Cinta Satu Malam Amyra

Cinta Satu Malam Amyra
Hawa Panas


__ADS_3

Tak lama krmudian terdengar suara mobil Elvano yang baru saja sampai di depan gerbang rumah Elsa .


Elsa pun keluar untuk membuka kan gerbang .


Mobil Elvano pun masuk ke halaman depan rumah itu . Elvano keluar dari mobil .


" mana Amyra?" tanya Elvano .


" Didalam . Masuk lah . " ajak Elsa .


" Aku tunggu di sini saja . " jawab Elvano bersandar di mobil nya .


" Oke . Tunggu . " ucap Elsa seraya berjalan kembali masuk ke rumah nya .


" Eh iya , El . " ucap Elsa menghentikan langkah nya karena teringat sesuatu .


" Apa ?" tanya Elvano .


Elsa menghampiri Elvano .


" Kamu serius kan sama dia ?" tanya Elsa serius .


" Maksud nya ?" Elvano bingung dengan pertanyaan Elsa .


" Kamu serius kan sama Amyra ? Jangan sampai kamu hanya mau main main sama dia !" ucap Elsa .


" Kenapa sih semua orang nganggap kalo aku cuma main main ?" Elvano kesal .


" Ya siapa yang tau ? Kamu kan emang udah terkenal tukang mainin cewe !" ucap Elsa .


" Iya aku tau ! Tapi itu bukan Amyra . " ucap Elvano tegas .


" Aku gak mau sampai sahabat ku jadi salah satu cewe yang kamu mainkan El !" ucap Elsa .


Elvano terdiam .


Elvano menyadari betapa Amyra sangat berharga di mata Elsa dan Bima . Sampai kedua orang itu sangat menjaga Amyra .


Elvano pun menyadari bahwa dirinya memang sering mempermainkan banyak wanita di luar sana , namun Elvano merasa kalau Amyra pun sangat berharga baginya .


" Aku emang bukan orang baik Sa . Tapi buat Amyra , aku bakal berubah !" ucap Elvano serius .


" Aku harap begitu ! " ucap Elsa .


Tak lama kemudian Amyra keluar membawa sebuah tas yang cukup besar .


" Sa , aku pamit ya . Maaf malah gak jadi nginep deh . " ucap Amyra .


" Iya , gak apa apa . Lain kali kan bisa nginep disini . " ucap Elsa .


Elvano memperhatikan Amyra dan segera mengambil alih tas yang diangkat Amyra yang terlihat cukup berat .


" Makasih . " ucap Amyra ketika Elvano mengambil tas yang dia bawa dan memasukan nya ke dalam mobil .


Elvano langsung masuk kedalam mobil .


Amyra memeluk Elsa sebelum dia pergi .


" Masih kangen ." ucap Amyra merengek .


" Iya aku juga . Cepatlah , udah malam . Gak baik lagi hamil keluar malam . " ucap Elsa .


Amyra mengangguk kemudian melepas pelukan nya .


" Aku pergi dulu ya . " ucap Amyra ketika firinya kini sudah duduk di dalam mobil .


Elsa melambaikan tangan nya ketika mohil yang di kemudikan Elvano kini telah pergi melaju keluar dari halaman rumah itu .

__ADS_1


***


Di perjalanan , Elvano tiba tiba menghentikan mobil nya . Amyra merasa aneh .


" Kenapa berhenti ?" tanya Amyra bingung .


Elvano melepas sabuk pengaman yang ia kenakan kemudian menatap Amyra .


" Ada yang mau aku tanya ." ucap Elvano .


" Apa ?" Amyra semakin bingung .


" Kenapa seharian ini kamu seperti nya menghindari ku ?" tanya Elvano serius . Amyra terdiam .


Amyra menundukkan kepala nya , tangan nya meremas ujung baju nya . Amyra bingung harus menjawab apa . Amyra tidak mungkin bilang kalau dia menghindari Elvano karena Amyra merasa hanya dirinya yang menyukai Elvano .


" Jawab ." ucap Elvano .


Amyra masih terdiam .


" Kamu tau gak ? Seharian ini aku bingung harus gimana ! Kamu sejak pagi menghindar dariku . " ucap Elvano .


Elvano menyandarkan kepala nya di sandaran jok mobil nya .


" Aku harap kamu bisa bilang tentang apapun yang kamu rasakan Ra . Bilang apapun yang membuat kamu gak nyaman , asal jangan menghindari ku . " ucap Elvano dengan nada yang berat .


" Maaf . " ucap Amyra .


" Harus nya aku yang minta maaf . Aku tau mungkin aku yang salah , tapi cobalah bilang pada ku apa salah ku . " ucap Elvano . Amyra kembali terdiam .


" Jangan membuat ku seperti orang jahat . Kamu bisa cerita ke Bima atau Elsa , tapi kenapa tidak pada ku ? " ucap Elvano sedih .


" Aku .. " Amyra merasa bersalah namun juga bingung harus bilang apa .


" Aku tau kita menikah karena sebuah kesalahan . Tapi aku berharap lebih dari itu Ra . Aku mau kita menikah sungguhan . Bukan hanya sebuah formalitas . " ucap Elvano .


