dalam hati .
Bima langsung berdiri menyodorkan segelas air minum pada Amyra yang tersedak makanan nya .
" Pelan pelan . " ucap Bima . Amyra mengangguk .
Amyra masih terbatuk karena tersedak .
" Nanti di sana , jangan lupa pola makan kamu dijaga . Ok " ucap Bima .
" Iya , bawel . " jawab Amyra .
Amyra selalu terasa nyaman dan ceria ketika bersama Bima , hal itu pun di rasakan Elvano .
Elvano melihat tawa lepas Amyra ketika bersama Bima .
" Kamu gak makan El ?" tanya Bima membuyarkan pikiran Elvano .
" Nggak . " jawab Elvano singkat .
" Makan lah , enak kok . Masakan Bima terbaik pokok nya . " ucap Amyra semangat justru membuat Elvano semakin malas .
" Aku tunggu di mobil . " Elvano berdiri kemudian berjalan keluar .
" Kenapa sih tuh orang ? ketus mulu . " ucap Elsa .
" Dia emang acuh orang nya . " jawab Bima .
" Apa dia marah ?" Amyra merasa kalau Elvano sedang marah .
" Nggak kok , udah cepet makan nya . " ucap Bima .
Amyra masih merasa begitu .
*******
Amyra , Elsa dan Bima pun keluar dari pintu depan setelah selesai dengan barang bawaan Amyra .
" Kalo ada apa apa , langsung hubungi aku . " ucap Bima .
" Iya . " jawab Amyra .
Amyra memeluk Bima untuk berpisah .
" Kaya yang mau pisah planet aja , mesti gituh peluk pelukan dulu ?" ejek Elsa .
" Yey , sirik . " Amyra balik mengejek Elsa .
Elvano memperhatikan nya di balik kaca mobil dan langsung membunyikan klakson mobil nya dengan keras . Membuat mereka bertiga kaget dan kesal .
" Ih gak jelas banget sih tuh orang ! Berisik !" kesal Elsa .
" Udah , udah . Aku pamit dulu ya .. Bye .. " pami Amura kemudian masuk kedalam mobil .
Hawa kesal terasa ketika Amyra melihat wajah tampan Elvano yang terlihat marah .
" huh ..kok aura nya gini ya ?" gumam Amyra serba salah .
...*********************...
__ADS_1