Cinta Satu Malam Amyra

Cinta Satu Malam Amyra
Ada Aku


__ADS_3

" Hamil ?" Ucap Amyra kaget begitu juga Elsa dan Bima yang tak menyadari kehadiran nya .


" Ra ." ucap Elsa menyesal .


" Bisa kita pulang sekarang ?" pinta Amyra singkat .


Bima dan Elsa hanya bisa menuruti nya .


Sepanjang perjalanan tak sepatah kata pun di ucapkan oleh Amyra . Entah apa yang kini di pikirkan oleh Amyra .


Bima merasa bersalah sekaligus bingung melihat sikap Amyra yang berubah drastis . Bima gau kalau Amyra kini pasti sangat kaget dan terguncang mendengar dan mengalami itu . Namun Bima tetap berusaha untuk tidak mengungkit nya saat ini .


Bima tau kalau Amyra pasti butuh waktu untuk berfikir . Bima tidak mau memaksa Amyra untuk cerita .


Setelah sampai di tempat Bima , Amyra langsung naik ke lantai 2 kemudian masuk kamar dan mengunci nya rapat .


Bima dan Elsa hanya bisa menyerah .


" Tolong jaga dia Bima ,kamu tau kan kalau dia gak akan semudah itu ceritain masalah ini ." pinta Elsa seraya berpamitan untuk pulang . Bima pun mengiyakan nya .


***


Ke esokan hari nya jam sudah menunjukkan pukul 12 siang , namun Amyra masih belum keluar dari kamar nya . Bima mulai khawatir kemudian mencoba untuk menemui nya .


" Ra ?" ucap Bima mengetuk pintu kamar Amyra .


Tak lama kemudian Amyra membuka sedikit pintu kamar itu .


" Ya ." jawab Amyra dengan wajah pucat yang seperti nya tidak tidur semalaman .


" kamu baik baik aja ? kenapa wajah kamu pucat begitu ? kamu belum makan kan ? biar aku bawain makan ." Bima khawatir .


" Aku gak apa apa kok . Aku cuma mau sendiri . Dan aku gak lapar ." jawaban Amyra membuat Bima kesal karena merasa kalau Amyra terlalu memaksakan diri menanggung beban masalah nya .


" tunggu !" ucap Bima menahan pintu kamar yang hendak di tutup Amyra . Amyra kaget ketika kini Bima memaksa masuk ke kamar nya kemudian menundukkan Amyra di tepi tempat tidur .


" Bima . " ucap Amyra bingung .


" Stop Amyra ! Aku tau kamu kini sedang tidak baik baik saja ! jadi tolong , jangan egois ! kamu gak bisa terus menutupi semua masalah mu hanya dengan diam ! " tegas Bima .


Amyra hanya diam .

__ADS_1


" Setidak nya beritahu Elsa tentang masalah mu ! Aku gak bisa biarin kamu kaya gini tanpa aku tau apa yang sebenar nya kamu alami !" nada Bicara Bima mulai meninggi .


Amyra menundukkan kepala nya .


" Siapa Ra ? " tanya Bima serius memegang kedua pundak Amyra .


Namun Amyra masih terdiam seribu bahasa .


" Jawab Ra ! Siapa yang udah lakuin ini sama kamu Ra !" teriak Bima frustasi .


Bukan jawaban yang Bima dengar dari mulut Amyra , melainkan suara isak kan tangis yang terdengar pelan namun perlahan mulai jelas .


Bima mengangkat wajah Amyra yang kini telah di basahi oleh air mata . Bima mengusap lembut kedua pipi Amyra .


" Kumohon Ra , jangan siksa dirimu kaya gini . Masih ada aku dan Elsa yang bakal selalu ada buat kamu . Jangan buat kami kaya orang bodoh yang hanya bisa melihat tanpa menolong . " Ucap Bima mulai melunak .


Bima pun merasa bersalah karena sudah berteriak pada Amyra .


" Percaya sama aku Ra , gak akan ada orang yang meng judge kamu Ra . Jadi kumohon , berbagi rasa sakit lah sama aku Ra ." ucap Bima meyakinkan .


Amyra masih menangis dan tak menjawab sepatah kata pun .


" Maafin aku Ra , Maaf karena udah maksa buat ikut campur . Sekarang kamu istirahat , aku bakal bawain makanan buat kamu . " ucap Bima seraya berdiri dan hendak pergi .