Amyra terdiam . Amyra semakin bimbang dengan perasaan nya .


Amyra tidak mau sampai terlalu dalam mencintai laki laki yang tak mencintai nya .


" Sudah lah . Sekarang kita pulang , kamu pasti lelah . " ucap Elvano kemudian menyalakan mesin mobil nya .


" El ?" tanya Amyra ketika Elvano hendak memakai sabuk pengaman nya .


" Ya ?"


" Maaf karena seharian ini aku menghindari mu . " ucap Amyra . Elvano hanya tersenyum .


Elvano pun kembali meneruskan perjalanan pulang menuju rumah orang tua nya .


Sesekali Amyra mencuti pandang untuk melihat wajah tampan Elvano yang tengah fokus mengendarai mobil nya itu .


" Kalau saja kamu juga memiliki perasaan yang sama dengan ku El . Pasti pernikahan ini akan terasa sangat indah El . " gumam Amyra dalam hati nya .


Kondisi jalanan yang cukup macet membuat perjalanan Elvano menjadi lebih lama dari biasa nya .


Elvano melihat Amyra yang kini tengah tertidur karena perjalanan yang cukup lama itu .


" kamu pasti lelah Ra . " ucap Elvano pelan .


***


Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama . Akhir nya mobil Elvano pun kini telah sampai di halaman rumah orang tua nya .


Elvano melepas sabuk pengaman nya .


" Kasian kalau di bangun kan . " Ucap Elvano pelan .

__ADS_1


Elvano mencoba membuka sabuk pengaman yang Amyra kenakan .


Mata Amyra tiba tiba terbuka dan melihat kalau jarak antara dirinya dan Elvano sangat dekat .


Elvano menyadari kalau Amyra kini telah terbangun .


" Maaf sudah membuat mu bangun . " ucap Elvano dengan tangan masih menciba membuka sabuk pengaman Amyra .


Beberapa saat mereka saling menatap satau sama lain .


Jantung seakan mau copot karena kencang nya berdetak .


Wajah tampan Elvano kini terlihat sangat jelas dengan jarak yang begitu dekat .


Elvano pun merasa kan hal yang sama . Dirinya mulai tak bisa menahan diri . Elvano menatap wajah cantik Amyra , menatap lekat bibir Amyra yang terlihat sangat manis .


Elvano lebih mendekat kan wajah nya dengan wajah Amyra . Elvano tak bisa lagi menahan dirinya .


Elvano mencium bibir Amyra dengan perlahan .


" mmm . " Amyra menutup mata nya dan mulai meresapi nya . Jantung yang berdetak tak beraturan membuat nafas Amyra pun tak karuan .


Elvano semakin bersemangat mencium bibir Amyra . Kedua nya pun saling mengimbangi ciuman mereka .


Kaca mobil yang kini berembun karena hawa panas yang dihasilkan oleh mereka berdua .


Tangan Elvano memegangi leher Amyra agar lebih nyaman berciuman . Membuat Amyra oun lebih memposisikan dirinya .


Tangan Amyra hanya bisa memegangi baju Elvano .


Sejenak Elvano melepas ciuman nya . Mencoba mengatur nafas nya yang mulai memburu . Begitu pun Amyra . Kening mereka masih saling bersentuhan dengan saling menatap lekat .


Karena masih belum puas , Elvano kembali mencium bibir Amyra . Kini ciuman Elvano semakin panas . Tangan nya mulai bergerilya menyusupi baju yang dikenakan Amyra . Membuat Amyra pun semakin panas dibuat nya .


" El .. " gumaman Amyra justru membuat Elvano semakin bernafsu .


Amyra memegang tangan Elvano .


" Stop El !" ucap Amyra melepas ciuman Elvano dan menutup bibir Elvano dengan telapak tangan nya .


Elvano dengan nafas yang masih memburu itu merasa bingung .


* Kenapa ? " tanya Elvano terengah engah .


" Ini di mobil . " ucap Amyra mengingat kan .


Elvano menyandarkan tubuh nya ke jok dengan nafas yang masih memburu .


" Maaf Ra . Aku gak bisa tahan diri . " ucap Elvano . Amyra tersenyum .


" Ayo cepat masuk . " ajak Amyra .


" Sebentar lagi Ra . Aku harus turunin ini dulu . " ucap Elvano .


" Turunin apa ?" tanya Amyra dengan polos nya .


" Gara gara kamu !" ucap Elvano gemas mencubit pipi Amyra .


Elvano merasa hampir gila karena tidak bisa menahan hasrat nya pada Amyra .


Elvano selalu ingin mencium dan melakukan hal lebih ketika Amyra berada di samping nya .


Amyra terlihat masih kebingungan dengan ucapan Elvano yang belum ia mengerti .


" Jangan harap nanti di kamar kamu bisa berhentiin aku Ra ." ucap Elvano yang mulai bisa menurunkan gairah nya itu .


Amyra mulai menyadari maksud dari ucapan Elvano .

__ADS_1


" Elvano . " ucap Amyra malu .


*********


__ADS_2