Cinta Satu Malam Amyra

Cinta Satu Malam Amyra
Rasa bersalah


__ADS_3

Tidak di ragukan lagi , kalau Alisha mengetahui semua tentang Amyra dari Elvina .


Elvina yang memang tidak suka dengan Amyra , Elvina merasa kalau perhatian sang kakak telah diambil oleh Amyra .


Elvina bertekad untuk menggagal kan pernikahan Amyra dan Elvano .


Alisha yang memang ingin kembali ke pelukan Elvano pun dengan senang hati mneerima tawaran Elvina .


*****


" Bima .. " ucap lirih Amyra yang masih berbaring di tempat tidur hotel .


Mata nya mulai mencari keberadaan Bima di sana .


Mata Amyra melebar sempurna ketika melihat seseorang yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah .


" Kamu kenapa bangun ? ini masih tengah malam . " ucap Bima seraya berjalan kemudian duduk di sisi ranjang .


Amyra masih terpaku dengan tatapan nya .


" Hey . " ucap Bima seraya tersenyum melihat Amyra yang melongo .


" Eh . " kaget Amyra ketika tangan dingin Bima menyentuh ujung hidung nya .


" Kenapa bangun ?" tanya Bima .


Amyra menggelengkan kepala nya .


" Kamu lapar ?" tanya Bima kemudian , Amyra terdiam menandakan kalau tebakan Bima memang benar .


" Tunggulah , aku mau beli makanan . " ucap Bima seraya berdiri.


" Tunggu . " tangan Amyra menahan Bima .


Bima pun kembali duduk .


" Ada apa ?"


" Hmm ,, disini aja . Aku cuma mau kamu disini . " ucap Amyra malu . Bima hanya tersenyum .


" Baiklah . "


" Bima . "


" Hmm ." jawab Bima seraya mengeringkan rambut nya dengan handuk kecil .


" Aku ,, "


" Aku apa ?" tanya Bima masih sibuk menggosok rambut nya .


" Aku minta maaf . "


Bima pun menghentikan aktifitas nya mendengar kata maaf yang keluar dari mulut Amyra .


" Maaf buat apa ?" tanya Bima bingung .


" Maaf karena telah membuat mu terluka . " ucap Amyra membuat Bima hanya tersenyum .


" kenapa kamu masih selalu ada buat ku , di saat kamu pun terluka karena aku ?" tanya Amyra .


Bima menghela nafas nya . Kedua tangan nya memegang pipi Amyra .


" Amyra . Denger baik baik , sudah berapa kali aku bilang kan . Apapun yang bisa buat kamu bahagia , aku siap menanggung konsekuensi nya . " ucap Bima lembut namun tegas .


" Tapi ,, "


" Gak ada tapi , kamu harus bahagia . Jadi jangan menjadi merasa bersalah , toh aku masih baik baik saja kan ." ucap Bima .


" Tapi aku gak bahagia , Bima . " ucapan Amyra membuat Bima kaget .

__ADS_1


" Aku gak bahagia , apalagi setelah merasakan sendiri rasa nya sakit hati . "


" Amyra , kmu harus tau kalau yang kamu lihat tidak seperti yang kamu pikir kan . Elvano gak seperti apa yang kamu bayangkan . " jelas Bima .


" Tapi aku lihat sendiri . "


" Yang kamu lihat tuh Alisha , bukan Elvano . "


" Ketika tadi aku sampai di sanggar , Elvano sudah berada di sana untuk bertemu dengan mu . Elvano langsung datang ke sanggar sesampai nya dari luar kota . Dan aku yakin , kalau Elvano tidak tau Alisha berada di apartemen nya . " Amyra terdiam mendengar ucapan Bima .


" Percayalah , aku tau Elvano . "


" Tapi aku tau kalau Alisha itu cinta pertama Elvano . " ucap Amyra lirih .


" Itu dulu , tapi sekarang aku yakin kalau Elvano mencintai mu !" ucapan Bima membuat hati Amyra semakin bingung .


Amyra memang mencintai Elvano , tapi dirinya tidak bisa menutup mata atas semua perhatian dan ketulusan Bima yang nyata pada nya .


" Kalau aku pilih buat sama kamu aja gimana ? " pertanyaan Amyra sontak membuat Bima kaget .


" Maksud kamu ?"


" Aku berpikir , kalau sebaiknya memang aku lebih memilih kamu dari pada Elvano . " ucap Amyra .


Bima masih berusaha mencerna setiap kata kata Amyra .


" Amyra , kamu bilang begini karena kamu baru saja patah hati . Sebaiknya kembali lah tidur . Istirahatlah . " ucap Bima lembut .


" Aku serius . Aku bakal mencoba membuka hati aku buat kamu Bima , aku harap kamu bisa memahami nya . " ucap Amyra .


Bima membeli lembut wajah Amyra .


" Lakukan apa saja yang menurut kamu tepat , ikuti kata hati kamu . Aku akan selalu mendukung mu . Namun jangan pernah melawan perasaan kamu sendiri . " ucap Bima .


Amyra terdiam .


" Aku memang mencintai mu Ra , sangat . Dan aku tau kamu mencintai Elvano . Biarkan semua berjalan apa ada nya . Jangan paksakan perasaan mu untuk menerima ku di saat dalam hati kamu masih ada Elvano . " ucap Bima .


" Kemarilah . " ucap Bima membuka lebar kedua tangan nya . Amyra pun langsung memeluk dada bidang Bima .


" Maaf . " ucap pelan Amyra .


