Cinta Satu Malam Amyra

Cinta Satu Malam Amyra
tersinggung


__ADS_3

" El ! Kenapa kamu membuka baju ?" kaget Amyra seraya menutup mata nya dengan telapak tangan nya.


" Aku kan mau ganti baju . " polis Elvano .


" Tapi gak disini juga . Kan bisa di kamar mandi ." ucap Amyra gugup .


Elvano memegang tangan yang digunakan Amyra untuk menutup mata nya .


" kalau mau lihat . Lihat saja . Aku tau kamu mau lihat " ucap Elvano meledek .


" Lihat apa ?"


" Ini ." ucap Elvano seraya mengisyaratkan mata nya ke dada bidang milik nya itu .


Mata Amyra pun penasaran melihat apa yang hendak di tunjukkan Elvano .


" El !" pukul Amyra pada dada bidang Elvano dengan kesal .


Elvano tertawa kecil dibuat nya .


" Iya maaf . " ucap Elvano di sela tawa nya .


" Cepetan tidur . Aku ngantuk ." ucap Amyra dengan nada ketus nya .


Amyra pun berjalan menuju tempat tidur nya .


" Beneran mau tidur ?" tanya Elvano .


" Ya iyalah . Emang mau ngapain lagi coba ?" jawab ketus Amyra seraya naik ke tempat tidur nya .


" Hmm . Padahal aku masih mau ngobrol banyak sama kamu . " ucap Elvano dengan tatapan memelas layak nya seorang anak kecil yang meminta permen pada ibu nya .


" Yaudah . Sini . " ucap Amyra seraya menepuk tempat kosong di ranjang nya itu karena merasa tidak tega melihat wajah tampan Elvano memelas seperti itu .


Elvano pun dengan semangat langsung menaiki tempat tidur itu . Dan duduk berhadap hadap pan dengan Amyra .


" Mau ngobrol apa ?" tanya Amyra .


" Hmmm ... Apa yaa ?" pikir Elvano .


" Kata nya mau ngobrol ?"


" Iyaaa . Tapi saking banyak nya yang mau aku obrolin sama kamu . Sampai sampai aku bingung harus memulai dari mana . " ucap Elvano .


Amyra tersenyum .


" Kita masih punya banyak waktu kan untuk ngobrol ?" ucap Amyra .


Elvano menatap lekat wajah Amyra yang melahirkan senyum indah itu .


" Bisa janji satu hal ?" tanya Elvano .


" hmm ?"


" Jangan pernah menghilang lagi ." pinta Elvano .


Amyra terdiam .

__ADS_1


" Kamu gak bakal tau bagaimana gila nya aku selama kamu menghilang . Mencari mu setiap hari . Berharap kamu baik baik saja . " ucap Elvano serius .


Amyra masih terdiam .


" Aku bener bener udah putus asa dan gak tau harus cari kamu kemana lagi . Dan yang paling bikin aku hancur adalah alasan kamu pergi itu karena kesalahan ku . " ucap Elvano menyesal .


Amyra tak kalah menyesal nya dengan Elvano . Amyra yang pergi tanpa sepatah kata pun telah membuat Elvano dan Bima sangat sedih .


Amyra yang seharusnya tidak pergi dan menghilang .


" Maaf . " ucap Amyra sesal .


" Kenapa kamu minta maaf ?"


" maaf karena telah membuat kalian jadi seperti ini . " ucap Amyra .


" Hey . Kamu gak salah . Kamu baik baik aja udah cukup buat aku dan Bima . Asal kamu jangan pernah berfikir untuk menghilang lagi . " ucap Elvano seraya memegang kedua pipi Amyra . Amyra mengangguk pelan .


Amyra memeluk Elvano .


" Jangan harap kamu bisa pergi lagi Amyra . Mulai saat ini aku gak bakal pernah biarin kamu pergi lagi . " ucap Elvano tegas .


" aku bakal di penjara kah ?" tanya Amyra dengan polos nya .


" Iya . Aku penjarakan di hati aku . " ucap Elvano diakhiri tawa nya .


" Ih dasar . " cubit Amyra di perut sixpack Elvano .


" Aw ! Sakit Ra .. " pekik Elvano yang memang kesakitan karena cubitan Amyra di perut nya .


