
Benar saja aku emang tak diijinkan suami untuk kerja ful time karena bagi suami anak nomor satu. Boleh namun yang tidak menganggu anak dan keluarga lainnya. Pikiran aku yang jelek berpikir
" kalau aku diijinkan kerja di Malaysia otomatis aku bisa ketemu dengan Boy ".
Tapi boy pernah berkata
" Aku seneng yankk kalau dirimu kerja disini, bahkan aku kontrakan sendiri aja biar dirimu nyaman , namun ada baiknya juga kalau dirimu ngga boleh soalnya bahaya kalau kita juga disini.
Dua orang yang kangen lama ngga ketemu mempunyai perasaan sayank dan dipertemukan dalam kesempatan yang luas?
aku ngga bisa jamin yank!" kata Boy
Aku tau maksud Boy dan paham apa yang bakalan terjadi karena kita sudah dewasa punya hasrat dan nafsu.
Alhamdulilah Boy yang dulu jauh dari sekarang yang berpikir maju bukan memikirkan nafsu semata.
Sering kami bertanya satu sama lain
" yank kalau nanti ketemu gimana yah?" tanya Boy
"yang jelas seneng, kaget, nangis lah." jawabku
" Aku pingin meluk yankk!" kata Boy
__ADS_1
" Ya aku juga lah yankk, pingin cium pipi yang imut, cubit perutmu yang gendut dan melingkarkan tanganku di badan dirimu." kataku
" Bagiku itu tak terpikirkan yankk, janji aku pingin ketemu aja dah bahagia yank. tak terpikir aku kepingin melakukan apa hanya ingin jumpa".
" Ya yankk kadangan aku berpikir picik, kenapa harus kita, melihat orang lain mudahnya melakukan ini itu tak seperti kita jauh nahan kangen, bertengkar, cemburu namun kita masih harus bertahan dalam keterbatasan kita. Dirimu yang menguatkan aku,aku harus kuat, aku bisa dan aku bertahan Sampai saat ini walaupun kadang lelah, putus asa, bahkan sakit."kataku lirih
" Maaf yah yankk, karena aku sering buat dirimu nangis , sakit tapi aku sayang kok mau gimana lagi yankk kita cuma bisa ya begini!" kata dia
" Ya yankk aku tau ko ngga ada yang perlu disalahkan karena kita sudah salah dari awal dan kesalahan kita adalah menjalin hubungan yang terlarang, tapi kita menerobos jadi siap ngga siap ya kita harus siap." kataku
" Ya udah ya yankk kita jalani aja yah bismilah. oh ya gimana kabar gemblung ( panggilan Boy ke safira) ?"kata Boy
" Alhamdulilah dia baik baik saja, kalau dia mah lancar terus yankk ma revan."
" ya yankk moga aja aminn." jawabku
Terkadang dalam obrolan kita banyak sekali impian kita atau khayalan karena kami menjalin bukan dasar nafsu namun mengalir dari hati. kalau dengan nafsu mungkin sudah lama kita pisah. Bagaiman tidak, kita jauh tak pernah bertemu mana bisa melampiaskan nafsu kita. Sudah lebih dari 6 bulan kita menjalin pasti kalau bukan iklas dan tulus untuk apa kita pertahankan. Hanya akan membuang buang waktu bahkan pikiran.
Terkadang lucu juga hubungan kita, tak pernah ada pujian buatku namun Bulian yang selalu aku terima namun disinilah kita terasa nyaman.
" Yank dah jangan dipencet pencet aja itu hidung." kata Boy
" Lah orang gatal koh." kataku sambil memegang hidungku
__ADS_1
" Dah pesek dipencet terus tambah masuk kedalam lah yank!" canda dia
" Buat apa mancung kalau pesek aja menarik ha...". jawabku kaya yang di tik tok
Dia hanya tertawa, begitulah dia apa adanya. Bukan hanya tentang fisik bahkan sekolah dan umur juga sering jadi ejekan
" Dirimu emang lebih tua dari aku yankk namun dirimu ko adik kelas aku?" ejek dia
" Lah ya emang kenapa aku kan menggalah ma dirimu." jawabku
" Masa ada sekolah mennggalah ya ngga ada lah" balas dia
" Lah dah tau aku lebih tua ngapain dirimu mau ma aku ?" tanyaku
" Lho kan kita lagi ngomongin sekolah bukan itu?" balas dia
" Lho salah siapa ngmng tua dan umur kenapa juga dirimu mau ma yang lebih tua hayoo!" kata aku
" ya ngga kan beda obrolan itu" dia ngga mau ngalah
" ya intinya sama ujung ujungnya ya ke umur siapa yang tua dan yang muda." kataku juga ngga mau kalah.
itulah yang membuat kami selalu kangen disaat tak berkomunikasi.Bertengkar di buli namun itu seni kami bukan hanya mesra namun apa adanya kami.
__ADS_1