Cinta Sebatas Udara

Cinta Sebatas Udara
episode 9


__ADS_3

Hari hari yang lalui aku sekarang bertambah penuh cerita, dengan datangnya seseorang yang tidak pernah aku duga yaitu Boy yang lama menghilang kini hadir mengisi hari hariku.


Setiap hari dia tak pernah absen untuk kasih kabar untuk ku. kebetulan saat itu tempat kerja yang dia tempati sedang melakukan PPKM besar besaran jadi disela sela Cuti dia memberikan waktu yang besar buat aku. Rasa nyaman, happy akhirnya timbul dengan sendirinya. Dari itu tak terasa panggilan sayank muncul,.bukan lagi nama yang kami panggil namun dengan sebutan " Yank" yang akhirnya menghiasi obrolan kami. Tak ada yang mendahului namun kami sama sama nyaman dan kata CLBK pun terulang kembali.


"Assalamualaikum wr wb, lagi apa yank ?" sapa dia di pagi hari


" Walaikum salam wr wb, biasa yankk baru selesai masak ini dah mau siap siap berangkat mendata lansia." jawabku


" Lagi ngapain yank?" tanyaku balik ke dia


" Biasa yankk lagi dirumah ibu habis bingung kan disini PPKM jadi ya cuma dirumah thok.


" ya gimana lagi kan enak libur tapi digaji." jawabku bercanda


" nanti aku call yah kalau dirimu dah dirumah!. jawab Boy

__ADS_1


" Ok nanti aku kabari kalau dah sampai rumah"'. kataku


" Siapa sayank aku tunggu yah ." balas dia lagi


Aku berangkat mendata dengan Eka , kami berboncengan mendata dari RT ke RT. Diperjalanan Eka mungkin ada pertanyaan dalam hati yang masih mengganjal dan dia akhirnya memberanikan diri untuk bertanya


" Mba Ipeh balikan lagi yah ma Boy ?"


" Haa....jawabku tanpa ekspresi. " Ngga lah kita sudah punya pasangan sendiri dan kita bisa berkomunikasi aja aku sudah seneng".


" Tapi pasti ada rasa yang lain mba ketemu dengan mantan yang sudah lama menghilang ." tanya Eka


" Awas mba nanti dari benci bisa jadi cinta lagi lho ?" gurau Eka


" Nggalah ka kita sudah jadi teman kok". padahal dalam hati iya aku masih ada rasa sayang ma dia.

__ADS_1


" Kalau seandainya dia pulang kampung gimana mba?"


" Ya ngga Giman gimana juga Ka.,.kan keluarga masih banyak disini, teman dan mantan dia juga banyak disini kenapa dengan aku ?" lagian aku ngga punya hak atas dia.


" ya kan paling ngga kan pasti ketemu mba ".


" ya kalau jodoh ngga akan kemana pasti akan ketemu ." jawabku


Dalam hatiku kenapa Eka semakin hari semakin kepo akan hubungan aku dengan Boy. Apa bnr yang Safira katakan namun ngga mungkin lah seorang Eka naksir sama aku yang aku seorang yang sudah punya anak besar dan dia mencari yang lebih lebih dan lebih dari aku.


Aku tak menghiraukan Eka yang selalu ingin tahu urusanku dengan Boy, aku jalani hubunganku dengan Boy dengan mengikuti alur air. Tak tahu rasa itu datang lagi dan mau bagaimana aku pasrahkan kepada yang diatas.


Aku hanya berfikir takdirku bertemu lagi dengan dia setalah 18 tahun itu pastilah juga skenario dari Nya. Sekuat aku mencari tahu kehidupan dia namun nyata nya Allah belum memberikan jalan, tak bisa aku menemukan dia namun sekarang mungkin Allah telah memberi waktu bahwa sekarang lah saatnya aku dan Boy bertemu walaupun sebatas lewat Udara.


Bahagia tentu namun sedih dan sesak tetap ada karena aku tak ingin menyesalinya namun aku manusia biasa yang punya rasa bahwa pertanyaan dalam hati

__ADS_1


" Kenapa harus sekarang kita kembali ?" dalam benak aku bertanya.


Ya Allah aku pasrahkan kembali kepada engkau yang mengatur dan yang mem bolak balikan hati manusia.


__ADS_2