" Makan nya jangan gombal !" ketus Amyra seraya melipat kedua tangan di dada nya .


" Selama kamu pergi . Tiada hari aku tanpa merindukan mu Ra . Sampai hampir mati aku nahan rindu . " ucap Elvano .


" Tuh kan . Jurus gombal nya mulai aktif . " ledek Amyra .


" Aku serius Ra . Emang kamu selama ini gak pernah gitu sekalipun merindukan ku . " ucap Elvano sedih .


" Hmm .. Pernah gak yaa ???" ucap Amyra di iringi canda nya .


" Aku serius Amyra . " ucapan Elvano kini serius .


Amyra terdiam sejenak.


" Ada waktu di setiap hari yang selalu aku siapkan hanya untuk sekedar merindukan mu El " ucap Amyra .


" Tanya satu hal boleh ?" pinta Elvano dan Amyra menganggukkan kepala nya .


" Apa kamu masih mencintai ku ?" Tanya Elvano Serius dan tepat sasaran .


HEADSHOOT !


Amyra tak bisa berkata kata lagi . Mulut nya seakan membeku mendengar pertanyaan Elvano .


" Jawab Ra . "


" Aku ,, " Amyra benar benar tidak tau lagi harus menjawab apa .

__ADS_1


Saat ini Hati dan pikiran nya bertolak belakang dengan mulut nya . Padahal hati dan pikiran nya semua tertuju pada Elvano . Namun bibir nya justru berkata lain .


" Entahlah . "


DEG !


Jawaban Amyra membuat Elvano bungkam .


Amyra tak percaya dengan apa yang baru saja dia katakan pada Elvano .


Elvano menghela nafas nya . Kemudian turun dari tempat tidur kemudian berdiri .


" Sudah malam . Tidurlah . " ucap Elvano terasa dingin .


Elvano memposisikan tubuh nya untuk berbaring . Sedangkan Amyra hanya memperhatikan Elvano .


" El ?" panggil Amyra lembut .


" hmm ?" jawab Elvano dengan mata terpejam .


" Kamu marah ?" tanya Amyra .


" nggak . Kenapa aku harus marah ?" jawab Elvano .


" tapi , kenapa kamu gak tanya apa apa lagi tentang perasaan ku ?" ucap Amyra .


mau tak mau Elvano pun kembali duduk di hadapan Amyra .


" Apa yang harus aku tanyakan lagi pada mu ?"


Amyra terdiam .


" Kamu sudah tidak mencintai ku kan ? Ok . Gak apa apa kok , cukup aku saja yang mencintai mu . Kamu cukup berada saja di samping ku , tak peduli bagaimana perasaan mu padaku . " ucap Elvano serius .


" Lalu kenapa kamu membalas ciuman ku tadi kalau kamu sudah tak punya perasaan pada ku ?" desak Elvano .


" Aku cuma penasaran aja . " jawab Amyra asal .


Tak di sangka jawaban asal itu justru membuat Elvano tersinggung .


Tiba tiba Elvano turun dari tempat tidur .


" Kamu mau kemana ? " tanya Amyra panik ketika Elvano kembali mengganti pakaian nya . Amyra langsung turun dari tempat tidur menghampiri Elvano .


" El . Kamu mau kemana ? Ini sudah malam . " panik Amyra yang yakin kalau Elvano akan pergi setelah memakai jaket nya kembali .


" Aku ada urusan . Istirahat lah . " ucap Elvano seraya mengusap lembut puncak kepala Amyra .


" Nggak ! Jangan pergi !" paksa Amyra .


" Apa rasa penasaran mu belum puas , makanya kamu gak ijinin aku pergi ? " ucap Elvano yang kini telah selesai mengenakan jaket nya .


" Bukan gitu El . " Amyra berusaha menjelaskan tentang ucapan nya yang salah dan menyinggung Elvano .


Elvano membuka pintu dan keluar dari kamar itu di ikuti Amyra yang masih berusaha menjelaskan .


" Kasih aku satu alasan bagus untuk nggak pergi . " pinta Elvano . Amyra terdiam . Elvano pun kembali melangkahkan kaki nya karena Amyra tak memberi alasan .

__ADS_1


" Aku mencintai mu Elvano !" Teriak Amyra putus a .


__ADS_2