Cinta Sebatas Udara

Cinta Sebatas Udara
episode 80


__ADS_3

Hening sunyi dan terdiam Kami berdua. otak kami bergulat dengan pikiran kami sendiri sendiri. Mencari solusi yang terbaik untuk mengatasi Masalah ini. Akhirnya aku menyudahi kesunyian kami dengan mengawali percakapan kami.


" yank aku lapar .." kata aku


" aku juga ... sambil melihat ke arahku


Aku cari makan dulu yah."


" ngga usah lah yank kita masak seadanya yang ada di kulkas aja. dah malam juga."


" ok aku ikut dirimu aja asal ada yang buat isi perut." kata dia


Aku berdiri berjalan kearah dapur dan membuka kulkas melihat persediaan yang ada di kulkas. Akhirnya aku membuat nasgor yang praktis dan enak. Saat aku sedang memasak dia menghampiri aku sambil memeluk aku dari belakang dan berkata


" Maaf aku sayank ...."


Aku hanya menoleh dan tersenyum sambil mengangguk.


" Ayo kita makan semua dah siap." lalu dia melepaskan tangan nya dan membantu aku menyiapkan piring dan air minum. Kami makan sambil mengobrol ringan. Akhirnya kami pun melupakan sesaat masalah tadi dan tak terasa jam berangsur menuju fajar. Adan subuh telah berkumandang dan waktu sholat subuh tiba.


" yank kamu mandi sana.." kata aku


" dingin yank..." kata Dia


" ya udah aku siapkan air hangat dulu yah masa sholat subuh habis wik wik ngga mandi?" kata aku


" hmm ...ya lah aku mandi tapi diirmu dulu aja yank nunggu air hangat."


" ya ok ok aku duluan yah ." Aku masuk ke kamar mandi dan dia masih malas malas an di karpet. Aku selesai mandi lalu aku sholat subuh dan dia masuk ke kamar mandi. saat aku selesai sholat aku teringat kalau dia tak punya handuk.


" yank dirimu belum bawa handuk ?" kata aku


" iya yank .....aku ngga ada handuk juga disini lah ! ya aku pinjem punya dirimu dulu aja lah." kata dia


" ya ya ya ." sambil memberikan ke dia

__ADS_1


" besok aku beli handuk ya yank buat disini ."


" lah emang mau sering mandi disini ?" kata aku


" Lah kan kalau aku terlalu malam atau pas disini numpang mandi aku ada handuk."


" Lah nanti pulang ditanya istri gimana ?"


" ya aku bilang mandi ditempat ibulah , kan aku sering mandi disana."


" hmm ya ya ya , nanti habis handuk apalagi?


" boleh emang yank?" tanya dia


" maka nya itu alasan lagi nanti."


" ya jelas ada ****** ***** kaos dan kebutuhan aku juga sikat gigi."


" Lah ya kaya rumah sendiri." kata aku


" hmm".


" Dirimu ngga ngantuk yank?"


" aku mau ijin hari inilah yank? kata aku


" ngga berngakat kerja maksudnya?


" iyalah aku ngantuk juga bete banget."


"ya udah ijin aja nanti aku ajak ke danau yang dulu aku sering call ma kamu!"kata dia


" ok nanti aku lapor kantor aku ijin badan pada sakit ."


" tapi aku kontrol pegawai aku dulu yank nanti siang setengah hari baru kita jalan yah. Aku Anter istri ke kedai dulu sekarang ok?"

__ADS_1


" ya hati hati dijalan."


Dia berpamitan pulang dan aku ijin dengan berbagai alasan. cemburu ada saat dia mengatakan mengantarkan istri berangkat kerja. Namun itu sudah jadi resiko aku. Aku ngga akan menghalangi bahkan menghancurkan rumah tangga dia karena aku ingin membahagiakan dengan cara aku dan tanpa ada yang lebih tersakiti karena ini sudah lebih dari sakit bagi orang orang yang kami sakiti.


Aku membersihkan ruangan dan membereskan kamar. Aku keluar kamar menuju market terdekat untuk berbelanja kebutuhan yang kurang di kosan. Aku membeli barang barang yang dibutuhkan dan akhirnya juga teringat kebutuhan dia.


" yank nanti aku beliin sikat yah.."pesan dia dia wa


" yaaa nanti kalau aku pas ke market." jawab aku


" juga jangan lupa kalau ada deodorant buat aku juga."


" buat apa kok kaya mau nginep lagi?"


" dah lah tolong beliin aja atau keperluan aku semuanya nanti aku ganti uangnya."


" hmm bukan itu yang aku tanya yank! tapi buat apa kan dirimu datang ketempat aku dah siap dan wangi juga."


" Kan kalau aku pulang kerja aku juga butuh yank."


" ya ya terserahlah aku ngga mau berdebat lagi ."


" Nah gitu dong sayank."


Aku mencari kebutuhan apa yang dia perlukan. sebenarnya aku agak bingung tapi juga sudah tau maksud dia cuma aku ngga mau berpikir terlalu berat karena sudah terlalu banyak pikiran.Aku jalani semua yang ada sekarang daripada aku akhirnya jatuh sakit dan susah sendiri membuat repot orang terdekat disini.


Sudah cukup aku berbelanja. Tak lupa aku juga berbelanja buat masak nanti siang. Alhamdulilah perlengkapan masak dan alat rumah tangga aku sudah dipenuhi oleh Boy karena dia tahu aku dan dia suka makan masakan rumah daripada makan diluar. Dia masih suka kangen masakan kampung jadi dia sering mint aku masak masakan kampung yang sederhana.Dalam perjalanan pulang dia call aku


" yank nanti jadi yah ke danau, aku selesaikan dulu kerjaan aku dan aku ingin makan siang di kos dulu yank bolehkan? "


" ya boleh emang mau makan apa yank?"


" yang praktik aja yank cuma aku pingin makan di kos aja ma kamu."


" ya ya ya ." kata aku

__ADS_1


Aku bergegas kembali ke kos dan masak buat makan siang nanti. Menunggu dan melayani suami orang yang bahkan menyakitkan namun terasa nyaman dan bahagia.


__ADS_2