" Aku gak tau siapa dia ,Bima ." ucap Amyra di iringi tangisan nya .


" Aku benar benar gak tau siapa dia ? aku hanya mau melupakan kejadian itu , tapi kenapa sekarang semua malah semakin menjadi masalah besar . Apa yang harus aku lakuin ? aku harus gimana ?" tangis Amyra semakin menjadi .


Bima akhir nya duduk di samping Amyra .


" kamu jangan takut Ra , ada aku yang bakal selalu jaga kamu . Kita bisa lupain kejadian itu , tapi kamu harus inget Ra . Sekarang ada nyawa yang harus kamu jaga disini . " ucap Bima mengusap perut Amyra .


Amyra masih menangis pilu .


" apapun yang terjadi , aku bakal selalu ada Ra . " ucap Bima memeluk Amyra .


" Maafin aku Bima , maaf . Setiap malam aku selalu mimpi buruk tentang kejadian itu , bahkan setiap aku menutup mata kejadian itu selalu terlintas di pikiran aku . " ucap Amyra .


" Aku ngerti Ra . Mulai saat ini , kamu gak sendirian . Ok ." ucap Bima mencoba menenangkan Amyra dengan mengusap lembut rambut Amyra .


Cukup lama Amyra menangis di pelukan Bima hingga tak di sadari kalau Amyra tertidur dalam pelukan Bima .

__ADS_1


Dengan hati hati Bima membaringkan tubuh Amyra di tempat tidur itu kemudian menyelimuti nya . Bima sejenak menatap lekat wajah Amyra .


" Kenapa wanita baik seperti kamu harus mengalami hal seperti ini Ra . " gumam Bima mengelus pipi Amyra yang menyisakan air mata .


Terlintas pikiran Bima yang membayangkan hal yang terjadi pada Amyra membuat Bima benar benar frustasi dan juga emosi .


" Bagja ! " gumam Bima emosi .


Bima tau kalau kali ini pasti ada sangkut paut nya dengan Bagja , Om Amyra sendiri .


Yang membuat Bima semakin emosi adalah kini Amyra sampai harus menanggung beban hamil , tak hanya di luar nikah . Namun juga kenyataan bahwa Amyra tidak tau siapa yang menghamili nya .


" Harus nya waktu itu aku jemput dia , harus nya waktu itu aku jaga dia lebih baik , harus nya aku .. Ahhh !" gumam Bima kesal menyalahkan diri nya sendiri .


" Maafin aku Ra , karena aku gak jaga kamu dengan benar . " ucap Bima pelan .


" Ada baik nya kamu memang jangan sampai tau siapa laki laki brengsek yang udah ngehamili kamu Ra . Aku gak mau kamu berhubungan dengan laki laki seperti itu . " gumam Bima .


Perlahan bima keluar dari kamar Amyra , membiarkan Amyra tertidur untuk istirahat .


Bima duduk di sofa itu dengan pikiran yang masih kacau . Bima mengambil ponsel nya dan menelepon Elsa .


" Ya , kenapa ?" tanya Elsa di balik telepon .


" Sa , apa semua ini berhubungan dengan Om Bagja ?" tanya Bima to the poin .


" aku rasa sih gitu ,karena gak ada lagi orang yang gila segila Om nya itu . " jawab Elsa .


" Aku harus cari tau Sa , tapi alangkah baik nya kalau Amyra jangan sampai berurusan lagi dengan Om nya itu . Lebih baik kalau Amyra jangan pernah bertemu lagi dengan orang yang sudah menghamili nya . " ucap Bima .Elsa pun berpikir demikian .


" Aku harus cari tau ." ucap Bima .


" Mendingan jangan deh . Kita fokus aja buat jaga Amyra , gak ada bagus nya juga kita berurusan sama orang gila ." ucap Elsa .


" tapi aku gak bisa biarin om nya itu hidup tenang Sa , dia udah hancurin hidup Amyra .Keponakan nya sendiri . " Bima kesal .


" Aku yakin karma pasti ada Bima . Biarin aja mereka tanggung sendiri akibat nya , yang terpenting kini kondisi Amyra .Aku gak kebayang gimana perasaan Amyra saat ini , dia harus menanggung kehamilan di saat seperti ini ." ucap Elsa sedih .


Bima dan Elsa sangat kesal dan juga sedih .


" Aku bakal jaga dia , apapun yang terjadi . " ucap Bima tegas .

__ADS_1


*********


__ADS_2