
" El ! Kenapa kamu membuka baju ?" kaget Amyra seraya menutup mata nya dengan telapak tangan nya.
" Aku kan mau ganti baju . " polis Elvano .
" Tapi gak disini juga . Kan bisa di kamar mandi ." ucap Amyra gugup .
Elvano memegang tangan yang digunakan Amyra untuk menutup mata nya .
" kalau mau lihat . Lihat saja . Aku tau kamu mau lihat " ucap Elvano meledek .
" Lihat apa ?"
" Ini ." ucap Elvano seraya mengisyaratkan mata nya ke dada bidang milik nya itu .
Mata Amyra pun penasaran melihat apa yang hendak di tunjukkan Elvano .
" El !" pukul Amyra pada dada bidang Elvano dengan kesal .
Elvano tertawa kecil dibuat nya .
" Iya maaf . " ucap Elvano di sela tawa nya .
" Cepetan tidur . Aku ngantuk ." ucap Amyra dengan nada ketus nya .
Amyra pun berjalan menuju tempat tidur nya .
" Beneran mau tidur ?" tanya Elvano .
" Ya iyalah . Emang mau ngapain lagi coba ?" jawab ketus Amyra seraya naik ke tempat tidur nya .
" Hmm . Padahal aku masih mau ngobrol banyak sama kamu . " ucap Elvano dengan tatapan memelas layak nya seorang anak kecil yang meminta permen pada ibu nya .
" Yaudah . Sini . " ucap Amyra seraya menepuk tempat kosong di ranjang nya itu karena merasa tidak tega melihat wajah tampan Elvano memelas seperti itu .
Elvano pun dengan semangat langsung menaiki tempat tidur itu . Dan duduk berhadap hadap pan dengan Amyra .
" Mau ngobrol apa ?" tanya Amyra .
" Hmmm ... Apa yaa ?" pikir Elvano .
" Kata nya mau ngobrol ?"
" Iyaaa . Tapi saking banyak nya yang mau aku obrolin sama kamu . Sampai sampai aku bingung harus memulai dari mana . " ucap Elvano .
Amyra tersenyum .
" Kita masih punya banyak waktu kan untuk ngobrol ?" ucap Amyra .
Elvano menatap lekat wajah Amyra yang melahirkan senyum indah itu .
" Bisa janji satu hal ?" tanya Elvano .
" hmm ?"
" Jangan pernah menghilang lagi ." pinta Elvano .
Amyra terdiam .
__ADS_1
" Kamu gak bakal tau bagaimana gila nya aku selama kamu menghilang . Mencari mu setiap hari . Berharap kamu baik baik saja . " ucap Elvano serius .
Amyra masih terdiam .
" Aku bener bener udah putus asa dan gak tau harus cari kamu kemana lagi . Dan yang paling bikin aku hancur adalah alasan kamu pergi itu karena kesalahan ku . " ucap Elvano menyesal .
Amyra tak kalah menyesal nya dengan Elvano . Amyra yang pergi tanpa sepatah kata pun telah membuat Elvano dan Bima sangat sedih .
Amyra yang seharusnya tidak pergi dan menghilang .
" Maaf . " ucap Amyra sesal .
" Kenapa kamu minta maaf ?"
" maaf karena telah membuat kalian jadi seperti ini . " ucap Amyra .
" Hey . Kamu gak salah . Kamu baik baik aja udah cukup buat aku dan Bima . Asal kamu jangan pernah berfikir untuk menghilang lagi . " ucap Elvano seraya memegang kedua pipi Amyra . Amyra mengangguk pelan .
Amyra memeluk Elvano .
" Jangan harap kamu bisa pergi lagi Amyra . Mulai saat ini aku gak bakal pernah biarin kamu pergi lagi . " ucap Elvano tegas .
" aku bakal di penjara kah ?" tanya Amyra dengan polos nya .
" Iya . Aku penjarakan di hati aku . " ucap Elvano diakhiri tawa nya .
" Ih dasar . " cubit Amyra di perut sixpack Elvano .
" Aw ! Sakit Ra .. " pekik Elvano yang memang kesakitan karena cubitan Amyra di perut nya .
" Makan nya jangan gombal !" ketus Amyra seraya melipat kedua tangan di dada nya .