Bima mengusap lembut punggung Amyra .


" Udah siap ketemu Elvano ?" tanya Bima .


" Entahlah . " jawab Amyra bingung .


" Lakukan lah apa yang seharusnya kmu lakukan . Aku tau kamu ingin bertemu dengan Elvano . "


" Tapi . "


" Aku selalu ada untuk mu , jangan khawatir . " ucap Bima menenangkan .


" Aku memang sakit Ra , tapi aku bakal lebih sakit kalau melihat kamu tidak bisa mendapat cinta yang kamu ingin kan . " batin Bima menjerit .


****


" Halo ma . " ucap Elvano ketika mengangkat panggilan telepon dari mama Rosa .


" El kamu dimana ? bisa pulang sekarang ? ada yang papa mau bicarain sama kamu . " ucap mama Rosa .


" Baiklah . " Elvano hanya bisa menuruti nya kalau itu permintaan papa nya .


Elvano mengemudikan mobil nya dengan perasaan yang masih kacau .


Elvano masih menghawatirkan Amyra saat ini , walaupun dirinya tau keadaan Amyra pasti baik baik saja bersama Bima .


Elvano masih merasa bingung .

__ADS_1


Di satu sisi dirinya sangat menginginkan Amyra , namun di sisi lain kenangan dirinya bersama Alisha muncul .


Kenangan indah , kebersamaan dan kemesraan mereka saat dulu bersama . Namun bercampur aduk ketika Elvano mengingat bagaimana Alisha meninggalkan nya tanpa kabar apapun .


" Kenapa Alisha kembali ?" pertanyaan itu terus terngiang di kepala Elvano .


Elvano tak dapat berpikir jernih saat ini .


Elvano tau kalau ancaman Bima tak main main . Bima bisa saja dengan mudah nya membawa Amyra pergi sejauh mungkin darinya , dan itulah yang di takutkan Elvano .


Elvano harus segera menyelesaikan urusan apapun yang menyangkut Alisha .


****


Mobil Elvano kini telah sampai di kediaman keluarga Reynard .


Dengan langkah yang lesu Elvano melangkah kan kaki nya memasuki pintu besar yang berada di sana .


" Kenapa lu ada disini ?" bentak Elvano yang merasa kesal karena di ruang tamu rumah nya terlihat Alisha yang tengah duduk di sana bersama kedua orang tua nya .


" El , duduk . " ucap Papa David .


Dengan perasaan yang masih kesal Elvano pun terpaksa harus duduk .


Tak lama kemudian terdengar suara mobil yang memasuki halaman rumah .


Masuk lah sepasang suami istri yang tak lain adalah orang tua Alisha .


Elvano mulai mengira ngira maksud dari pertemuan ini .


" Masuk lah . " ucap Papa David mempersilahkan orang tua Alisha untuk duduk .


Elvano yang duduk bersama papa David , bersebrangan terhalang sebuah meja tamu yang terbuat dari marmer .


Alisha duduk bersama kedua orang tua nya .


" David , jadi kapan pertunangan nya bisa di lakukan ?" tanya seorang pria paru baya yang merupakan ayah dari Alisha . Ardan Artameda .


Sontak Elvano berdiri karena kaget .


" Pertunangan apa pa ?" tanya Elvano pada papa David .


" Pertunangan mu dengan Alisha . " jawab Papa David .


" Tapi pa ! Papa kan tau kalau aku akan menikahi Amyra . " teriak Elvano menggema di ruang tamu itu .


" Papa tau kalau sekarang Amyra sudah tidak mengandung anak kamu lagi , dan karena sekarang Alisha sudah kembali . Papa akan teruskan rencana perjodohan ini . Bukan nya kamu dulu ingin menikah dengan Alisha ?" ucapan papa David memang tidak salah .


" Dari mana papa tau kalau Amyra sudah tidak hamil !" ucap Elvano marah .


" Elvina yang memberi tahu papa . "


" Dan apa papa tau kenapa Amyra bisa kehilangan bayi nya ? itu karena El yang gak bisa jagain dia ! Semua salah El ! Dan sekarang bagaimana perasaan Amyra ketika tadi , perempuan ini tiba tiba ada di kamar apartemen ku !" emosi Elvano mulai tak tertahan .


" apa kamu tau kalau asal usul perempuan bernama Amyra itu tidak di ketahui ? apa jadi nya keluarga kita dengan sembarangan menambahkan anggota keluarga baru yang bahkan kita tidak tau asal usul nya . " jelas ucapan Papa David membuat Elvano marah .


" Pernikahan ini harus di lakukan , ini sudah lama di rencanakan . Lupakan perempuan gak jelas itu . " ucap Papa David .


" Benar El , sebaiknya kita segera lakukan perjodohan ini . Keluarga Reynard adalah kelurga terhormat , maka harus bersanding dengan keluarga terhormat juga . " ucap Ardan jelas .


Emosi Elvano yang hampir meledak dapat tertahan ketika kini tangan lembut mama Rosa memegang lengan kekar Elvano yang mengeras .


" Tenanglah El . " bisik pelan mama Rosa .


Elvano dengan terpaksa harus kembali duduk .


" Bisnis kita akan semakin besar kalau perjodohan ini secepat nya di lakukan ." ucap Ardan serius .


" Sudah aku bilang , kamu hanya milik ku Elvano . " batin Alisha merasa puas karena Elvano tidak bisa membantah papa nya .

__ADS_1


...****************...


...****************...


__ADS_2