
Walaupun siang dah call namun rasa nya malam pingin chat walaupun hany sebentar namun kadang aku tahan keinginan itu, hanya mengintip sedang apa kira kira dia. Jujur rasa resah dan cemburu selalu menghinggapi perasaan padahal secar tidak langsung kami sudah tau kegiatan keseharian kami. Sering aku diajak menemani keseharian dia disaat bersama teman walaupun aku hanya mendengarkan dan melihat dia ngobrol bersama teman. Seakan dia membawa aku ikut dalam acara nya dia, kadangan tak segan segan dia mem beritahukan kepada teman tentang aku. Dari situ aku percaya bahwa.dia tak malu bersama aku lagi. Memancing dengan saudara ayahnya di sungai bahkan dijak jalan jalan dipinggir danau.
" Yank yuk ikut aku aja ?" ajak Boy
" Mau kemana yank?" tanyaku
" Anggap aja kita kencan nanti juga dirimu tau ." jawab dia ?
" Ok ok aku asal bareng dirimu jawab aku
Dikesempatan kami disela sela kerja adalah vc didalam mobil ketika dia sedang pulang kerja atau jam istirahat memanfaatkan waktu yang sedikit untuk melepaskan rindu kami.
Mungkin bagi orang yang tau kami lebay atau berlebihan tapi itulah kami apa adanya. kadangan malu juga kalau ingat bahkan disaat kita sedang dengan pasangan kita masing masing terlepas kita memanggil dengan panggilan yankk ke suami ku, ya dulu saat pacaran iya panggilan itu tapi kan sudah punya anak berubah dan untung saja suami tak dengar.
Sampai di danau dia menunjukan apa yang ada di danau itu, duduk hanya lewat kamera bercerita.
Ya Allah ya robb ....hati terasa trenyuh dan sedih walaupun bahagia, andaikan ini nyata aku ada disana.
Kenapa dulu saat kita bersama tak ada kenangan ini. Saat ini kita jauh namun terasa bahwa dirimu selalu ada dan membuat aku semakin terbuai.
Aku bersyukur atas semua hikmah ini, karena tak aku pungkiri tak ada orang yang selingkuh itu bahagia.
" yank ..." panggil Boy
" ya yankk kenapa ?" tanya aku
__ADS_1
" lihat ada biawak yank?" kata dia
" ya itu lagi jalan dipinggir danau ." jawab aku
Hal sekecil aja bisa membuat komunikasi menjadi terasa indah. Canda tawa menghiasi percakapan kami, tak hiraukan mereka yang memperhatikan dia. Tertawa seperti orang gila. Inilah kencan kami, yang entah akan menjadi nyata atau tidak kami pun tak tahu.
Dia bercerita kepadaku
" yank aku ngga nyangka kita aja sedekat ini lagi, kita bisa menjalin walaupun kita sudah terpisah oleh jarak dan status." kata Dia
" ya yankk, aku juga ngga terlintas bahwa aku akan kembali ke orang yang dulu aku paling benci." jawabku
" Berarti sebenarnya kebencian dirimu masih menyimpan sayang ke aku yah ?" tanya dia
" Ngga yank dalam diri aku hanya benci benci luar biasa padahal manta juga bukan dirimu aja,namun kenapa dirimu yang paling aku benci aku tak tahu ."
" Ya walaupun aku benci namun aku masih ingin tahu kabar dirimu yank , namun sulit dan sekarang ini baru aku dipertemukan bisa berkomunikasi dengan dirimu." kata aku
"apa dirimu tak menyesal balik dengan aku?" tanya aku
" Ngga lah , kenapa menyesal?" aku senang kalau ngga senang aku tak akan ingat telpon dirimu, kasih kabar dirimu. Tapi terserah dirimu lah yankk karena Dimata dirimu aku selalu salah." kata dia
" Bukan selalu salah namun karena trauma akan sakit yang membuat aku takut dan takut untuk sakit lagi.Aku percaya kalau aku tak percaya mana aku bertahan !" jawab aku mulai emosi
"Ya yank aku paham dan insyaallah aku ngga akan menyakiti dan buat dirimu sakit lagi. Kita pasrah yankk kita berdoa yang terbaik buat kita." Boy menjelaskan
__ADS_1
" Dirimu paham yank bahkan dirimu tak perlu tanya lagi ke aku bagaimana aku ke dirimu."
"Aku percaya bahwa ipeh sayang banget ke Boy, kalau pun nanti kita ketemu itu adalah jalan dari Allah untuk kita."
" iya yank"jawabku
Hari sudah senja dan gerimis sudah mulai turun, akhirnya Boy pulang. Hari itu aku dibuat bahagia sekali diajak jalan jalan oleh Boy.
Kami mengakhiri obrolan kami karena jam sudah sore jam suamiku pulang kerja .
" yank udah sampai rumah aku yank?"kata Boy
" ya yank ngga apa,ya udah aku tutup telpon nya sambung besok lagi yah."
"ya udah besok pasti aku telpon dirimu kalau senggang. jangan sakit yah !" kata Boy
"Ya ya ya jawab aku
"muacchhhhhhh
Miss youuuuu
love you
bye......". kata Boy
__ADS_1
kami menutup telpon kami kita sambung lagi.