" Selama kamu pergi . Tiada hari aku tanpa merindukan mu Ra . Sampai hampir mati aku nahan rindu . " ucap Elvano .
" Tuh kan . Jurus gombal nya mulai aktif . " ledek Amyra .
" Aku serius Ra . Emang kamu selama ini gak pernah gitu sekalipun merindukan ku . " ucap Elvano sedih .
" Hmm .. Pernah gak yaa ???" ucap Amyra di iringi canda nya .
" Aku serius Amyra . " ucapan Elvano kini serius .
Amyra terdiam sejenak.
" Ada waktu di setiap hari yang selalu aku siapkan hanya untuk sekedar merindukan mu El " ucap Amyra .
" Tanya satu hal boleh ?" pinta Elvano dan Amyra menganggukkan kepala nya .
" Apa kamu masih mencintai ku ?" Tanya Elvano Serius dan tepat sasaran .
HEADSHOOT !
Amyra tak bisa berkata kata lagi . Mulut nya seakan membeku mendengar pertanyaan Elvano .
" Jawab Ra . "
" Aku ,, " Amyra benar benar tidak tau lagi harus menjawab apa .
__ADS_1
Saat ini Hati dan pikiran nya bertolak belakang dengan mulut nya . Padahal hati dan pikiran nya semua tertuju pada Elvano . Namun bibir nya justru berkata lain .
" Entahlah . "
DEG !
Jawaban Amyra membuat Elvano bungkam .
Amyra tak percaya dengan apa yang baru saja dia katakan pada Elvano .
Elvano menghela nafas nya . Kemudian turun dari tempat tidur kemudian berdiri .
" Sudah malam . Tidurlah . " ucap Elvano terasa dingin .
Elvano memposisikan tubuh nya untuk berbaring . Sedangkan Amyra hanya memperhatikan Elvano .
" El ?" panggil Amyra lembut .
" hmm ?" jawab Elvano dengan mata terpejam .
" Kamu marah ?" tanya Amyra .
" nggak . Kenapa aku harus marah ?" jawab Elvano .
" tapi , kenapa kamu gak tanya apa apa lagi tentang perasaan ku ?" ucap Amyra .
mau tak mau Elvano pun kembali duduk di hadapan Amyra .
" Apa yang harus aku tanyakan lagi pada mu ?"
Amyra terdiam .
" Kamu sudah tidak mencintai ku kan ? Ok . Gak apa apa kok , cukup aku saja yang mencintai mu . Kamu cukup berada saja di samping ku , tak peduli bagaimana perasaan mu padaku . " ucap Elvano serius .
" Lalu kenapa kamu membalas ciuman ku tadi kalau kamu sudah tak punya perasaan pada ku ?" desak Elvano .
" Aku cuma penasaran aja . " jawab Amyra asal .
Tak di sangka jawaban asal itu justru membuat Elvano tersinggung .
Tiba tiba Elvano turun dari tempat tidur .
" Kamu mau kemana ? " tanya Amyra panik ketika Elvano kembali mengganti pakaian nya . Amyra langsung turun dari tempat tidur menghampiri Elvano .
" El . Kamu mau kemana ? Ini sudah malam . " panik Amyra yang yakin kalau Elvano akan pergi setelah memakai jaket nya kembali .
" Aku ada urusan . Istirahat lah . " ucap Elvano seraya mengusap lembut puncak kepala Amyra .
" Nggak ! Jangan pergi !" paksa Amyra .
" Apa rasa penasaran mu belum puas , makanya kamu gak ijinin aku pergi ? " ucap Elvano yang kini telah selesai mengenakan jaket nya .
" Bukan gitu El . " Amyra berusaha menjelaskan tentang ucapan nya yang salah dan menyinggung Elvano .
Elvano membuka pintu dan keluar dari kamar itu di ikuti Amyra yang masih berusaha menjelaskan .
" Kasih aku satu alasan bagus untuk nggak pergi . " pinta Elvano . Amyra terdiam . Elvano pun kembali melangkahkan kaki nya karena Amyra tak memberi alasan .
__ADS_1
" Aku mencintai mu Elvano !" Teriak Amyra putus a .