Cinta Sebatas Udara

Cinta Sebatas Udara
episode 95


__ADS_3

Tangisan bayi memecahkan kesunyian malam di ruang bayi dan anak....aku terbangun dan Boy pun langsung ikut bangun. Aku mengambil anak aku dari box bayi untuk menyusui nya. Boy mendekati dan melihat dengan membelai rambut anak nya. Terlihat bahagia walaupun raut wajah yang lelah. Terima kasih ya Allah engkau menghadiahkan karunia terindah walaupun banyak perjuangan dibalik ini semua.


Setelah menyusu puas junior pun kembali tertidur pulas.


Hari ini jika kondisi aku sehat dan si junior pun sehat insyaallah aku pulang. Namun sebenarnya aku bingung aku harus pulang kemana?


Di kos aku sendirian sedangkan dirumah ibu aku juga sungkan.


" yank kayanya nanti dah bisa pulang lho.." kata aku


" ya yank nanti kita cek dulu yah moga kamu dan si Dede dah ok jadi kita pulang."


" iya yank, tolong packing aja dulu barang barang aku biar nanti siap kalau dah boleh pulang."


" ya nanti aku juga mau kasih kabar ibu buat beres kamar bekas aku buat kamu dan junior." kata dia


" haa.....aku balik kerumah ibu?"


" sementara yank, kamu baru lahiran masih riskan jadi kalau ditempat ibu paling ngga ada yang bantu atau juga kaya makan kan kita masih perlu bantuan ibu yank."


" tapi aku ngga enak yank."


" ngga usah mikirin itu yang penting kamu ada teman dan ada yang jagain kalau kamu ke kamar mandi atau mau melakukan apa."kata dia


" ya ya ya ,tapi kalau pas istrimu datang gimana ? tanya aku


" ngga mungkin yank dia sibuk."


aku langsung terdiam tak bisa berkata apa apa lagi. Benar juga yang dia katakan, aku butuh orang lain. Dan hanya keluarga dia yang ada saat ini. yang mampu aku lakukan adalah menurut kata dia . Jam kunjungan dokter telah datang dan si junior dan aku akhirnya diperiksa. Dan akhirnya dokter.memutuskan aku boleh pulang karena kondisi kami baik. Seminggu kami harus kontrol.

__ADS_1


Mobil melaju dengan pelan nya, mengarah ketempat orang tua dia. Rasa deg degan juga ada karena aku yang tak pernah tinggal bersama mertua justru sekarang aku harus tinggal dengan orang tua dia.


Sesampai di halaman rumah ibu aku turun dari mobil dan dia keluar dengan mengeluarkan barang barang kami. Dari dalam ibu dan keluarga keluar dan dibantu sang Adi membawa barang barang kami. Karena sebelum kami kerumah ibu barang Yanga da di kos sebagian ada yang dibawa terutama barang si junior.


" Assalualaikum wrwb ...." ucap salam aku sebelum masih rumah ibu


" Wa alaikum salam wrwb..jawab ibu dan bapak


Aku mengawali dengan mencium tangan ibu dan bapak.


" Ayo sini nenek yang gendong junior dan kamu tengok kamar kamu dulu." kata ibu


" iya Bu terima kasih ."


" lalu makan dulu ibu dah siapkan makanan sayur bening biar air susu kamu banyak ."


" ngga usah mikir apa apa ini juga tempat junior. kalau kamu disana sendirian nanti repot dan ngga ada yang bantu jaga Junio juga."


" iya Bu ." aku menjawab ibu sambil berlalu menuju kamar yang akan aku tempati bersama junior.


Aku melihat seisi kamar dan dalam batin aku " akhirnya aku menempati kamar Boy"


Boy membawa barang Barang aku dan junior ke kamar."


" yank..."


" yaa..." sambil menata barang barang


"kamu pulang aja dulu yank tengok istri kamu."

__ADS_1


" Bentar yank kalau aku dah siap Masalah kamu dan junior aku akan urus."


" tapi dah kasih kabar kan kamu?"


" data aku matiin yank dari semalam, mungkin dia dah wa apa call. bentar habis ini aku cek." kat dia


" ya Allah coba cek dulu lah yank?" kata aku lirih


" Bentar yank nanti aku urus, kamu ngga usah paniklah."


" Bukan panik yank tapi nanti jadi masalah dia marah. Wajarkan kalau dia khawatir."


" iya iya iya . Kalau arah ya udah aku punya alasan buat menjelaskan ke dia. kamu fokus junior ma kesehatan kamu. jangan mikir terlalu berat. kalau kamu pingin aku ngga banyak pikiran jadi kamu tenang . ok ."


" ya ya ya aku diam." Suasana dah mulai memanas karen aku dianggap sudah mulai rewel


" Sebelum aku pergi ayo kita makan dulu. Nanti kalau aku pergi sebelum makan pasti kamu ngga bakalan makan dengan alasan malu ini itu.


" ya iyalah jelas malu lah yank...makanya nanti kalau pergi kesini bawa cemilan dan roti yah yank ."


"Nah kan masih butuh tapi kalau perintah pergi sok ngga butuh orang lain ." sambil tersenyum tipis


" ya iyalah ."


" ya ayo kita makan mumpung junior masih sama ibu dan kamar pun dah siap. kamu dah bisa istirahat dengan junior dengan nyaman."


" ya yank makasih..." aku mendekat dan mencium pipi dia dan dia membalas dengan senyuman


Kami keluar kamar. Aku melihat junior tak rewel dipangkuan ibu. Kami makan sebelum Boy pergi.

__ADS_1


__ADS_2