
" Buka lah. " ucap Amyra.
Om Bagja perlahan melihat satu lembar kertas itu.
" Sertifikat rumah ini. " gumam Om Bagja .
" Sertifikat tanah seluas 1000 hektar. " gumam Om Bagja ketika melihat lembar kedua berkas itu. Jiwa serakah nya mulai bergejolak.
" Aset Crypto lebih dari 1 M. " Om Bagja mulai terpana melihat satu persatu aset yang di miliki mendiang orang tua Amyra.
" Dan ini? " tanya Om Bagja seraya melihat salah satu kertas.
" Ya, itu surat wasiat mereka. Baca lah. " ucap Amyra tenang.
Perlahan Om Bagja membaca kertas itu dengan seksama.
Mulai dari seluruh aset bumi bangunan dan perhiasan untuk warisan pada Amyra. Aset Crypto untuk masa depan Amyra. Beberapa uang dan harta yang di tujukan untuk amal.
Hingga...
DEG!
Om bagja benar benar tercengang melihat isi kata terakhir dari surat wasiat itu .
- 30% dari harta saya, akan saya berikan kepada Bagja selaku adik ipar -
Seketika air mata menetes dari pelupuk mata Om Bagja. Bagaimana hati nya tidak tersentuh ketika mengetahui kalau adik yang selama hidup nya dia curangi dan celakai, justru dengan mudah nya memberikan warisan sebesar itu pada nya.
" Adiputra " gumam Om Bagja dengan tangan bergetar hingga semua kertas itu jatuh ke lantai menyisakan tatapan sesal yang mendalam.
" Sudah tau isi wasiat ayah? Sekarang sudah tau bagaimana ayah sangat sayang sama Om walaupun dia tau kalau Om sudah sering kali berniat mencelakai nya? " ucap Amyra.
Om Bagja masih tak bisa percaya dengan apa yang baru saja dia baca.
Om Bagja langsung bersujud di lantai.
" Adi, Dwi. Maafkan kakak mu ini. " jerit Om Bagja penuh penyesalan.
" Aku menyesal! " jeritan hati Om Bagja yang terurai dengan air mata.
" Kalau saja aku tau kalian sesayang apa pada ku, aku tak mungkin mencelakai kalian. " tangisan Om Bagja penuh penyesalan.
Amyra menghampiri Om nya yang kini terduduk di lantai.
__ADS_1
" ini sudah takdir Om. Gak ada yang bisa di ubah selain diri Om. " ucap Amyra.
" Maafin Om. Om menyesal atas segala nya. Maaf. " sesal Om Bagja.
" Om janji mulai saat ini, Om akan perbaiki senua nya. Om akan tebus segala kesalahan Om pada mu. " tekad Om Bagja.
" Perbaiki diri Om untuk Om dan keluarga Om. " ucap Amyra.
" Pada mu juga. " tekad Om Bagja.
Amyra tersenyum.
" Terimakasih karena om tidak menjual rumah ini. Itulah alasan dulu aku menentang Om, karena Om menjual rumah ini. Semua warisan ayah ada disini. " ucap Amyra.
" Om gak mungkin menjual kenangan ini. Dan ternyata inilah kenyataan nya, semua adalah milik mu. " ucap Om Bagja.
" Aku hanya mau pergi sejauh mungkin dari sini. " pinta Amyra.
" Untuk apa kamu pergi. Nikmati semua peninggalan orang tua mu. " ucap Om Bagja.
Amyra termenung sejenak .
" Sekarang aku gak akan mempersulit kamu, sekarang kamu bebas lakukan apapun yang kamu mau. " ucap Om Bagja.
" lanjutkan perusahaan Ayah mu, dan berbahagia lah. " ucap Om Bagja.
Terbesit pikiran Amyra untuk berubah.
Berubah dari Amyra yang lemah menjadi Amyra yang kuat.
Otak nya berusaha untuk lari sejauh mungkin. Namun hati nya terpatri dengan kenangan orang tua nya di rumah itu.
" Aku gak akan ninggalin rumah ini. Dan aku bakal terusin semua perjuangan ayah selama dia hidup. " tekad Amyra.
" Om akan mendukung mu. " ucap Om Bagja.
" Kita lihat seperti apa Amyra selanjut nya. " ucap Amyra penuh tekad kuat.
Amyra akhir nya memutuskan untuk tinggal di rumah besar peninggalan orang tua nya silam.
Berkat Om Bagja yang tidak sampai menjual rumah itu, akhirnya semua harta warisan milik keluarga adiputra pun kembali ke tangan Amyra. Termasuk beberapa aset dan properti.
Amyra bertekad untuk memulai semua nya kembali. Mulai belajar berbisnis dan belajar menjadi lebih kuat, terutama pada hati.
__ADS_1
Amyra tak mau terlarut dalam kenangan nya bersama Elvano . Amyra mau kehidupan nya kembali bahagia dan ceria, apalagi dirinya sekarang tidak di hantui oleh bayangan Om Bagja lagi.
Om Bagja yang 360° berubah total menjadi baik membuat Amyra merasa seakan memiliki keluarga lagi. Namun Amyra tetap ingin melakukan segala sesuatu nya sendiri.
********
Berjam jam.
berhari hari.
Berminggu minggu.
Berbulan bulan berlalu.
Elvano yang masih belum menyerah mencari keberadaan Amyra, begitu pun dengan Bima.
Elvano yang awal nya heran dengan kejadian Alisha yang tiba tiba muncul di tempat tidur nya akhirnya mengetahui kebenaran dari Theo. Dimana Alisha sengaja menyelinap masuk ke kamar Elvano untuk menjebak nya.
Hingga Akhir nya Amyra pun melihat dengan mata kepala nya sendiri, dan membuat segala nya berubah sekarang.
Hidup Elvano yang terasa hampa namun harus tetap ia jalani.
Dia masih sangat menyesal karena mau tidak mau kepergian Amyra adalah karena nya.
Di sela sela aktivitas nya, Elvano masih meluangkan waktu untuk mencari Amyra.
Elvano masih berharap Amyra untuk kembali . Karena dirinya masih tidak bisa melupakan Amyra walaupun beberapa bulan sudah berlalu.
Segala cara sudah Elvano lakukan untuk menemukan Amyra. Bahkan pernah mencari nya pada Bagja, namun Bagja benar benar lihai menyembunyikan Amyra.
Seiring waktu berlalu. Banyak hal berubah.
Alisha yang kembali ke Amerika karena Elvano yang sudah benar benar murka.
Elvina pun ikut kembali ke Amerika untuk meneruskan kuliah nya di sana.
Sedangkan Bima yang masih sangat berharap Amyra kembali. Tetap setia menunggu di sanggar seni milik nya dimana tercipta banyak kenangan bersama Amyra.
Bima hanya terus berharap kalau Amyra baik baik saja dan terus mengharapkan kalau Amyra akan kembali.
Hebat memang cara Amyra selama ini bersembunyi tanpa siapapun mengetahui nya. Bahkan seorang Elvano pun tak dapat menemukan nya.
Hanya waktu yang dapat menemukan nya.
__ADS_1
*******