Cinta Sebatas Udara

Cinta Sebatas Udara
episode 11


__ADS_3

Hari Minggu bagiku adalah hari buat keluarga dimana suami ku libur. Aku dan dia sudah sepakat hari Minggu mode diam atau memberikan waktu buat keluarga. Hari itu aku dan keluarga main ketempat teman suami. Bermain di sungai dan alam membuat penat kepala hilang.


Hanya status cerita ' yang memberikan tanda atau kode dari aku bahwa ada dimana dan sedang apa. Aku pun tau hari libur baginya hari dimana menuangkan hobi dia yaitu bermain Tamiya.


Walaupun kami mode diam namun tak berarti aku tak merindukan dia, namun entah dengan dia.


Kami pulang sore menjelang Maghrib, nun tak ku sangka sehabis Maghrib dia chat aku.


" Yank.." lagi apa ? chat dia


" lagi rebahan, cape pulang tadi sore."


" dirimu dah pulang dari latihan ?" tanyaku


" Udah aku ditempat ibu dulu nanti baru pulang ke rumah."


" Enak yah mainan air itu kriting ?" tanya dia


( sebutan anak cewekku karena rambutnya yang keriting).

__ADS_1


" Ya seneng banget aku aja iya main air ." jawab aku


Namun aku juga chat dengan Safira curhat tentang Safira dengan Eka dengan Ditia gandengan Safira yang baru.


Tak ku sangka suami ku mengamati aku dan curiga. Tak aku sadari semua itu, disaat aku chat aku senyum senyum sendiri dan tak perduli orang disebelah ku. Puncak curiganya suami ku dia minta hp ku namun tidak aku kasih. pertengkaran kecil terjadi, suamiku merebut hpku namun aku pertahankan sampai tangan kiri ku sakit padahal masih belum lepas Pen. Aku bertahan karena dalam hpku masih ada chat dengan Boy yang belum sempat aku hapus.


" Berikan hp itu!" perintah suamiku


" Buat apa beh?" tanya aku


" Aku cuma pingin lihat chat mu dengan siap?" kata suami


Suamiku keluar kamar namun hanya pura pura setelah chat aku hps tak sadar suamiku masuk lagi ke kamar dan merebut hpku lalu tanpa berpikir panjang membanting hp ku.


Aku seperti pasrah tanpa bisa berbuat apa apa hanya aku pungut lagi hp yang sudah pecah. Seperti mimpi hanya diam tanpa ada reaksi apa apa dari aku. Dari luar kamar terdengar mamahku bertanya ke pada suamiku.


" Ada apa malam malam kok rame rame?" kaya ada barang pecah." tanya mamahku sambil keluar dari kamarnya.


" Itu Bu, Ipeh sedang chat dengan laki laki lain." ucap suamiku sambil emosi.

__ADS_1


Mamahku tak bisa berbuat apa apa karena dia sebenarnya tau tentang aku dan Boy. Aku pernah bercerita tentang hubungan ku dengan Boy yang dikatakan aku kembali menjalin hubungan dengan dia. Mamahku tak bisa berkata apa apa hanya memberi kan nasehat saja


" Hati hati jangan macam macam kamu tau sendiri suamimu!"


" Dulu ada laki laki suka kamu dan kamu tak melayani aja langsung marah Luar biasa apa lagi ini kamu terang terangan menjalin dengan dia". kata mamahku


" Ya mah aku tau, aku salah namun mungkin karena rasa yang dulu ada timbul lagi, rasa nyaman yang di berikan, pengertian itu yang akhirnya aku kembali berhubungan dengannya."


kataku dengan lirih


" Sama halnya dengan dia kalaupun istrinya dia tau pasti akan ada pernah besar terjadi, tidak akan ada orang yang iklas pasangan nya menjalin hubungan dengan orang lain.".


" Ya mah aku tau, aku pun tak mau rumah tanggaku seperti ini namun rasa itu timbul bukan karena keinginan ku namun timbul dengan sendirinya!"aku mencoba menjelaskan.


"Maafkan Aku mah yang membuat masalah". kataku dengan meneteskan air mata.


Mamahku terdiam mungkin dia tahu apa yang anaknya rasakan. Tak bisa melarang namun tak juga memberi ijin hanya nasehat. Mamahku adalah tempat curhat paling mengerti dari dulu hingga sekaran.


jadi saat suamiku marah dia tak bisa berbuat apa apa.

__ADS_1


__ADS_2