
Aku wanita jahat, yang menyakiti banyak orang. Ibumu sendiri walaupun beliau tahu, memberikan suport namun tak ada seorang ibu yang mendukung perbuatan anaknya yang salah. Suamiku yang mencari nafkah buatku dan anak anak ku namun aku melukai dengan mengkhianati beliau. Anak anak ku yang juga tak menginginkan jika kasih sayang nya di bagi kepada lelaki lain yang bukan ayahnya.
Dan buat wanita yang ada disampingnya yaitu istrinya.
" Maaf kan aku yang menyayangi lelakimu dan dan tak ada satu niat ku pun tuk merebut dia darimu"
Mungkin jika ada orang yang tahu dan tak mengenal aku dengan baik dan tahu yang aku lakukan pastilah mereka akan menganggap ku wanita yang jahat dan tidak berperasaan namun siapa yang mau melakukan hal ini?
tidak ada tak kecuali aku. Aku tak dapat apa apa bahkan harta atau lainnya dari dia aku hanya punya rasa dan berharap rasa yang sama dari dia. Dan rasa itupun bukan aku yang menginginkan namun lahir dari hati ini.
"yank, jika suatu saat kita tak berjodoh, ingat aku sebagi wanita mu yang selalu setia mendukungmu dan selalu buatmu tersenyum" kata aku
" ko ngomong kaya gitu yank" kata dia
" Ya ngga apa kan cuma ngomong aja kita kan ngga tau kedepannya?"
" Ya ngga usah ngomong kaya gitu kenapa? ucapan doa yank!" ucap dia serius
" ya lah doaku ya selalu baik yank. Moga kita diberi kesempatan buat berjodoh dan akan ada masanya apa yang kita impikan dan kita harapkan akan dikabulkan oleh Allah ..amin."
" Apa kamu dah bosen, malu ma kerjaan aku ?"kata dia
" Lho kok ngomong ke kerjaan?
__ADS_1
" kan aku cuma kuli yank? siapa tau ternyata dirimu malu ma keadaan?"
" Kalau dirimu ngomong kaya gitu telat yank!
Apa aku selama ini kurang sayang? Kurang terima dirimu? apa aku selalu protes tentang keuangan dirimu sampai semua yang dirimu ceritakan aku selalu protes ?" kata ku dengan emosi
" ya ngga yank aku tau tapi kan kenapa tadi dirimu ngomong seperti itu ?"
" ya kan kita tidak tau yank, kita bukan pasangan yang tidak terikat , terpisah oleh jarak terpisah oleh waktu dan juga keadaan!
Yang aku harapkan kita selalu langgeng, bisa berjodoh walaupun otak ku tak waras karena berdoa bahkan aku bersuami. Paham yank! kataku semakin menahan tangis
" Ya yank maaf maaf aku salah ngomong." dia mereda
" Ya udah yank, maaf yah. Dah makan belum yank?"
dan akhirnya ketika suasana memanas akhirnya mengarahkan pembicaraan kearah lain agar tidak terjadi ke salah paham yang berlanjut. Sebenarnya dia teramat sabar menjaga semua perasaan disini dan juga disana.
Aku sadar posisi dia yang harus berusaha adil seadil adilnya kepada kami antara aku dan istrinya. Sama halnya dengan aku juga aku harus bisa menjaga perasaan dan juga sikap. Entah lah ...sebenarnya aku juga takut akan kejadian terburuk jika suami ku tau aku membagi hati. Aku tak bisa membayangkan kalau itu terjadi. seandainya boleh memilih dan itu terjadi suamiku langsung menyerahkan pilihan terhadapku. Tanpa ada emosi tapi tak mungkin karena aku paham suamiku yang begitu sayang kepadaku.
" Sekarang mamah pilih antara aku dan dia !" kata suamiku
" ya aku menyanyangi Boy dan maaf jika ini membuat sakit dan jatuh bapak." kata aku
__ADS_1
" ya mah aku terima jika yang terbaik buat mamah dan aku iklas jika mamah bahagia."
" Aku bukan tak sayang bapak lagi namun aku tak tahu jika perasaan ini kembali setelah hampir 19 tahun" kaya aku
" ya mah bapak paham dan bapak iklas."
Itu seandainya jika suamiku tahu hubunganku dengan Boy. Mengiklas kan dan menyerahkan aku ke Boy namun tidak semudah itu dan aku cuma menghayal saja.
Aku paham sifat suamiku yang pendiam namun sekali cemburu dan marah jujur aku takut sepeti bukan dia.
Betapa dia men'aga istrinya dengan hati hati namun justru aku yang durhaka terhadap suamiku.
Suamiku pernah berkata
" Mah kalau mamah udah ngga mau bapak kasih perhatian silakan terserah mamah aja namun jika ada apa jangan bawa bawa bapak, bapak sayang ma mamah jadi wajar jika bapak memperhatikan mamah."
" iya pak , mamah tau."
" jangan sampai mamah jatuh dan akan menyesal.dikemudian hari."
" Ya pak, mama akan hati hati dan maaf jika mamah bikin bapak khawatir." kata aku kepada suamiku
Ya memang aku akui walaupun aku tak.cantik namun ada lah beberapa orang yang masih suka ma aku, Jadi mungkin takut kehilangan aku.Aku tak pernah bohong namun mungkin yang menjadikan suami ku takut jika akan terjadi hal yang tak diinginkan.
__ADS_1
Maaf kan aku pak kali ini sungguh diluar dugaan dan itu terjadi.pada aku saat ini. Semoga Allah melindungi hamba ini yang sudah banyak dosa dan kesalahan. Semoga juga hati dan sayang aku tak salah dalam me memilih laki laki itu.