
Ketika kehamilan trimester terakhir sungguh nikmat yang luar biasa. Apa apa serba salah, seperti ini salah itu salah dan harus mengandalkan orang lain. Pemeriksaan pun sudah mulai rutin apalagi aku sudah berumur dan itu adalah riskan. Aku tipikal orang yang ingin mandiri namun karena disini aku tak tau apa apa jadi aku harus mengandalkan dia sedangkan aku harus paham bahwa dunia dia bukan hanya ke aku namun terbelah jadi dua. Kalau pun boleh jujur aku ingin selalu berada disisinya. ingin dimanja , ingin diprioritaskan namun kenyataan tak seperti impian. Kontraksi sudah sering terjadi karena sudah mendekati hari persalinan dan semoga saja aku masih bisa normal tanpa harus operasi Cesar..Jika.iti terjadi ya Allah aku bingung harus meminta bantuan kepada siapa lagi. pasti akan lebih repot karena Sefek operasi yang harus berhati hati.
Namun aku ingat jika hamil umur tua justru ada kalanya berhubungan agar membuat jalan lahir lebih mudah.
" yank..."
"yaa.....ada apa ?"
" malam ini aku minta kamu nginep disini yah ?" pinta aku
" hmm ...kenapa biasanya kalau minta kamu suruh pulang." ledek dia
" Aku kangen aja ."
" ya nanti aku nginep ditempat kamu tapi aku pulang dulu Anter pesenan istri yah ?"
" ya ngga apa tapi jangan malam banget yah aku takut aku dah tidur."
" ya aku usahakan yah sayang ....kalau bisa kamu jangan tidur dulu lah."
" ya ya aku usahakan. Kamu mau main ditempat aku ngga ?"
" aku mau tapi kamu repot lah yank. bawa badan aja dah susah malahan masak."
" ngga apa yank yang ringan aja kan justru ngga boleh malas biar banyak gerak."
" ya ok ok terserah kamu tapi yang simple aja yah."
" ya yank ....aku tunggu yah ."
" ya..."
Aku menutup call dia dan aku memulai dengan mempersiapkan bahan yang aku gunakan buat masak. Alhamdulilah aku masih punya stok jadi aku tak perlu mencari lagi. Aku teringat masih ada buat dan sirup jadi aku pun membuat SOP buah.
__ADS_1
" Maghrib sudah datang , rutinitas aku setalah sholat Maghrib aku sujud agar bayi Yanga da diperut aku mapan. Saat itu Boy datang membawa bahan makanan dan cemilan.
" kok lebih awal yank datangnya ?"
" iya aku tadi siap perkejaan lebih awal jadi aku Anter pesenan buat bojo langsung kesini. udah masak yank?"
" udah tapi seadanya yah yank?"
" Ngga apa yank ini aja dah enak.Ayo Kita makan dulu aja nanti dingin."aja dia
kami makan bersama dengan lauk yang seadanya yang aku masak. terasa nikmat walaupun makanan tidaklah semewah orang orang. Setelah kami makan kami duduk santai dan aku keluarkan Sop buah.
" yank ini SOP buah buat cuci mulut yank." sambil tersenyum bahagia aku melihat dia
" lho kamu bikin juga yank?"
" iya yah daripada ada sirup jadi aku bikin yang lain."
" seger yank....kamu mau juga yank?"
" jangan kebanyakan yank bayi kita dah besar nanti tambah besar."
" kaya bapaknya he...."
" ya besarnya nanti diluar aja yank biar ngga susah saat lahiran ."
" hmm kaya pernah lahiran aja..."
" ya kan kalau dipikir pikir ..."
kami tertawa bercerita tentang persalinan. Aku merasa sakit karena gerak bayi yang sudah aktip dan sedang memposisikan masuk pinggul.
" kenapa yank?" tanya dia agak panik
__ADS_1
" sakit yank." sambil aku memegang perut lalu dia memegang perut aku.
" yank gerak gerak yank...?" tanya dia heran
" iyalah lihat ini yank lucu kan perut aku?"
" iya yank getol sana getol sini ." dia heran sambil tersenyum
" iya yank itu kalau habis maghrib yank mesti aktip.banget sampai sakit."
" maaf ya yank baru Kali ini aku menemani kamu merasakan ini kamu butuh teman sedang aku sibuk dengan dunia aku." kata dia
" ngga apa yank aku bisa kok dan ini aku mint karena aku kangen dan ingin manja dengan dirimu." kata aku
" jangan manja yank yang lain pun aku siap."
" ya yank aku butuh saat ini maka dari itu aku minta dirimu nginep bareng disini."
" ya yank aku juga ingin selalu namun dirinya sering melarang aku."
" ya karena aku tidak bisa melayani dirimu karena keadaan aku yank, dan maaf."
" Tidak harus kamu melayani aku cuma aku ingin bareng dengan dirimu hingga aku. ketinggalan momen indah calon anak aku." kata dia
" ya yank besok besok jika kamu ingin aku akan ijinkan kamu menginap disini."
" Namun kali ini kamu minta berhubungan apa tidak masalah?" tanya dia
" tidak yank kalau sekali kali justru butuh agar kontraksi semakin sering."
" ya ya ya tapi maaf aku kurang peka."
" Aku paham yank tapi maaf juga kalau aku pun tak bisa mengikuti gaya kamu dan keinginan kamu." tanya aku
__ADS_1
" sudahlah tak usah dipikir Sampai sejauh itu. Setelah kamu masa nifas Pasti kita bisa melakukan setelah waktu yang tertunda."
kami tertawa dan kami mengobrol sampai larut dan inilah saat nya yang ditunggu. Kami melakukan hubungan intim dengan permintaan aku. Selama aku hamil kami jarang berhubungan intim karena aku maksa juga dan dia pun kasian padaku. Maka akhirnya aku sering mengusir dia agar pulang dan bisa berhubungan dengan istrinya. memang sulit berhubungan saat hamil tua. pelan, hati hati, dan tak punya gairah jadi laki lah yang berperan disini.